UINSAIDUINSAID

Academica : Journal of Multidisciplinary StudiesAcademica : Journal of Multidisciplinary Studies

Era Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan mendasar dalam pola interaksi sosial dan konsumsi informasi, terutama ketika konten digital yang menyimpang mudah diakses. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis pendidikan Islam dalam upaya pencegahan dan pembinaan moral terhadap fenomena fantasi inses (incest fantasy) yang semakin marak di ruang digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap literatur keislaman, pendidikan, psikologi, dan media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam yang berorientasi pada penguatan tauhid, internalisasi akhlak, dan pembiasaan adab memiliki kapasitas signifikan dalam membentuk kesadaran etis, memperkuat kontrol diri, serta membangun daya kritis generasi muda dalam menghadapi arus konten digital yang menyimpang.

Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam mencegah penyimpangan fantasi sedarah di era Revolusi Industri 4.0 melalui internalisasi nilai tauhid, akhlak, dan adab sebagai fondasi pembentukan karakter dan benteng moral generasi muda.Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen transformasi etis yang mengarahkan peserta didik untuk mengendalikan dorongan nafsu, membentuk kesadaran moral, serta menumbuhkan tanggung jawab spiritual dalam menghadapi tantangan era digital.Upaya preventif yang dapat dilakukan meliputi integrasi nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum berbasis literasi digital dan pendidikan seks Islami, penguatan peran keluarga sebagai pusat pembinaan karakter, serta optimalisasi media digital sebagai sarana dakwah dan edukasi yang konstruktif.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan pendekatan empiris melalui survei, wawancara, dan studi kasus guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Kajian berikutnya perlu difokuskan pada pengembangan model integratif antara pendidikan Islam, literasi digital, dan pendidikan seks Islami agar dapat memberikan kontribusi praktis bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membina generasi muda secara berkelanjutan di era digital. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi strategi konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum berbasis literasi digital dan pendidikan seks Islami, serta mengukur efektivitasnya dalam membentuk karakter dan kesadaran moral peserta didik. Penelitian juga dapat menyelidiki peran keluarga dalam pembinaan karakter dan moral anak, serta bagaimana pendidikan Islam dapat memperkuat peran keluarga dalam era digital. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam memanfaatkan media digital untuk dakwah dan edukasi yang konstruktif, serta mengukur dampak positifnya terhadap generasi muda.

Read online
File size1.02 MB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test