AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL

AACENDIKIA: Journal of NursingAACENDIKIA: Journal of Nursing

Salah satu masalah dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit baik di Indonesia maupun di luar negeri adalah kurangnya komunikasi perawat baik verbal maupun non verbal yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien. Kurangnya kepuasan pasien akan berdampak pada perkembangan pelayanan keperawatan dan mutu pelayanan di suatu rumah sakit. Keterampilan komunikasi perawat sangat diperlukan dalam pelayanan keperawatan di mana hal tersebut dapat mempengaruhi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan komunikasi verbal dan non verbal perawat terhadap tingkat kepuasan pasien diruang rawat inap Rumah Sakit Mega Buana Palopo. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 83 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Chi square. Berdasarkan hasil uji statistic menunjukkan bahwa ada hubungan komunikasi verbal perawat terhadap tingkat kepuasan pasien (ρ-value 0.012 < α = 0.05) dan ada hubungan komunikasi non verbal dengan tingkat kepuasan pasien (ρ-value 0.018 < α = 0.05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komunikasi verbal dan non verbal perawat sebagian besar sudah melakukan komunikasi yang baik, tingkat kepuasan pasien menunjukkan sebagian besar responden menyatakan puas, dan terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Mega Buana Palopo.

Berdasarkan kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi verbal dan non verbal perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Meiga Buana Kota Palopo dipeiroleih hasil sebagian besar perawat telah melakukan komunikasi verbal dan non verbal dengan baik.Tingkat kepuasan pasien dirawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Meiga Buana kota Palopo didapatkan sebagian hasil puas terhadap responden menyatakan komunikasi verbal dan non verbal perawat.Dan terdapat hubungan antara komunikasi verbal dan non verbal perawat kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Meiga Buana Palopo.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara mendalam pengaruh isyarat non‑verbal spesifik seperti ekspresi wajah, kontak mata, dan sentuhan terhadap kepuasan pasien dengan menggunakan analisis video rekaman interaksi perawat‑pasien. Selanjutnya, diperlukan uji coba program pelatihan komunikasi terapeutik yang terstruktur bagi perawat di beberapa rumah sakit, dengan desain pre‑post untuk menilai perubahan kemampuan komunikasi verbal serta dampaknya pada kepuasan pasien. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi perbedaan persepsi pasien berdasarkan kelompok usia, tingkat pendidikan, dan latar belakang budaya mengenai efektivitas komunikasi verbal dan non‑verbal, sehingga strategi komunikasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan demografis yang beragam.

  1. Kepuasan Pasien Ditinjau dari Komunikasi Perawat-Pasien | Jurnal Penelitian Psikologi. kepuasan pasien... doi.org/10.29080/jpp.v12i1.520Kepuasan Pasien Ditinjau dari Komunikasi Perawat Pasien Jurnal Penelitian Psikologi kepuasan pasien doi 10 29080 jpp v12i1 520
  2. Determinants of Patient Satisfaction in Hospital Inpatient Services: Systematic Literature Review | Jurnal... doi.org/10.54867/jkm.v10i2.169Determinants of Patient Satisfaction in Hospital Inpatient Services Systematic Literature Review Jurnal doi 10 54867 jkm v10i2 169
  3. Hubungan Komunikasi Verbal dan Nonverbal dengan Tingkat Kepuasan Pasien | Window of Nursing Journal.... doi.org/10.33096/won.v4i1.489Hubungan Komunikasi Verbal dan Nonverbal dengan Tingkat Kepuasan Pasien Window of Nursing Journal doi 10 33096 won v4i1 489
Read online
File size283.1 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test