NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO
Moderasi : Journal of Islamic StudiesModerasi : Journal of Islamic StudiesPenelitian ini menelaah relevansi pemikiran pendidikan Islam KH. AD. Rahman Syakur dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. KH. AD. Rahman Syakur menempatkan pendidikan sebagai instrumen dakwah jangka panjang, yang berorientasi pada pembentukan akhlak, integrasi ilmu dengan realitas sosial, serta transformasi masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif library research, dengan analisis data menggunakan teknik analisis isi deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Islam KH. AD. Rahman Syakur memiliki relevansi kuat dalam menjawab tantangan pendidikan kontemporer, khususnya di tengah disrupsi teknologi, krisis keteladanan, dan kecenderungan komersialisasi pendidikan.
Rahman Syakur merepresentasikan model pendidikan pesantren berbasis khidmah, yang berorientasi pada pembentukan akhlak, integrasi ilmu dengan realitas sosial, serta transformasi masyarakat secara berkelanjutan.Penekanan pada akhlak, adab, dan keteladanan guru, serta integrasi ilmu dengan realitas sosial melalui fiqih kemasyarakatan, menawarkan paradigma pendidikan Islam yang kontekstual, humanis, dan adaptif.Pemikiran ini tidak hanya relevan sebagai warisan keilmuan pesantren, tetapi juga menawarkan solusi bagi tantangan pendidikan kontemporer.
Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan model pendidikan pesantren berbasis khidmah yang kontekstual dan adaptif dengan kebutuhan masyarakat modern. Selain itu, perlu dilakukan analisis yang lebih mendalam tentang relevansi pemikiran pendidikan Islam KH. AD. Rahman Syakur dengan tantangan pendidikan kontemporer, serta pengembangan strategi dakwah yang efektif dalam menghadapi disrupsi teknologi dan krisis keteladanan. Dengan demikian, diharapkan dapat dikembangkan model pendidikan Islam yang berkelanjutan, berakar pada realitas sosial masyarakat, dan mampu membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan tangguh menghadapi dinamika sosial.
- Konsep Amanah dalam Perspektif Pendidikan Islam | QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama. konsep... doi.org/10.37680/qalamuna.v12i2.389Konsep Amanah dalam Perspektif Pendidikan Islam QALAMUNA Jurnal Pendidikan Sosial dan Agama konsep doi 10 37680 qalamuna v12i2 389
- Strategi Komunikasi Dakwah bil Qalam Komunitas Revowriter di Media Digital | Fauzana | Idarotuna. strategi... doi.org/10.24014/idarotuna.v3i3.16440Strategi Komunikasi Dakwah bil Qalam Komunitas Revowriter di Media Digital Fauzana Idarotuna strategi doi 10 24014 idarotuna v3i3 16440
- TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBANGUN KARATER SISWA DI ERA DIGITAL (Studi Analisis Pemikiran Pendidikan... doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v6i1.106TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBANGUN KARATER SISWA DI ERA DIGITAL Studi Analisis Pemikiran Pendidikan doi 10 31943 jurnal risalah v6i1 106
| File size | 349.51 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
STITNAFISTABALONGSTITNAFISTABALONG Hasil menunjukkan tahap penyusunan agenda, formulasi, adopsi, implementasi, dan evaluasi kebijakan, dengan faktor pendukung berupa kerja sama guru danHasil menunjukkan tahap penyusunan agenda, formulasi, adopsi, implementasi, dan evaluasi kebijakan, dengan faktor pendukung berupa kerja sama guru dan
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Pada tingkat teoritis, komunikasi harus direposisi untuk menghadapi pertanyaan ontologis dan epistemologis baru. Metodologis, AI menawarkan peluang melaluiPada tingkat teoritis, komunikasi harus direposisi untuk menghadapi pertanyaan ontologis dan epistemologis baru. Metodologis, AI menawarkan peluang melalui
UMNUMN Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.
RADEN FATAHRADEN FATAH Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual seperti yang digunakan dalam Al-Misbah lebih relevan dalam menjawab dinamika relasi gender dalam keluargaTemuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual seperti yang digunakan dalam Al-Misbah lebih relevan dalam menjawab dinamika relasi gender dalam keluarga
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Maka dari itu, artikel ini membahas tentang bagaimana eksistensi media pondok pesantren mengintegrasi keilmuan serta menyebarkan melalui media sebagaiMaka dari itu, artikel ini membahas tentang bagaimana eksistensi media pondok pesantren mengintegrasi keilmuan serta menyebarkan melalui media sebagai
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Pengamatan observasi ini dilatarbelakangi oleh perkembangan Pendidikan saat ini yang mengharuskan guru dapat menanamkan nilai-nilai pancasila dan nilaiPengamatan observasi ini dilatarbelakangi oleh perkembangan Pendidikan saat ini yang mengharuskan guru dapat menanamkan nilai-nilai pancasila dan nilai
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Melalui Budaya Sekolah. PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Melalui Budaya Sekolah. Pendidikan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Indonesia mempunyai Pancasila sebagai simbol kepribadiannya yang mampu mempersatukan berbagai latar belakang masyarakatnya, baik itu di lingkungan masyarakatIndonesia mempunyai Pancasila sebagai simbol kepribadiannya yang mampu mempersatukan berbagai latar belakang masyarakatnya, baik itu di lingkungan masyarakat
Useful /
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Data diperoleh dari jurnal terkemuka, buku yang relevan, kitab turos, kitab tafsir, dan sumber online yang terpercaya. Data primer diperkuat dengan literaturData diperoleh dari jurnal terkemuka, buku yang relevan, kitab turos, kitab tafsir, dan sumber online yang terpercaya. Data primer diperkuat dengan literatur
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI 0 adalah menanamkan nilai-nilai moral dan karakter mulia, sistem pesantren berbasis teknologi, literasi digital, dan etika digital. Para peneliti memberikan0 adalah menanamkan nilai-nilai moral dan karakter mulia, sistem pesantren berbasis teknologi, literasi digital, dan etika digital. Para peneliti memberikan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Studi ini mengeksplorasi bagaimana catur pusat pendidikan mampu memfasilitasi civitas akademika untuk dapat hidup berdampingan secara harmonis di bawahStudi ini mengeksplorasi bagaimana catur pusat pendidikan mampu memfasilitasi civitas akademika untuk dapat hidup berdampingan secara harmonis di bawah
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Kelima karakteristik ini menjadi dasar untuk membentuk regenerasi kepemimpinan berkelanjutan dalam Islam. tanggung jawab kepemimpinan, kejujuran dan keadilan,Kelima karakteristik ini menjadi dasar untuk membentuk regenerasi kepemimpinan berkelanjutan dalam Islam. tanggung jawab kepemimpinan, kejujuran dan keadilan,