PROVISIPROVISI

Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan BisnisJurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis

Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut organisasi untuk menerapkan strategi yang tidak hanya fokus pada kinerja, tetapi juga pada kesejahteraan karyawan sebagai aset strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh program employee well-being terhadap produktivitas serta keunggulan kompetitif organisasi dalam konteks perusahaan sektor jasa dan manufaktur di Indonesia. Metode penelitian menggunakan mixed methods dengan desain sekuensial eksplanatori, melibatkan 200 responden survei dan 10 informan kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan regresi berganda melalui SPSS, sementara data wawancara dianalisis menggunakan pendekatan thematic analysis. Hasil menunjukkan bahwa employee well-being berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas (β = 0.62; p < 0.05), serta memberikan kontribusi langsung maupun tidak langsung terhadap keunggulan kompetitif melalui peningkatan produktivitas (β = 0.53; p < 0.05). Data deskriptif mengonfirmasi persepsi positif responden mengenai efektivitas program kesejahteraan di tempat kerja. Temuan ini didukung oleh narasi kualitatif yang menegaskan bahwa dukungan organisasi terhadap kesehatan fisik dan mental meningkatkan fokus kerja dan keterikatan karyawan. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi model hubungan well-being–productivity–competitive advantage dalam konteks negara berkembang dengan pendekatan campuran yang memberikan bukti empiris komprehensif untuk praktik manajemen strategis berbasis kesejahteraan di Indonesia.

Penelitian ini mengonfirmasi secara empiris bahwa program employee well-being berpengaruh positif terhadap produktivitas dan keunggulan kompetitif organisasi dalam konteks Indonesia.Temuan kuantitatif menunjukkan bahwa produktivitas berperan sebagai mediator parsial yang signifikan dalam hubungan tersebut, mengindikasikan jalur tidak langsung sebagai mekanisme kunci.Temuan kualitatif memperkaya pemahaman dengan mengungkap bahwa rasa dihargai dan peningkatan fokus kerja merupakan mekanisme psikologis yang mendasari efektivitas program.Dengan demikian, penelitian ini memberikan bukti komprehensif bahwa investasi dalam kesejahteraan karyawan dapat menjadi fondasi strategis untuk membangun daya saing organisasi yang berkelanjutan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan desain longitudinal guna menelusuri dinamika hubungan dalam jangka panjang serta memperluas cakupan industri dan variabel kontingen seperti gaya kepemimpinan dan budaya organisasi. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengintegrasikan pendekatan kualitatif yang lebih mendalam, seperti studi kasus, untuk memahami konteks dan dinamika organisasi yang spesifik dalam penerapan program employee well-being. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan sumbangsih yang lebih komprehensif dalam memahami hubungan antara kesejahteraan karyawan, produktivitas, dan keunggulan kompetitif dalam konteks bisnis Indonesia.

  1. Employee well-being and innovativeness: A multi-level conceptual framework based on citation network... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0280005Employee well being and innovativeness A multi level conceptual framework based on citation network journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0280005
  2. Sustainable human resource management practices, employee resilience, and employee outcomes: Toward common... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/hrm.22153Sustainable human resource management practices employee resilience and employee outcomes Toward common onlinelibrary wiley doi 10 1002 hrm 22153
Read online
File size474.08 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test