ICIICI

Journal Of Nursing Science ResearchJournal Of Nursing Science Research

Latar belakang: Perawat adalah komponen integral dalam perawatan pasien yang komprehensif, yang menangani aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Perawatan spiritual adalah komponen penting dalam keperawatan, memastikan kesejahteraan holistik pasien. Tujuan: Penelitian ini mengeksplorasi keterkaitan antara penerapan aspek spiritual perawat dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien rawat inap. Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah, Palembang, dari Oktober hingga Desember 2023, dengan sampel 42 pasien rawat inap melalui sampling sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat (uji chi-square). Instrumen meliputi Aspek Penerapan Spiritual dan Spiritual Care Competency Scale (SCCS), serta Spiritual Needs Questionnaire (SpNQ) untuk mengukur pemenuhan kebutuhan spiritual. Hasil: Hubungan antara penerapan aspek spiritual perawat dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien rawat inap sebesar 64,3%, menunjukkan bahwa penerapan aspek spiritual perawat dianggap tidak baik. Sebanyak 35,7% pasien menyatakan bahwa penerapan aspek spiritual perawat baik. Analisis chi-square (p=0,011) menunjukkan korelasi signifikan antara praktik spiritual perawat dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien. Rekomendasi: Peningkatan praktik spiritual membutuhkan intervensi terstruktur seperti pelatihan keterampilan spiritual, pengembangan kerangka kerja, sistem pemantauan, dukungan kepemimpinan, dan pelatihan kolaboratif. Langkah-langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan perawatan holistik.

Ada hubungan signifikan antara praktik spiritual perawat dan kemampuan mereka memenuhi kebutuhan spiritual pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah, Palembang, Oktober 2023 hingga Desember 2023.Analisis statistik menunjukkan nilai chi-square (X²) sebesar 7,266 dengan p-value 0,011, yang menunjukkan korelasi kuat antara variabel tersebut.Hal ini menunjukkan bahwa implementasi efektif aspek spiritual perawat secara positif berkorelasi dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien.Oleh karena itu, penting untuk memprioritaskan dan menerapkan strategi terarah untuk meningkatkan kompetensi spiritual perawat.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh pelatihan spiritual berbasis komunitas terhadap kepuasan pasien di rumah sakit non-Islam. Selain itu, perlu dilakukan studi banding antara penerapan perawatan spiritual di RS Islam dan rumah sakit umum untuk mengevaluasi perbedaan pendekatan. Pengembangan kurikulum keperawatan yang memadatkan aspek spiritual dalam pendidikan dasar guru keperawatan juga bisa menjadi arah penelitian untuk mengukur dampak jangka panjang terhadap praktik keperawatan holistik.

  1. EKSISTENSI PEMBELAJARAN KEPERAWATAN SPIRITUAL PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEBAGAI APLIKASI PROSES ASUHAN... doi.org/10.30989/mik.v9i2.344EKSISTENSI PEMBELAJARAN KEPERAWATAN SPIRITUAL PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEBAGAI APLIKASI PROSES ASUHAN doi 10 30989 mik v9i2 344
  2. DOI Name 10.30989 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 45z crossref email support... doi.org/10.30989DOI Name 10 30989 Values doi name values index type timestamp data hs serv 45z crossref email support doi 10 30989
  1. #pasien rawat#pasien rawat
  2. #pasien rawat inap#pasien rawat inap
Read online
File size266.47 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3pF
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test