UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Tanaman kelor sebagai pangan lokal berpotensi meningkatkan perekonomian dan kesehatan masyarakat berbasis rumah tangga menuju masyarakat sehat dan sejahtera. Tujuan pengabdian ini adalah memberdayakan kelompok ibu rumah tangga dalam bidang kesehatan, ekonomi serta pertanian melalui penggunaan produk larvasida kelor. Lokasi kegiatan berada di Desa Langir Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan yaitu pembuatan larvasida kelor, penetapan struktur kelompok usaha rumah tangga, pengelolaan keuangan berbasis industri rumah tangga, digital marketing produk larvasida melalui media online, budidaya kelor menggunakan biji, pembuatan pupuk bokasi untuk tanaman kelor serta pembuatan serbuk dari biji kelor untuk penjernihan air yang keruh. Hasil pengabdian menunjukkan ketersediaan air bersih dan pemberantasan jentik nyamuk meningkat, adanya budidaya tanaman kelor, adanya serbuk kelor, tersedianya pupuk bokasi, adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam pencegahan penyakit demam berdarah, adanya produk dan penjualan usaha larvasida kelor berbasis online. Pengembangan tanaman kelor melalui inovasi larvasida kelor telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat Desa Langir Kabupaten Sikka. Perlu adanya sosialisasi produk larvasida kelor, serbuk kelor serta pupuk bokasi tanaman kelor sebagai suatu strategi pemasaran lebih lanjut sehingga dapat mencapai pemasaran regional dengan melibatkan kerjasama antara pihak universitas, pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam hal membersihkan jentik nyamuk, membuat larvasida kelor dan serbuk biji kelor untuk menjernihkan air.Pengembangan produk tanaman kelor yang sebagai pangan lokal, telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya kelompok ibu rumah tangga sehingga diharapkan dapat mencapai pemasaran regional melalui strategi promosi yang efektif yang melibatkan kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas serbuk kelor dalam penjernihan air skala besar, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis air, dosis serbuk kelor, dan waktu kontak. Kedua, penelitian mengenai potensi tanaman kelor sebagai sumber bahan baku industri kosmetik atau farmasi dapat dilakukan, dengan fokus pada identifikasi senyawa bioaktif dan uji aktivitas biologisnya. Ketiga, pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk produk larvasida kelor berbasis digital perlu diteliti, dengan mempertimbangkan aspek pemasaran, distribusi, dan pengelolaan keuangan kelompok usaha.

Read online
File size717.27 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test