STIKESHT TPISTIKESHT TPI

Jurnal KeperawatanJurnal Keperawatan

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang melampaui ambang batas yang sehat, yang menyebabkan masalah pada pembuluh darah. Faktor-faktor seperti pengetahuan, perilaku, dan sikap dapat memengaruhi perkembangan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai prevalensi hipertensi di kalangan orang dewasa yang lebih tua. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan menggunakan metode Survei Analitik dan kerangka kerja Cross Sectional yang difokuskan pada Wilayah UPT Puskesmas Lolofitumoi. Populasi sasaran penelitian ini mencakup semua orang lanjut usia yang didiagnosis hipertensi, berjumlah 290 peserta, dan teknik pengambilan sampel purposif digunakan berdasarkan rumus Slovin, sehingga menghasilkan ukuran sampel sebanyak 74 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan analisis bivariat dilakukan melalui metode chi square. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta menunjukkan pengetahuan yang baik, dengan 39 orang (52,7%) menunjukkan sifat ini, sementara 38 orang (51,4%) mempertahankan sikap positif, dan sebagian besar kasus hipertensi sebenarnya tidak hipertensi, yaitu sebanyak 42 orang (56,8%). Analisis tersebut menghasilkan hasil chi square dengan nilai p signifikan sebesar 0,004, yang menunjukkan adanya korelasi antara pengetahuan dan kejadian hipertensi pada lansia. Selain itu, nilai p sebesar 0,003 menunjukkan adanya hubungan antara sikap dan kejadian hipertensi pada kelompok usia ini.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan yang baik dan sikap positif terhadap hipertensi.Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kasus yang terdiagnosis sebagai hipertensi sebenarnya tidak memenuhi kriteria hipertensi.Terdapat korelasi signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kejadian hipertensi pada lansia, yang mengindikasikan pentingnya edukasi dan peningkatan kesadaran mengenai hipertensi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi kejadian hipertensi pada lansia, seperti faktor genetik, pola makan, dan tingkat aktivitas fisik. Kedua, penelitian intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap lansia terhadap hipertensi perlu dilakukan untuk melihat efektivitasnya dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi lansia mengenai hipertensi, serta hambatan yang mereka hadapi dalam mengelola penyakit ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam mengenai hipertensi pada lansia, sehingga dapat dirumuskan strategi pencegahan dan pengendalian yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan lansia.

  1. HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI... jurnal.unsil.ac.id/index.php/jkki/article/view/5613HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN UPAYA PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI jurnal unsil ac index php jkki article view 5613
  2. Tingkat pengetahuan dan sikap dengan kejadian hipertensi pada usia produktif | Sumarni | Holistik Jurnal... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistik/article/view/9360Tingkat pengetahuan dan sikap dengan kejadian hipertensi pada usia produktif Sumarni Holistik Jurnal ejurnalmalahayati ac index php holistik article view 9360
  3. Pengetahuan Dan Sikap Tentang Hipertensi Dengan Pengendalian Tekanan Darah | INDOGENIUS. pengetahuan... doi.org/10.56359/igj.v1i1.57Pengetahuan Dan Sikap Tentang Hipertensi Dengan Pengendalian Tekanan Darah INDOGENIUS pengetahuan doi 10 56359 igj v1i1 57
Read online
File size408.91 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test