UMMUBAUMMUBA

Jurnal Muara PendidikanJurnal Muara Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran membaca berbasis storytelling interaktif yang terintegrasi dengan AI dan gamifikasi guna meningkatkan literasi membaca siswa SD. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya capaian literasi membaca siswa Indonesia berdasarkan hasil PISA 2022 serta masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang minim inovasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan R&D dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian melibatkan 80 siswa SD di Kabupaten Kerinci, yang terdiri atas 40 siswa kelas rendah dan 40 siswa kelas tinggi. Instrumen penelitian mencakup tes literasi membaca, angket motivasi membaca, serta lembar observasi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan skor rata-rata 92% (materi), 90% (media), dan 88% (bahasa). Dari segi kepraktisan, respon guru (86%) dan siswa (89%) menunjukkan bahwa model ini mudah diimplementasikan. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor literasi siswa dari rata-rata pre-test 63 menjadi post-test 82, dengan gain score sebesar 0,61 yang termasuk kategori sedang-tinggi. Integrasi AI terbukti memberikan umpan balik adaptif sesuai kemampuan siswa, sedangkan gamifikasi meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran membaca. Dengan demikian, model ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk memperkuat literasi membaca siswa SD pada era digital dan Society 5.0.

Penelitian ini berhasil mengembangkan model pembelajaran membaca berbasis storytelling interaktif yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI) dan gamifikasi, yang terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar.Model ini dinilai sangat layak dengan karakteristik perkembangan anak usia sekolah dasar, mudah diterapkan oleh guru, serta relevan dengan prinsip dan arah kebijakan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa, terutama pada aspek pemahaman inferensial dan kritis, dengan gain score rata-rata sebesar 0,61 (kategori sedang hingga tinggi).Integrasi AI memberikan umpan balik yang adaptif sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa, sementara storytelling interaktif memperkuat pemahaman sekaligus keterlibatan emosional dalam proses membaca.Di sisi lain, penerapan gamifikasi berhasil meningkatkan motivasi intrinsik dan konsistensi belajar siswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna.Dengan demikian, tujuan utama penelitian ini, yaitu menghasilkan model pembelajaran membaca yang inovatif, efektif, dan menyenangkan untuk meningkatkan literasi siswa sekolah dasar telah tercapai.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan model pembelajaran membaca yang lebih terfokus pada aspek-aspek spesifik literasi, seperti pemahaman inferensial dan kritis, dengan menggunakan pendekatan storytelling interaktif yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif siswa.. . 2. Meneliti efektivitas model pembelajaran membaca yang terintegrasi dengan AI dan gamifikasi dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, serta bagaimana model ini dapat diterapkan di berbagai konteks sekolah dan daerah.. . 3. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan versi AI yang dapat dioperasikan secara luring (offline) agar lebih inklusif bagi semua satuan pendidikan, terutama di daerah dengan keterbatasan jaringan internet.

  1. Potensi AI dalam Meningkatkan Kreativitas dan Literasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia | JAMI: Jurnal... journal.akb.ac.id/index.php/jami/article/view/285Potensi AI dalam Meningkatkan Kreativitas dan Literasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia JAMI Jurnal journal akb ac index php jami article view 285
  2. Pathways to Reading Competence: Emotional Self-regulation, Literacy Contexts, and Embodied Learning Processes:... doi.org/10.1080/02702711.2020.1783145Pathways to Reading Competence Emotional Self regulation Literacy Contexts and Embodied Learning Processes doi 10 1080 02702711 2020 1783145
  3. Artificial Intelligence Driven Literacy Practices in Early Language Education | Academia Open. artificial... acopen.umsida.ac.id/index.php/acopen/article/view/11438Artificial Intelligence Driven Literacy Practices in Early Language Education Academia Open artificial acopen umsida ac index php acopen article view 11438
Read online
File size587.94 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test