YANAYANA
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsAlgebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsThis study discusses the policy strategies of the Banten Provincial Government in implementing free education programs at the high school/vocational school level. The primary focus of the study is to analyze the governments efforts to improve access to education and reduce dropout rates, particularly during the transition from junior high school to senior high school. However, in its implementation, the program still faces various challenges, such as budget constraints, inadequate educational infrastructure, and disparities in the quality of educational services between urban and rural areas. Additionally, affirmative policies for vulnerable groups, such as poor families and people with disabilities, are still suboptimal, while the quality and distribution of educators are not evenly distributed across the Banten region. This study uses a qualitative approach with in-depth interviews conducted at the Banten Provincial Education Office (KP3B Serang). The research findings recommend the need for improved inter-institutional coordination, equitable distribution of human resources, and accelerated development of educational facilities in underdeveloped areas such as Lebak and Pandeglang. With a more adaptive approach to local needs, this free education policy is expected to promote equitable access and improved educational quality in Banten Province, thereby fostering the development of superior and competitive human resources.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi kebijakan pemerintah Provinsi Banten dalam melaksanakan program pendidikan gratis pada jenjang sekolah menengah atas/kejuruan merupakan upaya penting dalam meningkatkan akses pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah, terutama selama transisi dari sekolah menengah pertama ke sekolah menengah atas.Namun, implementasi program ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, kurangnya infrastruktur pendidikan, dan disparitas dalam kualitas layanan pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan.Selain itu, dukungan bagi kelompok rentan seperti keluarga berpenghasilan rendah dan penyandang disabilitas belum dimaksimalkan, dan distribusi serta kualitas pendidik masih tidak merata di seluruh wilayah Banten.Oleh karena itu, beberapa rekomendasi dapat diberikan untuk meningkatkan efektivitas program ini, termasuk.pertama, memperkuat koordinasi antar instansi untuk memastikan implementasi kebijakan yang lebih terintegrasi.kedua, pemerataan distribusi tenaga pengajar melalui insentif dan kebijakan khusus untuk daerah yang kurang berkembang.ketiga, mempercepat pengembangan dan peningkatan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah-daerah seperti Lebak dan Pandeglang.keempat, memperkuat program afirmasi bagi kelompok rentan melalui bantuan langsung dan pendekatan inklusif.dan kelima, menerapkan kebijakan yang lebih adaptif dan berbasis lokal untuk mengatasi tantangan di lapangan.Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kebijakan pendidikan gratis di Provinsi Banten tidak hanya meningkatkan akses, tetapi juga memastikan pendidikan yang adil dan berkualitas tinggi.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan efektivitas kebijakan pendidikan di Banten. Pertama, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris dampak program pendidikan gratis terhadap angka partisipasi dan tingkat kelulusan siswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosioekonomi dan geografis. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan implementasi program pendidikan gratis di Banten dengan daerah lain yang memiliki kebijakan serupa, guna mengidentifikasi praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru, siswa, dan orang tua terkait implementasi program pendidikan gratis, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pembelajaran dan motivasi siswa. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian lanjutan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas dan dampak program pendidikan gratis di Banten, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran.
| File size | 233.46 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IBSIBS Oleh karena itu, perusahaan perlu terus berupaya untuk meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan, dengan memperhatikan faktor-faktor eksternalOleh karena itu, perusahaan perlu terus berupaya untuk meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan, dengan memperhatikan faktor-faktor eksternal
STIESIASTIESIA Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian dipilih dengan metodePopulasi penelitian mencakup seluruh perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian dipilih dengan metode
UMPRUMPR 3) Berdasarkan asumsi klasik dijelaskan bahwa model regresi ini memenuhi asumsi normalitas, terjadi multikolinearitas pada model regresi ini, tidak terjadi3) Berdasarkan asumsi klasik dijelaskan bahwa model regresi ini memenuhi asumsi normalitas, terjadi multikolinearitas pada model regresi ini, tidak terjadi
YALAMQAYALAMQA Simpulan dari penelitian ini adalah pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di Desa Gondang karena dipengaruhi oleh kombinasi faktor budaya, sosial,Simpulan dari penelitian ini adalah pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di Desa Gondang karena dipengaruhi oleh kombinasi faktor budaya, sosial,
UNARSUNARS Sistem pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol telah memberikan perlindungan hukum bagi korban, terutama masyarakat yang berhak atas ganti kerugian.Sistem pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol telah memberikan perlindungan hukum bagi korban, terutama masyarakat yang berhak atas ganti kerugian.
UNIPMAUNIPMA Sementara dalam jangka pendek variabel inflasi, eskpor, impor dan pembiayaan perbankan syariah bisa saling memiliki hubungan dengan variabel itu sendiri.Sementara dalam jangka pendek variabel inflasi, eskpor, impor dan pembiayaan perbankan syariah bisa saling memiliki hubungan dengan variabel itu sendiri.
UKSWUKSW Ada lima karakter utama yang harus diimplementasikan dalam pembelajaran, yaitu religius, nilai nasionalisme, nilai kemandirian, nilai gotong royong, danAda lima karakter utama yang harus diimplementasikan dalam pembelajaran, yaitu religius, nilai nasionalisme, nilai kemandirian, nilai gotong royong, dan
UKSWUKSW Dalam menentukan gaji pegawai, proyeksi keuangan yang wajar dibutuhkan dalam lembaga pendidikan. Salah satu metode proyeksi yang dapat digunakan adalahDalam menentukan gaji pegawai, proyeksi keuangan yang wajar dibutuhkan dalam lembaga pendidikan. Salah satu metode proyeksi yang dapat digunakan adalah
Useful /
UKSWUKSW Hasil ini menyoroti peran penting infrastruktur digital yang kuat dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, investasi strategis dalamHasil ini menyoroti peran penting infrastruktur digital yang kuat dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, investasi strategis dalam
YANAYANA Namun, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan partisipasi publik, ketidakteraturan responsif staf, dan tingkat literasi digital warga yang rendah. StudiNamun, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan partisipasi publik, ketidakteraturan responsif staf, dan tingkat literasi digital warga yang rendah. Studi
YANAYANA Sampel diperoleh dari beberapa sekolah, yaitu beberapa kota di Sumatera Utara dengan total 760 sampel, terdiri dari siswa kelas X hingga XII, terdiri dariSampel diperoleh dari beberapa sekolah, yaitu beberapa kota di Sumatera Utara dengan total 760 sampel, terdiri dari siswa kelas X hingga XII, terdiri dari
UKSWUKSW Kesimpulannya adalah ada efek positif antara media pembelajaran dan motivasi belajar dan ada efek positif antara lingkungan akademik dan motivasi belajar.Kesimpulannya adalah ada efek positif antara media pembelajaran dan motivasi belajar dan ada efek positif antara lingkungan akademik dan motivasi belajar.