MANDALANURSAMANDALANURSA

JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)

Kemampuan berpikir kritis dan kreatif merupakan kompetensi yang dibutuhkan pada abad ke-21. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kedua kompetensi tersebut, yaitu model Project-Based Learning (PjBL) berbasis sejarah lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model PjBL berbasis sejarah lokal dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa pada pembelajaran sejarah. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol pre‑test‑post‑test, melibatkan 170 siswa kelas X. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sedangkan analisis data menggunakan MANOVA dengan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan model PjBL berbasis sejarah lokal lebih tinggi dibandingkan dengan yang belajar secara konvensional (rata‑rata grup PjBL = 71; grup konvensional = 60). Begitu pula dengan kemampuan berpikir kreatif, dimana rata‑rata grup PjBL = 81 lebih tinggi daripada grup konvensional = 59. Analisis MANOVA menghasilkan nilai F yang signifikan (p < 0,001) untuk kedua variabel, menegaskan bahwa model PjBL berbasis sejarah lokal efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif secara simultan.

Penelitian menunjukkan bahwa model Project-Based Learning (PjBL) berbasis sejarah lokal efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa, baik secara simultan maupun terpisah.Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan alternatif bagi guru sejarah untuk mengembangkan kemampuan berpikir tinggi siswa.Hasil tersebut menjadi dasar bagi penelitian lanjutan, khususnya dalam pengembangan perangkat pembelajaran seperti materi, media, LKPD, dan instrumen evaluasi, serta penyempurnaan model mengingat keterbatasan percobaan saat ini.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi photovoice, dapat memperkaya implementasi PjBL berbasis sejarah lokal serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam berpikir kritis dan kreatif. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal yang membandingkan dampak model PjBL berbasis sejarah lokal terhadap perkembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa selama beberapa tahun, untuk menilai keberlanjutan efek pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan dan menguji prototipe perangkat pembelajaran (materi, media, LKPD, dan instrumen evaluasi) yang dirancang khusus untuk mendukung PjBL berbasis sejarah lokal, sehingga dapat mengatasi keterbatasan eksperimental pada penelitian ini dan memperluas aplikasinya ke mata pelajaran lain.

  1. Развитие критического мышления обучающихся на основе применения... journals.kantiana.ru/vestnik/psychology/12295/69267CA ACNAA UOAa ENaOIAa AA AAAa journals kantiana ru vestnik psychology 12295 69267
  2. Increasing Students' Critical and Creative Thinking Skills using the Hybrid-PjBL Learning Model... doi.org/10.31764/ijeca.v7i3.26871Increasing Students Critical and Creative Thinking Skills using the Hybrid PjBL Learning Model doi 10 31764 ijeca v7i3 26871
  3. Project-Based Digital Photovoice: Teaching Local History through the Visual Method | Social and Education... hipatiapress.com/hpjournals/index.php/hse/article/view/10444Project Based Digital Photovoice Teaching Local History through the Visual Method Social and Education hipatiapress hpjournals index php hse article view 10444
Read online
File size168.16 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test