YMPAIYMPAI

Jurnal Masyarakat Sehat IndonesiaJurnal Masyarakat Sehat Indonesia

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Anemia pada kehamilan merupakan penyebab utama beban kematian ibu dan hasil kelahiran yang buruk secara global. Dampak anemia yaitu keguguran, perdarahan selama kehamilan, persalinan premature, gangguan janin dan gangguan persalinan dan nifas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh faktor pola makan, konsumsi tablet Fe dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester 1-3 berjumlah 80 orang. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistic berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anemia dialami oleh 34 ibu hamil (42,5%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pola makan (nilai p = 0,01), konsumsi tablet Fe (nilai p = 0,045), dan status gizi (nilai p = 0,02) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa pola makan (OR = 3,395) menjadi faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa dibandingkan konsumsi tablet Fe (OR = 0,226) dan status gizi (OR = 0,283).

Pola makan menjadi faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa dibandingkan konsumsi tablet Fe dan status gizi.Kejadian anemia pada ibu hamil yang mengalami pola makan yang baik berpeluang 2 kali lebih besar mengalami tidak anemia dibandingkan kejadian dengan kejadian anemia pada ibu hamil yang mengalami pola makan kurang baik.Konsumsi tablet Fe juga berpengaruh signifikan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi jenis makanan yang paling berpengaruh terhadap pencegahan anemia pada ibu hamil, dengan mempertimbangkan faktor budaya dan ekonomi masyarakat setempat. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi edukasi gizi yang disesuaikan dengan karakteristik ibu hamil di wilayah Jagakarsa, dengan fokus pada peningkatan konsumsi makanan bergizi dan kepatuhan terhadap konsumsi tablet Fe. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami hambatan-hambatan yang dihadapi ibu hamil dalam menerapkan pola makan sehat dan mengonsumsi tablet Fe secara teratur, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih tepat sasaran dan efektif.

Read online
File size452.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test