STPI PAJAKSTPI PAJAK

Journal of Tax and BusinessJournal of Tax and Business

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh potensi faultlines yang disebabkan oleh keberagaman karakteristik dalam dewan direksi dan institutional shareholder terhadap investasi R&D pada 234 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan model analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 29. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan potensi board of directors faultlines yang tinggi cenderung mengalokasikan dan yang lebih besar dalam kegiatan R&D. Selain itu, semakin besar proprosi kepemilikan institusi pada perusahaan, semakin besar pula alokasi dana yang digunakan untuk kegiatan R&D. Temuan ini mengindikasikan pentingnya perusahaan untuk meperhatikan keberagaman dalam dewan direksi dan mengelolanya dengan baik, sehingga dapat membantu manajemen perusahaan dalam proses pengambilan keputusan strategis, seperti keputusan investasi R&D. Perusahaan juga harus menjalin hubungan yang baik dengan institutional shareholder karena dapat memberikan pengawasan yang lebih baik serta dukungan sumber daya yang stabil untuk mendukung kegiatan R&D. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan pengukuran yang lebih detail terhadap variabel-variabel yang digunakan.

Keberagaman dalam dewan direksi (board of directors faultlines) berpengaruh positif signifikan terhadap investasi R&D perusahaan.Perusahaan dengan potensi faultlines yang tinggi cenderung mengalokasikan lebih banyak dana untuk kegiatan riset dan pengembangan.Selain itu, keberadaan institutional shareholder berpengaruh positif terhadap investasi R&D.Manajemen perusahaan disarankan lebih memperhatikan keberagaman karakteristik dewan direksi dan membangun hubungan kuat dengan institutional shareholder untuk meningkatkan alokasi dana R&D.

Peneliti dapat mengkaji pengaruh faultline dewan terhadap inovasi berbasis teknologi di sektor kesehatan atau sumber daya alam, terutama di perusahaan yang bergantung pada kebijakan pemerintah. Studi lanjutan bisa mengeksplorasi peran kepemimpinan dewan direksi dalam mengelola faultline untuk mengurangi konflik internal yang berkaitan dengan alokasi sumber daya R&D. Penelitian juga disarankan memperluas variabel moderating seperti insentif pemerintah atau kompetisi pasar untuk melihat interaksi antara faktor eksternal dan dinamika dewan direksi terhadap strategi inovasi perusahaan.

  1. Cluster Analysis in Marketing Research: Review and Suggestions for Application - Girish Punj, David W.... journals.sagepub.com/doi/10.1177/002224378302000204Cluster Analysis in Marketing Research Review and Suggestions for Application Girish Punj David W journals sagepub doi 10 1177 002224378302000204
Read online
File size299.95 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test