UNWUNW

Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DiniIndonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan sosial anak usia 5 tahun melalui metode observasi naturalistik dalam konteks pendidikan anak usia dini. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai perilaku sosial anak di tiga lingkungan berbeda, yaitu rumah, sekolah, dan tempat wisata. Subjek penelitian terdiri dari tiga anak berusia 5 tahun yang diamati secara langsung tanpa intervensi. Data dikumpulkan melalui catatan anekdot, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak memiliki tingkat kesiapan sosial yang berbeda dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dukungan emosional dari orang dewasa dan pengalaman sebelumnya memengaruhi inisiatif anak dalam menjalin hubungan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa observasi naturalistik merupakan metode asesmen yang efektif untuk memahami proses interaksi sosial anak secara autentik, serta menjadi dasar penting bagi perencanaan stimulasi sosial yang sesuai. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan asesmen formatif berbasis konteks nyata untuk menilai perkembangan sosial anak usia dini secara komprehensif.

Penelitian ini menghasilkan gambaran nyata mengenai perkembangan sosial anak usia 5 tahun melalui observasi naturalistik dalam tiga konteks sosial yang berbeda, yaitu rumah, sekolah, dan tempat wisata.Hasil observasi menunjukkan bahwa setiap anak memiliki cara yang unik dalam merespons situasi sosial baru, yang dipengaruhi oleh tingkat kenyamanan emosional, pengalaman sebelumnya, dan dukungan dari lingkungan sekitar.Anak yang memperoleh dukungan emosional secara tepat dari orang dewasa di sekitarnya cenderung lebih cepat menyesuaikan diri, menunjukkan inisiatif, serta mampu membangun relasi sosial yang sehat dengan teman sebaya.Temuan ini menegaskan bahwa perkembangan sosial anak usia dini tidak hanya dipengaruhi oleh karakter individu, tetapi juga oleh kualitas interaksi dan kedekatan anak dengan lingkungan sosialnya, baik di rumah maupun di sekolah.Kontribusi utama dari penelitian ini terletak pada penerapan metode observasi naturalistik sebagai alat asesmen yang efektif untuk menangkap perilaku sosial anak secara spontan dan autentik, tanpa intervensi yang dapat mengubah respons alami anak.Dengan pendekatan ini, pendidik dan orang tua dapat memperoleh informasi mendalam mengenai kebutuhan sosial anak, sehingga mampu memberikan stimulasi dan pendampingan yang sesuai.Penelitian ini memperkuat pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang sosial anak usia dini secara optimal.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: 1. Mengembangkan metode observasi naturalistik yang lebih terstruktur dan sistematis, dengan menggunakan protokol observasi yang lebih detail dan terstandarisasi. Hal ini dapat membantu dalam mengumpulkan data yang lebih komprehensif dan akurat mengenai perkembangan sosial anak. 2. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengamati perkembangan sosial anak secara berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga masa remaja. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pola perkembangan sosial anak dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 3. Menganalisis hubungan antara dukungan emosional dari orang dewasa dan perkembangan sosial anak. Penelitian ini dapat fokus pada peran orang tua, guru, atau figur dewasa lainnya dalam memberikan dukungan emosional yang memengaruhi inisiatif dan kemampuan sosial anak. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami dinamika perkembangan sosial anak usia dini dan strategi intervensi yang efektif.

Read online
File size680.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test