UNTAGUNTAG

JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik

Layanan transportasi laut memerlukan berbagai hal untuk mendukung kegiatan transportasi. Salah satu faktor penting adalah kegiatan penyandaran kapal dan dokumentasi operasional kapal, yang harus diselesaikan secepat mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses reformasi pelayanan penyandaran kapal dan dokumen barang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk meningkatkan volume keluar masuk barang. Hasil survei menunjukkan bahwa reformasi pelayanan dapat dilakukan melalui layanan satu atap (one stop services), didukung oleh fasilitas dan infrastruktur yang memadai. Model pelayanan yang diusulkan didasarkan pada sepuluh prinsip pelayanan berdasarkan Keputusan Menteri Nomor 63 Tahun 2004. Penelitian ini menyarankan perlunya integrasi yang melibatkan pemerintah, Administrasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan layanan administratif Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk memastikan keberhasilan reformasi dan penerapan model layanan satu atap.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses reformasi pelayanan penyandaran kapal dan dokumen barang di Administratif Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih bersifat konvensional dan belum terintegrasi.Reformasi pelayanan dapat dilakukan dengan menerapkan model layanan satu atap (one stop services) yang didukung oleh fasilitas dan infrastruktur yang memadai.Penerapan model ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, serta memperlancar proses keluar masuk barang di pelabuhan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi model layanan satu atap (one stop services) dalam meningkatkan kepuasan pengguna jasa dan mengurangi biaya logistik. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data dari pengguna jasa melalui survei dan wawancara. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi dan analisis hambatan-hambatan yang mungkin timbul dalam proses reformasi pelayanan, seperti resistensi dari internal organisasi atau kurangnya koordinasi antar instansi terkait. Penelitian ini dapat menggunakan metode kualitatif dengan melakukan studi kasus dan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji potensi penerapan teknologi digital, seperti sistem informasi terintegrasi atau blockchain, untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan dalam proses penyandaran kapal dan pengurusan dokumen barang. Penelitian ini dapat melibatkan pengembangan prototipe sistem dan pengujian implementasinya di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Read online
File size229.66 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test