INASNACCINASNACC
Jurnal neuroanestesi indonesiaJurnal neuroanestesi indonesiaPosterior fossa epidural hematoma (PFEDH) merupakan kondisi yang jarang terjadi, hanya menyumbang 0,1-0,3% dari seluruh cedera otak traumatis. Pasien dapat dengan cepat memburuk akibat kompresi batang otak yang disebabkan oleh perdarahan di fossa krani posterior. Intervensi bedah tepat waktu sangat penting, tetapi saat ini belum ada konsensus mengenai indikasi bedah dan pendekatan teknis untuk PFEDH pada anak-anak. Laporan kasus ini menyajikan seorang anak laki-laki berusia lima tahun yang datang dengan trauma di bagian belakang kepala, sakit kepala, muntah, dan penurunan kesadaran setelah jatuh dari ketinggian 1 meter. Pasien menjalani mini-craniectomy dan pulih dengan durasi operasi yang relatif singkat, perdarahan minimal, dan masa rawat di rumah sakit yang singkat tanpa defisit neurologis. Mini-craniectomy muncul sebagai prosedur alternatif yang layak dan menjanjikan dalam penatalaksanaan kasus PFEDH anak-anak yang dipilih dengan cermat, terutama yang bersifat cair atau volumenya sedang, memungkinkan evakuasi yang efisien dengan morbiditas bedah minimal dan hasil prognostik yang baik.
Kasus ini menekankan peran mini-craniectomy sebagai penatalaksanaan invasif minimal pada PFEDH pada pasien anak-anak dengan waktu operasi yang lebih singkat, perdarahan minimal, dan hasil prognostik yang baik pada kasus yang terpilih.Intervensi bedah tepat waktu sangat penting untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa.Pendekatan mini-craniectomy menawarkan keuntungan berupa waktu operasi yang lebih singkat dan morbiditas bedah yang lebih rendah dibandingkan dengan craniotomy tradisional, menjadikannya pilihan yang menarik untuk penatalaksanaan PFEDH pada anak-anak.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang potensial dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian prospektif yang membandingkan hasil mini-craniectomy dengan craniotomy konvensional pada pasien anak-anak dengan PFEDH diperlukan untuk menentukan pendekatan bedah yang paling optimal. Kedua, studi yang mengevaluasi peran pencitraan lanjutan, seperti MRI difusi, dalam memprediksi hasil neurologis pada pasien dengan PFEDH dapat membantu mengidentifikasi pasien yang paling mungkin mendapat manfaat dari intervensi bedah. Ketiga, penelitian yang menyelidiki peran faktor-faktor genetik atau biomarker dalam kerentanan terhadap PFEDH dan respons terhadap pengobatan dapat membuka jalan bagi strategi pencegahan dan terapi yang lebih personal.
- Pediatric Emergency Care. pediatric emergency care journals.lww.com/pec-online/abstract/2023/06000/predictive_factors_for_delayed_surgical.8.aspxPediatric Emergency Care pediatric emergency care journals lww pec online abstract 2023 06000 predictive factors for delayed surgical 8 aspx
- Mini-Craniectomy for Traumatic for Posterior Fossa Acute Liquid Epidural Hematomas in Paediatric Patient:... doi.org/10.24244/jni.v14i3.697Mini Craniectomy for Traumatic for Posterior Fossa Acute Liquid Epidural Hematomas in Paediatric Patient doi 10 24244 jni v14i3 697
| File size | 246.37 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Intervensi yang menggabungkan terapi hallusinasi umum dengan terapi psikoreligius dhikr selama lima hari berhasil menurunkan skor halusinasi secara signifikanIntervensi yang menggabungkan terapi hallusinasi umum dengan terapi psikoreligius dhikr selama lima hari berhasil menurunkan skor halusinasi secara signifikan
SUMBARPROVSUMBARPROV Hasil penelitian ini menegaskan bahwa persepsi kemudahan penggunaan merupakan faktor dominan yang memengaruhi perilaku pasien dalam adopsi layanan digital.Hasil penelitian ini menegaskan bahwa persepsi kemudahan penggunaan merupakan faktor dominan yang memengaruhi perilaku pasien dalam adopsi layanan digital.
ARIKESIARIKESI Oleh karena itu, pengurangan budaya menyalahkan melalui kepemimpinan yang suportif dan sistem pelaporan yang non‑punitif menjadi kunci untuk membangunOleh karena itu, pengurangan budaya menyalahkan melalui kepemimpinan yang suportif dan sistem pelaporan yang non‑punitif menjadi kunci untuk membangun
YMPAIYMPAI Kesimpulannya, semakin baik pola asuh dan semakin tinggi pengetahuan orang tua, maka semakin positif perilaku mereka dalam memberikan pendidikan seks kepadaKesimpulannya, semakin baik pola asuh dan semakin tinggi pengetahuan orang tua, maka semakin positif perilaku mereka dalam memberikan pendidikan seks kepada
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan petugas nonmedis rumah sakit dalam pelaksanaan BHD di Rumah Sakit Undata,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan petugas nonmedis rumah sakit dalam pelaksanaan BHD di Rumah Sakit Undata,
UMSUUMSU Sistem Informasi Akuntansi Manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pengelolaan Keuangan rumah sakit di Kota Medan. Sistem PengukuranSistem Informasi Akuntansi Manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pengelolaan Keuangan rumah sakit di Kota Medan. Sistem Pengukuran
ICIICI Rekomendasi: Peningkatan praktik spiritual membutuhkan intervensi terstruktur seperti pelatihan keterampilan spiritual, pengembangan kerangka kerja, sistemRekomendasi: Peningkatan praktik spiritual membutuhkan intervensi terstruktur seperti pelatihan keterampilan spiritual, pengembangan kerangka kerja, sistem
DELIHUSADADELIHUSADA Monitoring Pola Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Pasien di RSUD Sembiring Deli Tua hidup sesuai aturan sejak didiagnosa gagal ginjal kronis. Analisis dataMonitoring Pola Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Pasien di RSUD Sembiring Deli Tua hidup sesuai aturan sejak didiagnosa gagal ginjal kronis. Analisis data
Useful /
STAIDAFSTAIDAF Hasil penelitian terhadap 30 siswa menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal pada siklus 1 adalah 70% atau 21 siswa bernilai di atas KKM 70 dan 9 siswa diHasil penelitian terhadap 30 siswa menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal pada siklus 1 adalah 70% atau 21 siswa bernilai di atas KKM 70 dan 9 siswa di
UMMUBAUMMUBA The study results indicate that character education plays a strategic role in strengthening childrens resilience through the values of self-regulation,The study results indicate that character education plays a strategic role in strengthening childrens resilience through the values of self-regulation,
INASNACCINASNACC Cedera sumsum tulang belakang (SCI) dapat menyebabkan disabilitas permanen, sering kali akibat insiden intensitas tinggi seperti kecelakaan mobil, jatuh,Cedera sumsum tulang belakang (SCI) dapat menyebabkan disabilitas permanen, sering kali akibat insiden intensitas tinggi seperti kecelakaan mobil, jatuh,
IJRETINAIJRETINA Introduction: Retinopathy of prematurity (ROP) is a major but preventable cause of childhood blindness. Screening in developing countries is challengingIntroduction: Retinopathy of prematurity (ROP) is a major but preventable cause of childhood blindness. Screening in developing countries is challenging