POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU
JURNAL KEPERAWATAN RAFLESIAJURNAL KEPERAWATAN RAFLESIADemam merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami anak-anak, terutama yang berusia di bawah lima tahun. Jika tidak ditangani dengan cepat, demam dapat berkembang menjadi kejang demam. Kejang demam bisa terjadi saat anak berada di rumah, sehingga ibu perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menangani kondisi tersebut. Salah satu metode untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam menangani kejang demam adalah melalui edukasi dengan metode demonstrasi yang dilengkapi media buklet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi menggunakan media buklet terhadap peningkatan keterampilan ibu dalam penanganan dini kejang demam pada anak di rumah. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test-post-test. Sampel terdiri dari 50 ibu yang memiliki anak balita, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon rank-sum test dan diperoleh nilai p sebesar 0,000 ≤ 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari metode demonstrasi dengan buklet terhadap peningkatan keterampilan ibu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keterampilan ibu dalam penanganan awal kejang demam di rumah dapat ditingkatkan melalui metode demonstrasi berbasis buklet.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan mengenai pengaruh demonstrasi dengan media buklet terhadap keterampilan ibu dalam penanganan dini kejang demam pada anak, dapat disimpulkan bahwa mayoritas ibu menunjukkan tingkat keterampilan yang rendah sebelum intervensi, dan mengalami peningkatan menjadi kategori keterampilan baik setelah intervensi diberikan.Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi melalui metode demonstrasi yang didukung oleh media buklet memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan ibu dalam melakukan penanganan awal kejang demam di lingkungan rumah.
Untuk penelitian ke depan, bagaimana jika kita mempertimbangkan metode pembelajaran berbasis teknologi, seperti aplikasi mobile, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam penanganan kejang demam? Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh program edukasi kesehatan berbasis komunitas di berbagai wilayah, terutama daerah dengan akses informasi yang terbatas. Juga, penting untuk melakukan penelitian longitudinal yang mengikuti perkembangan keterampilan ibu dari waktu ke waktu setelah pelatihan untuk menilai keberlanjutan pengaruh demonstrasi buklet dalam penanganan kejang demam.
- One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.53770/amhj.v2i2.119One moment please one moment please wait request verified doi 10 53770 amhj v2i2 119
- THE RELATIONSHIP BETWEEN THE KNOWLEDGE OF PARENTS ON EVENING FEVER IN TODDLER AT RSUD KOTA BOGOR: HUBUNGAN... doi.org/10.46508/jiw.v11i2.57THE RELATIONSHIP BETWEEN THE KNOWLEDGE OF PARENTS ON EVENING FEVER IN TODDLER AT RSUD KOTA BOGOR HUBUNGAN doi 10 46508 jiw v11i2 57
- PENGARUH PEMBERIAN BOOKLET ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU | Jurnal Ilmiah Kesehatan... ojs.widyagamahusada.ac.id/index.php/JIK/article/view/193PENGARUH PEMBERIAN BOOKLET ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU Jurnal Ilmiah Kesehatan ojs widyagamahusada ac index php JIK article view 193
| File size | 229.82 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Penelitian ini bertujuan menilai hubungan status gizi dan perkembangan anak berusia 2–5 tahun di wilayah Puskesmas Seyegan. Metode deskriptif kuantitatifPenelitian ini bertujuan menilai hubungan status gizi dan perkembangan anak berusia 2–5 tahun di wilayah Puskesmas Seyegan. Metode deskriptif kuantitatif
UMPALOPOUMPALOPO Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling dan intervensi nutrisi secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan status gizi balita (ρHasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling dan intervensi nutrisi secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan status gizi balita (ρ
UNTADUNTAD Untuk Desa Bulo dan komunitas pedesaan serupa, implementasi PMT di masa depan harus memprioritaskan penggunaan konsisten makanan bergizi yang diterimaUntuk Desa Bulo dan komunitas pedesaan serupa, implementasi PMT di masa depan harus memprioritaskan penggunaan konsisten makanan bergizi yang diterima
PKKBPKKB Berdasarkan hasil yang didapatkan, terdapat peningkatan pengetahuan para kader posyandu balita sebelum diberikan pelatihan dengan setelah diberikan pelatihanBerdasarkan hasil yang didapatkan, terdapat peningkatan pengetahuan para kader posyandu balita sebelum diberikan pelatihan dengan setelah diberikan pelatihan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Status gizi dinilai menggunakan indikator panjang badan menurut usia (PB/U) atau tinggi badan menurut usia (TB/U) berdasarkan skor‑z WHO. Analisis chi‑squareStatus gizi dinilai menggunakan indikator panjang badan menurut usia (PB/U) atau tinggi badan menurut usia (TB/U) berdasarkan skor‑z WHO. Analisis chi‑square
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknikPenelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Denpasar dengan responden kelas X, XI, dan XII dengan rentang umur 16-18 tahun. Sampel diambil terpisah dengan teknik
ITEKES BALIITEKES BALI Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuanBerdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi target dalamPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Populasi target dalam
Useful /
IISTRIISTR Penelitian ini mengidentifikasi tiga area tantangan utama. integrasi kurikulum, praktik pedagogis, dan pengaruh sosio-budaya. Penelitian masa depan harusPenelitian ini mengidentifikasi tiga area tantangan utama. integrasi kurikulum, praktik pedagogis, dan pengaruh sosio-budaya. Penelitian masa depan harus
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Sekolah dan lingkungan sekitar memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi gizi anak. Kurangnya pendidikan gizi di sekolah atau penyediaan makananSekolah dan lingkungan sekitar memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi gizi anak. Kurangnya pendidikan gizi di sekolah atau penyediaan makanan
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Mobilisasi dini menjadi langkah keperawatan penting untuk memb integral membantu mengurangi nyeri dan mempercepat pemulihan pasien. Mobilisasi dini efektifMobilisasi dini menjadi langkah keperawatan penting untuk memb integral membantu mengurangi nyeri dan mempercepat pemulihan pasien. Mobilisasi dini efektif
UNCMUNCM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan video animasi sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa di SDNPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan video animasi sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa di SDN