IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA

Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia

Saat ini rumah sakit mengalami berbagai masalah yang berhubungan dengan tenaga keperawatan dan pelayanan keperawatan, masalah-masalah tersebut diantaranya adalah yang berhubungan dengan lingkungan kerja fisik dan dukungan sosial yang kurang baik yang dapat mempengarui tingkatan stres kerja pada perawat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja fisik dan dukungan sosial terhadap stres kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional study dimana jumlah sampel sebanyak 160 responden perawat rawat inap. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang telah diuji validitas, reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan uji chi square, analisis multivariat dengan uji regresi binari dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja fisik (p=0,000) dan dukungan sosial (p=0,001) berpengaruh terhadap stress kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar. Sebagai kesimpulan, dalam meningkatkan lingkungan kerja fisik dan dukungan sosial pada perawat dengan pengelolaan yang baik di tempat kerja dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi tingkat stres kerja pada perawat di ruang rawat inap RSUD Haji Makassar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja fisik serta peningkatan dukungan sosial secara signifikan menurunkan tingkat stres kerja perawat di ruang rawat inap RSUD Haji Makassar.Kedua faktor tersebut berpengaruh kuat, dengan lingkungan kerja fisik memberikan kontribusi paling besar terhadap penurunan stres.Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu memperbaiki aspek fisik seperti pencahayaan, suhu, kebisingan, serta memperkuat dukungan sosial melalui kebijakan penghargaan dan program kolaborasi antar‑perawat.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam bagaimana variabel fisik spesifik seperti suhu ruangan, tingkat kebisingan, dan pencahayaan memengaruhi tingkat stres perawat dengan menggunakan pengukuran objektif serta analisis multivariat untuk mengidentifikasi faktor paling dominan; selanjutnya, studi dapat mengevaluasi pengaruh gaya kepemimpinan dan kebijakan penghargaan (misalnya bonus atau pengakuan) terhadap persepsi dukungan sosial dan stres kerja, sehingga memberikan panduan manajerial yang lebih tepat; terakhir, disarankan dilakukan penelitian longitudinal yang melibatkan intervensi perbaikan lingkungan kerja fisik dan program peningkatan dukungan sosial di beberapa unit rumah sakit (rawat inap, rawat jalan, UGD) untuk menilai efek jangka panjang terhadap penurunan stres serta kualitas pelayanan, dengan memperhitungkan variasi demografis dan beban kerja perawat.

  1. #efek jangka#efek jangka
  2. #sectio caesarea#sectio caesarea
Read online
File size192.82 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-13T
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test