INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER
Neo Journal of economy and social humanitiesNeo Journal of economy and social humanitiesPenelitian ini menguji pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, lingkungan kerja, dan konseling karier terhadap kepuasan kerja karyawan di KPP Pratama Surabaya Tegalsari. Penelitian ini menggunakan desain asosiatif kausal kuantitatif untuk menganalisis hubungan parsial dan simultan antar variabel. Populasi penelitian terdiri dari seluruh 73 karyawan di KPP Pratama Surabaya Tegalsari, dan metode sensus diterapkan sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang diukur dengan skala Likert lima poin, dengan instrumen yang diadaptasi dari studi-studi sebelumnya yang sudah mapan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 20, meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis melalui uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja, lingkungan kerja, dan konseling karier masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Di antara ketiga variabel tersebut, keseimbangan kehidupan kerja muncul sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan kerja. Secara simultan, ketiga variabel independen secara signifikan menjelaskan kepuasan kerja karyawan, dengan daya jelas yang tinggi dari model regresi. Temuan ini menyoroti pentingnya dukungan organisasi melalui pengaturan kerja yang seimbang, lingkungan kerja yang kondusif, dan konseling karier yang terstruktur dalam meningkatkan kepuasan kerja di institusi sektor publik.
Penelitian ini menguji pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, lingkungan kerja, dan konseling karier terhadap kepuasan kerja karyawan di KPP Pratama Surabaya Tegalsari, menemukan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki efek positif dan signifikan secara parsial maupun simultan.Keseimbangan kehidupan kerja menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan kerja, diikuti oleh konseling karier dan lingkungan kerja.Temuan ini mendukung Teori Pertukaran Sosial, menunjukkan bahwa dukungan organisasi melalui kondisi kerja yang seimbang, lingkungan kondusif, dan panduan karier yang jelas akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan, dengan model yang memiliki daya jelas tinggi.
Penelitian ini telah memberikan pemahaman awal yang penting tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja di KPP Pratama Surabaya Tegalsari, namun untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan aplikatif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat direkomendasikan. Pertama, sangat berharga jika penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan lebih banyak kantor pelayanan pajak atau bahkan instansi pemerintah sektor publik lainnya yang memiliki karakteristik beban kerja dan tuntutan serupa. Hal ini bertujuan untuk menguji apakah temuan mengenai dominansi keseimbangan kerja-hidup, lingkungan kerja yang kondusif, dan konseling karier yang efektif bersifat umum atau memiliki kekhasan tertentu pada KPP Pratama Surabaya Tegalsari saja, sehingga memberikan validitas eksternal yang lebih kuat terhadap model yang diusulkan dan memungkinkan generalisasi yang lebih luas. Kedua, mengingat bahwa kepuasan kerja adalah fenomena yang bisa berubah seiring waktu dan dipengaruhi oleh dinamika organisasi, penerapan desain penelitian longitudinal akan sangat krusial. Studi seperti ini dapat melacak perubahan tingkat kepuasan kerja karyawan setelah adanya intervensi atau kebijakan baru terkait keseimbangan kerja-hidup, perbaikan lingkungan kerja, atau program konseling karier, sehingga kita bisa memahami secara lebih mendalam bagaimana hubungan antar variabel ini berkembang dan apakah ada efek kausalitas jangka panjang yang bisa diidentifikasi, bukan hanya korelasi sesaat. Terakhir, untuk menggali faktor-faktor psikologis dan kontekstual yang lebih mendalam yang mungkin memoderasi atau memediasi hubungan antar variabel, disarankan untuk mengadopsi pendekatan metode campuran (mixed-method). Dengan menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah (focus group discussion), peneliti dapat mengungkap mengapa di balik temuan kuantitatif, misalnya bagaimana gaya kepemimpinan yang berbeda atau nuansa budaya organisasi yang spesifik memengaruhi efek dari keseimbangan kerja-hidup, lingkungan kerja, dan konseling karier terhadap kepuasan kerja, memberikan nuansa dan kekayaan data untuk rekomendasi praktis yang lebih terperinci dan sesuai konteks.
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/12304-009APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 12304 009
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/apl0000259APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 apl0000259
- Impact of Work Environmental Factors on Job Performance, Mediating Role of Work Motivation: A Study of... ccsenet.org/journal/index.php/ijbm/article/view/43789Impact of Work Environmental Factors on Job Performance Mediating Role of Work Motivation A Study of ccsenet journal index php ijbm article view 43789
- Social Exchange Theory: An Interdisciplinary Review - Russell Cropanzano, Marie S. Mitchell, 2005. social... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0149206305279602Social Exchange Theory An Interdisciplinary Review Russell Cropanzano Marie S Mitchell 2005 social journals sagepub doi 10 1177 0149206305279602
| File size | 453.68 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTRIMBALIUNTRIMBALI Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi, lingkungan kerja, dan dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadapBerdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi, lingkungan kerja, dan dukungan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
STIM YKPNSTIM YKPN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan job demands terhadap work engagement yang dimediasi oleh job satisfaction padaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan job demands terhadap work engagement yang dimediasi oleh job satisfaction pada
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Temuan menunjukkan bahwa teknik-teknik seperti mengembangkan visi dan misi kolektif, pemberdayaan staf/guru, motivasi, stimulasi intelektual, dan pertimbanganTemuan menunjukkan bahwa teknik-teknik seperti mengembangkan visi dan misi kolektif, pemberdayaan staf/guru, motivasi, stimulasi intelektual, dan pertimbangan
STIE PENASTIE PENA These findings highlight the importance of fostering a strong psychological connection between employees and their organization to improve work outcomes.These findings highlight the importance of fostering a strong psychological connection between employees and their organization to improve work outcomes.
STIALANSTIALAN Implementasinya belum terstruktur dan sistematis, serta belum didukung kebijakan kelembagaan yang terintegrasi. Diperlukan harmonisasi regulasi, penguatanImplementasinya belum terstruktur dan sistematis, serta belum didukung kebijakan kelembagaan yang terintegrasi. Diperlukan harmonisasi regulasi, penguatan
AREAIAREAI Sementara itu, keterlibatan kerja mencerminkan tingkat antusiasme dan dedikasi individu dalam melaksanakan peran bisnis mereka. Penelitian ini menggunakanSementara itu, keterlibatan kerja mencerminkan tingkat antusiasme dan dedikasi individu dalam melaksanakan peran bisnis mereka. Penelitian ini menggunakan
SUBSETSUBSET Hasil ini menegaskan bahwa implementasi SIMRS tergolong berhasil namun tetap memerlukan peningkatan pada mutu sistem, mutu informasi, mutu layanan, intensitasHasil ini menegaskan bahwa implementasi SIMRS tergolong berhasil namun tetap memerlukan peningkatan pada mutu sistem, mutu informasi, mutu layanan, intensitas
RCF INDONESIARCF INDONESIA Implikasinya adalah bahwa upaya untuk meningkatkan Motivation di lingkungan organisasi dapat meningkatkan Kepuasan Kerja karyawan. Oleh karena itu, manajemenImplikasinya adalah bahwa upaya untuk meningkatkan Motivation di lingkungan organisasi dapat meningkatkan Kepuasan Kerja karyawan. Oleh karena itu, manajemen
Useful /
UIN SUSKAUIN SUSKA Disarankan adanya reformasi fasilitas dan pengelolaan kelas untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Studi ini memberikan kontribusi baru padaDisarankan adanya reformasi fasilitas dan pengelolaan kelas untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Studi ini memberikan kontribusi baru pada
STIE PORTNUMBAYSTIE PORTNUMBAY Pemanfaatan pisang sebagai hasil olah produk perkebunan belum banyak dilakukan masyarakat, keberadaan buah pisang terutama yang telah lewat matang seringkaliPemanfaatan pisang sebagai hasil olah produk perkebunan belum banyak dilakukan masyarakat, keberadaan buah pisang terutama yang telah lewat matang seringkali
STFTKIJNESTFTKIJNE Kasih yang tercermin dalam hukum-hukum Taurat mengundang umat Israel untuk merespons kasih Allah dengan hidup dalam ketaatan dan kasih terhadap Allah danKasih yang tercermin dalam hukum-hukum Taurat mengundang umat Israel untuk merespons kasih Allah dengan hidup dalam ketaatan dan kasih terhadap Allah dan
STFTKIJNESTFTKIJNE (Zakharia 7:5). Puasa yang dikehendaki TUHAN sesungguhnya adalah suatu puasa yang tidak hanya berkaitan dengan hal‑hal lahiriah, yaitu soal meniadakan(Zakharia 7:5). Puasa yang dikehendaki TUHAN sesungguhnya adalah suatu puasa yang tidak hanya berkaitan dengan hal‑hal lahiriah, yaitu soal meniadakan