UNTADUNTAD

Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal)Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal)

Penyakit tukak peptik (PUD) adalah gangguan gastrointestinal kronis yang ditandai dengan cedera mukosa di perut atau duodenum. Daun Cyclea barbata memiliki senyawa bioaktif dengan potensi gastroprotektif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek pelindung ekstrak etanol 70% daun C. barbata terhadap tukak lambung etanol pada tikus. Tiga puluh tikus dibagi menjadi enam kelompok: kontrol normal, kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (ranitidin 13,5 mg/kg BB), dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kg BB. Perlakuan diberikan secara oral selama 14 hari, diakhiri dengan pengukuran indeks tukak, diameter tukak, dan pH lambung. Kelompok kontrol negatif menunjukkan rata-rata 6,4 tukak, sedangkan perlakuan dengan ranitidin dan ekstrak C. barbata pada semua dosis berpengaruh signifikan (p < 0,05), khususnya dosis 400 mg/kg BB yang menghasilkan rata-rata 1 tukak. Meski pH lambung tidak menunjukkan perbedaan signifikan, hasil ini mendukung aktivitas gastroprotektif ekstrak etanol C. barbata.

Ekstrak etanol daun Cyclea barbata mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, flavonoid, dan triterpenoid yang menunjukkan aktivitas gastroprotektif melalui mekanisme antioksidan dan anti-inflamasi.Perlakuan ekstrak pada dosis 400 mg/kg BW memberikan efek pengurangan tukak terbesar, dengan diameter tukak 0,24 mm dan indeks tukak 0,80, berbeda signifikan dari kontrol negatif.Meskipun pH lambung tidak berubah secara signifikan, ekstrak ini berpotensi sebagai agen alami dalam pengelolaan tukak peptik.

Penelitian lanjutan perlu mengungkap mekanisme spesifik ekstrak C. barbata dalam mengurangi tukak, khususnya peran flavonoid terhadap reaksi NF-κB dan produksi ROS. Studi tentang efektivitas ekstrak dalam model manusia atau dosis yang berbeda pada hewan secara jangka panjang juga penting untuk mengevaluasi keamanan. Selain itu, penelitian diagnostik terhadap potensi interaksi obat dengan ekstrak ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut dalam pengembangan terapi berbasis alam.

  1. UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL 96% DAUN MIANA (Plectranthus scutellaroides R.Br) TERHADAP Artemia salina... ejournal.bintangpersada.ac.id/index.php/jpharmactive/article/view/34UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL 96 DAUN MIANA Plectranthus scutellaroides R Br TERHADAP Artemia salina ejournal bintangpersada ac index php jpharmactive article view 34
  2. Proportion of Peptic Ulcer Patients Based on Esophagogastroduodenoscopy (EGD) Examination at Jakarta... doi.org/10.31344/ijhhs.v5i1.228Proportion of Peptic Ulcer Patients Based on Esophagogastroduodenoscopy EGD Examination at Jakarta doi 10 31344 ijhhs v5i1 228
  3. UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU ATAU DAUN DALUMAN (CYCLEA BARBATA MIERS) PADA MENCITSEBAGAI... ojs.poltekkes-medan.ac.id/pannmed/article/view/2308UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK DAUN CINCAU HIJAU ATAU DAUN DALUMAN CYCLEA BARBATA MIERS PADA MENCITSEBAGAI ojs poltekkes medan ac pannmed article view 2308
Read online
File size950.4 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test