MAHARDIKAMAHARDIKA
Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan MahardikaBerdasarkan tinjauan literatur sistematis, terdapat peningkatan pembangunan rumah sakit sebanyak 3,02% di Indonesia, namun indeks kepuasan pasien terhadap pelayanan belum mencapai standar minimal di atas 95%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit melalui tinjauan literatur sistematis. Analisis artikel menggunakan metode PRISMA menghasilkan 18 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan, pekerjaan, lingkungan, fasilitas, lama rawat inap, pelayanan dokter, pelayanan perawat, dan kualitas pelayanan kesehatan memengaruhi kepuasan pasien rawat inap.
Berdasarkan analisis 18 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dapat disimpulkan bahwa determinan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, lingkungan, fasilitas, lama rawat inap, pelayanan dokter, pelayanan perawat, dan kualitas pelayanan kesehatan berpengaruh terhadap kepuasan pasien pada pelayanan rawat inap di rumah sakit.Peningkatan kualitas pelayanan, khususnya dalam hal komunikasi dan responsivitas, serta penyediaan fasilitas yang memadai dapat meningkatkan kepuasan pasien.Evaluasi berkelanjutan terhadap faktor-faktor ini penting untuk memastikan kualitas pelayanan rawat inap yang optimal.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kuantitatif lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara faktor sosiodemografi (usia, pendidikan, pendapatan) dan kepuasan pasien dengan menggunakan desain penelitian longitudinal, sehingga dapat diketahui perubahan kepuasan pasien dari waktu ke waktu. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam pengalaman pasien rawat inap dalam menerima pelayanan kesehatan, dengan fokus pada aspek-aspek yang belum terungkap dalam penelitian kuantitatif. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program peningkatan kualitas pelayanan, seperti pelatihan komunikasi terapeutik bagi perawat, dalam meningkatkan kepuasan pasien rawat inap. Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien di rumah sakit.
- Hubungan antara persepsi mutu layanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat inap medis di RSU GMIM Pancaran... isainsmedis.id/index.php/ism/article/view/768Hubungan antara persepsi mutu layanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat inap medis di RSU GMIM Pancaran isainsmedis index php ism article view 768
- Determinants of Patient Satisfaction in Hospital Inpatient Services: Systematic Literature Review | Jurnal... doi.org/10.54867/jkm.v10i2.169Determinants of Patient Satisfaction in Hospital Inpatient Services Systematic Literature Review Jurnal doi 10 54867 jkm v10i2 169
- Hubungan Kepercayaan, Kualitas Pelayanan, Kewajaran Harga, dan Lingkungan Fisik Terhadap Kepuasan Pasien... doi.org/10.52643/marsi.v6i2.2582Hubungan Kepercayaan Kualitas Pelayanan Kewajaran Harga dan Lingkungan Fisik Terhadap Kepuasan Pasien doi 10 52643 marsi v6i2 2582
| File size | 293.37 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PELNIPELNI Penelitian ini membuktikan bahwa biblioterapi merupakan tindakan keperawatan yang efektif untuk mengurangi tingkat kecemasan pada anak prasekolah yangPenelitian ini membuktikan bahwa biblioterapi merupakan tindakan keperawatan yang efektif untuk mengurangi tingkat kecemasan pada anak prasekolah yang
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain study cross sectional study. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 34.815 orangJenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain study cross sectional study. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 34.815 orang
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Artinya terdapat hubungan pengetahuan perawat pada dimensi tahu, memahami, aplikasi, analisis, dan sintesis dengan pelaksanaan keselamatan pasien, sertaArtinya terdapat hubungan pengetahuan perawat pada dimensi tahu, memahami, aplikasi, analisis, dan sintesis dengan pelaksanaan keselamatan pasien, serta
STIKMKSSTIKMKS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen mutu pelayanan kesehatan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pangkep. Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen mutu pelayanan kesehatan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian
UNIMMANUNIMMAN Data dikumpulkan dengan kuesioner mengenai supervisi dan kinerja, kemudian dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat dengan Chi-Square, serta multivariatData dikumpulkan dengan kuesioner mengenai supervisi dan kinerja, kemudian dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat dengan Chi-Square, serta multivariat
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko infeksi nosokomial, khususnya infeksi saluran pernapasan bawah, yang dapat berdampak pada keselamatan pasienKondisi ini berpotensi meningkatkan risiko infeksi nosokomial, khususnya infeksi saluran pernapasan bawah, yang dapat berdampak pada keselamatan pasien
STIESTIE Terdapat pengaruh antara patient experience pada variabel komunikasi tentang obat terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit BhayangkaraTerdapat pengaruh antara patient experience pada variabel komunikasi tentang obat terhadap pelaksanaan patient safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara
UNAIUNAI Hal ini akan terlihat pada lansia yang mengalami gangguan orientasi, perhatian, konsentrasi, berpikir, mengingat, dan bahasa serta gangguan pengetahuanHal ini akan terlihat pada lansia yang mengalami gangguan orientasi, perhatian, konsentrasi, berpikir, mengingat, dan bahasa serta gangguan pengetahuan
Useful /
ANNPUBLISHERANNPUBLISHER Hasil studi menunjukkan bahwa berbagai fitur yang tersedia di E-Court telah memenuhi prinsip mudah, cepat, dan biaya rendah. Kesimpulan. Penerapan. Namun,Hasil studi menunjukkan bahwa berbagai fitur yang tersedia di E-Court telah memenuhi prinsip mudah, cepat, dan biaya rendah. Kesimpulan. Penerapan. Namun,
ANNPUBLISHERANNPUBLISHER Penyalahgunaan senjata api merupakan kasus yang paling umum saat ini. Tujuan. Aliran kejahatan dengan menggunakan ancaman kekerasan atau dengan senjataPenyalahgunaan senjata api merupakan kasus yang paling umum saat ini. Tujuan. Aliran kejahatan dengan menggunakan ancaman kekerasan atau dengan senjata
UNAIUNAI Hambatan dalam upaya berhenti merokok meliputi stigma, akses rokok yang terjangkau, miskonsepsi tentang rokok, dan kurangnya kawasan khusus merokok. ProgramHambatan dalam upaya berhenti merokok meliputi stigma, akses rokok yang terjangkau, miskonsepsi tentang rokok, dan kurangnya kawasan khusus merokok. Program
IAIN KENDARIIAIN KENDARI Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanAnalisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan