ABHINAYAABHINAYA

Journal of Public Health and NursingJournal of Public Health and Nursing

Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien terhadap layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) obat di Puskesmas Banyumulek serta mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhinya. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, data dikumpulkan dari 97 responden melalui kuesioner berdasarkan Teori Disconfirmasi Harapan. Hasil menunjukkan adanya celah negatif (skor = -0,25) antara harapan tinggi pasien (rata-rata = 4,35) dan performa persepsi yang lebih rendah (rata-rata = 4,10), menunjukkan ketidakpuasan. Keandalan informasi menjadi penentu utama ketidakpuasan ini.

Berdasarkan analisis celah, disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap layanan KIE obat di Puskesmas Banyumulek tidak optimal.Hal ini ditunjukkan oleh disconfirmasi negatif dengan skor rata-rata celah -0,25, menunjukkan bahwa kinerja layanan umumnya berada di bawah harapan pasien yang tinggi.Meskipun performa staf dianggap baik, harapan pasien yang sangat tinggi, khususnya terkait informasi, menciptakan celah signifikan.Faktor dominan yang memengaruhi kepuasan adalah keandalan informasi.Celah negatif terbesar pada dimensi ini mengonfirmasi bahwa memenuhi kebutuhan pasien akan informasi akurat, jelas, dan lengkap tentang obat merupakan penentu utama kepuasan.

Untuk meningkatkan kepuasan pasien terhadap layanan KIE obat, penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah. Pertama, pengembangan pelatihan khusus bagi apoteker untuk meningkatkan kemampuan menyampaikan informasi obat secara akurat dan mudah dipahami, termasuk penggunaan alat visual seperti video atau infografis. Kedua, evaluasi efektivitas pendekatan personalisasi dalam memberikan edukasi berdasarkan tingkat pemahaman dan kebutuhan individu pasien, terutama bagi kelompok usia dengan tingkat pendidikan beragam. Ketiga, studi tentang peran umpan balik pasien dalam memperbaiki layanan, misalnya dengan mengintegrasikan sistem pengumpulan data kepuasan langsung melalui aplikasi digital. Penelitian ini dapat menggabungkan pendekatan teknologi dengan pendekatan humanis untuk memastikan layanan KIE tidak hanya informatif tetapi juga responsif terhadap kebutuhan spesifik pasien.

  1. #aplikasi digital#aplikasi digital
  2. #audio visual#audio visual
Read online
File size253.86 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2q1
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test