AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR
Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Latar Belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat. Salah satu gejala yang dialami oleh penderita hipertensi adalah sakit kepala, apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, dapat berkembang menjadi kondisi yang tidak diharapkan seperti stroke, jantung koroner, dan gagal ginjal. Terapi foot massage diketahui dapat mengurangi nyeri pada pasien hipertensi. Tujuan: Mengetahui keberhasilan foot massage untuk mengatasi nyeri akut pada pasien hipertensi. Metode: case study dengan 2 pasien dewasa yang menderita hipertensi dengan nyeri kepala sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa setelah dilakukan terapi foot massage selama 3 hari pada sore hari, nyeri akut teratasi dibuktikan dari skala 4 (sedang) dan 3 (ringan) menjadi 0 (tidak nyeri) (NRS). Kesimpulan: Pemberian foot massage terbukti dapat mengatasi nyeri akut pada pasien hipertensi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa hipertensi merupakan kondisi dengan tekanan darah tinggi yang sering disertai nyeri kepala.Foot massage terbukti efektif dalam mengatasi nyeri akut dan menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan skala nyeri dari 4 dan 3 menjadi 0 pada pasien studi.Pemberian foot massage dapat menjadi intervensi komplementer yang bermanfaat, namun tidak boleh menggantikan terapi utama berupa pengobatan medis.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan menggunakan desain penelitian yang lebih ketat, seperti randomized controlled trials, untuk memperkuat bukti efektivitas foot massage dalam mengatasi nyeri akut pada pasien hipertensi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas foot massage dengan modalitas terapi non-farmakologis lainnya, seperti akupresur atau relaksasi otot progresif, dalam menurunkan tekanan darah dan mengurangi nyeri pada pasien hipertensi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman dan persepsi pasien hipertensi terhadap foot massage, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan kepatuhan terhadap terapi ini, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dan memberikan edukasi yang lebih efektif kepada pasien.
- Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional | Jurnal Penelitian Perawat Profesional.... doi.org/10.37287/jppp.v6i2Vol 6 No 2 2024 April 2024 Jurnal Penelitian Perawat Profesional Jurnal Penelitian Perawat Profesional doi 10 37287 jppp v6i2
- KELELAHAN DAN GAYA HIDUP PADA PASIEN HIPERTENSI | Nutrix Journal. kelelahan gaya hidup pasien hipertensi... ejournal.unklab.ac.id/index.php/nutrix/article/view/427KELELAHAN DAN GAYA HIDUP PADA PASIEN HIPERTENSI Nutrix Journal kelelahan gaya hidup pasien hipertensi ejournal unklab ac index php nutrix article view 427
- View of Pengaruh Konseling Short Message Service (SMS) Gateway terhadap Self Efficacy Menghindari Seks... doi.org/10.24198/jkp.v5n1.1View of Pengaruh Konseling Short Message Service SMS Gateway terhadap Self Efficacy Menghindari Seks doi 10 24198 jkp v5n1 1
| File size | 256.02 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS go.id/dengan kata kunci seperti “risiko kesehatan akibat sampah, “risiko kesehatan paparan gas, “gangguan pernapasan akibat sampah, “keluhan pernapasango.id/dengan kata kunci seperti “risiko kesehatan akibat sampah, “risiko kesehatan paparan gas, “gangguan pernapasan akibat sampah, “keluhan pernapasan
CERICCERIC Peneliti mengambil kesimpulan bahwa penggunaan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan pijat, efektif untuk digunakan dalam pencegahan luka tekan grade I padaPeneliti mengambil kesimpulan bahwa penggunaan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan pijat, efektif untuk digunakan dalam pencegahan luka tekan grade I pada
CERICCERIC Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (fenomenologi desktiptif) dengan wawancara mendalam yang datanya dianalisis dengan teknik Collaizi. PenelitianPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (fenomenologi desktiptif) dengan wawancara mendalam yang datanya dianalisis dengan teknik Collaizi. Penelitian
CERICCERIC Masalah yang dialami lansia digambarkan dengan tema masalah fisik dan masalah psikososial. Dukungan yang diterima digambarkan dengan tema sumber dukunganMasalah yang dialami lansia digambarkan dengan tema masalah fisik dan masalah psikososial. Dukungan yang diterima digambarkan dengan tema sumber dukungan
CERICCERIC Terapi CBT memberikan perubahan bermakna pada harga diri klien GGK di unit hemodialisa RS H Jakarta. Responden menunjukkan peningkatan signifikan padaTerapi CBT memberikan perubahan bermakna pada harga diri klien GGK di unit hemodialisa RS H Jakarta. Responden menunjukkan peningkatan signifikan pada
CERICCERIC Sampel terdiri dari 32 perawat dan 56 dokumen di tiap kelompok. Intervensi yang dilakukan adalah pelatihan supervisi klinik. Hasil penelitian menunjukkanSampel terdiri dari 32 perawat dan 56 dokumen di tiap kelompok. Intervensi yang dilakukan adalah pelatihan supervisi klinik. Hasil penelitian menunjukkan
CERICCERIC Terapi sentuhan merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan pada bayi prematur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasiTerapi sentuhan merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan pada bayi prematur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
CERICCERIC Salah satu cara mengatasi halusinasi adalah dengan pemberian cognitive behavior therapy (CBT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CBT terhadapSalah satu cara mengatasi halusinasi adalah dengan pemberian cognitive behavior therapy (CBT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CBT terhadap
Useful /
STIE YAISTIE YAI Di sisi lain, terdapat tantangan dalam implementasi PSAK 22 seperti kompleksitas pengukuran nilai wajar, biaya implementasi yang tinggi, dan diskresi manajerialDi sisi lain, terdapat tantangan dalam implementasi PSAK 22 seperti kompleksitas pengukuran nilai wajar, biaya implementasi yang tinggi, dan diskresi manajerial
AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR Korban, terutama pada santri di pesantren, sering kali mengembangkan mekanisme koping yang tidak efektif, seperti menarik diri, rendah diri, hingga menyakitiKorban, terutama pada santri di pesantren, sering kali mengembangkan mekanisme koping yang tidak efektif, seperti menarik diri, rendah diri, hingga menyakiti
OJSOJS Pada kehidupan sehari-hari masyarakat negara, terkadang kala hak bertentangan dengan kewajibannya. Meskipun hak warga negara kurang mendapat perhatian,Pada kehidupan sehari-hari masyarakat negara, terkadang kala hak bertentangan dengan kewajibannya. Meskipun hak warga negara kurang mendapat perhatian,
ECOJOINECOJOIN Secara parsial pengungkapan CSR dan modal intelektual tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur modal berpengaruh negatif terhadapSecara parsial pengungkapan CSR dan modal intelektual tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur modal berpengaruh negatif terhadap