DINASTIREVDINASTIREV

Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pencegahan dan penanganan pemilih ganda pada pemilihan umum sebagaimana diatur dalam Pasal 20 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pada Bawaslu Provinsi Lampung melalui perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyyah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan anggota Bawaslu Provinsi Lampung, serta ditunjang oleh studi dokumen terhadap regulasi perundang-undangan yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mekanisme yang dijalankan telah mencerminkan prinsip-prinsip fundamental Fiqh Siyasah Tanfidziyyah, khususnya konsep keadilan (al-adl), amanah, dan kemaslahatan (maslahah) dalam pengelolaan daftar pemilih. Implementasi prinsip hisbah sebagai sistem pengawasan berkelanjutan telah dimanifestasikan melalui koordinasi struktural dan partisipasi masyarakat dalam verifikasi data. Namun, efektivitas mekanisme masih terkendala oleh limitasi sumber daya manusia, akses terbatas terhadap data kependudukan, dan partisipasi masyarakat yang belum optimal. Perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyyah memberikan legitimasi normatif yang memperkuat landasan etik-moral dalam pengawasan pemilu, sekaligus meningkatkan akseptabilitas sistem demokrasi di tengah mayoritas Muslim Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas institusional, optimalisasi sistem integrasi data berbasis teknologi, dan reformulasi regulasi yang lebih adaptif untuk meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanganan pemilih ganda dalam konteks pemilu kontemporer.

Implementasi mekanisme pencegahan dan penanganan pemilih ganda oleh Bawaslu Provinsi Lampung konsisten dengan prinsip‑prinsip Fiqh Siyasah Tanfidziyyah, terutama keadilan, amanah, dan kemaslahatan.Mekanisme koordinatif yang melibatkan Bawaslu, KPU, dan Disdukcapil serta penggunaan teknologi Siwaslu menunjukkan penerapan sistem pengawasan berkelanjutan dan pendekatan preventif.Rekomendasi strategis mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi integrasi data berbasis teknologi, serta reformulasi regulasi yang lebih adaptif.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pencocokan data pemilih untuk mendeteksi duplikasi secara real‑time, sehingga dapat mengurangi beban kerja manual dan meningkatkan akurasi. Selain itu, studi komparatif antara provinsi yang telah menerapkan prinsip hisbah secara intensif dengan yang belum dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kunci keberhasilan dan hambatan dalam pelaksanaan pengawasan berkelanjutan. Selanjutnya, penelitian tindakan terapan mengenai program edukasi masyarakat berbasis media sosial dan kerja sama dengan lembaga keagamaan dapat mengevaluasi dampak peningkatan kesadaran publik terhadap pelaporan pemilih ganda serta kontribusinya terhadap penurunan kasus duplikasi pada pemilu berikutnya.

  1. Penanggulangan Kasus DPT Ganda Dengan Menggunakan Algoritme Quicksort Dan Priority Queue | Jurnal Matematika.... doi.org/10.24843/jmat.2019.v09.i02.p116Penanggulangan Kasus DPT Ganda Dengan Menggunakan Algoritme Quicksort Dan Priority Queue Jurnal Matematika doi 10 24843 jmat 2019 v09 i02 p116
  2. PENGAWASAN KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PENANGGULANGAN KORUPSI MELALUI PERAN SERTA MASYARAKAT | Jurnal Widya... ojs.unr.ac.id/index.php/widyapublika/article/view/644PENGAWASAN KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PENANGGULANGAN KORUPSI MELALUI PERAN SERTA MASYARAKAT Jurnal Widya ojs unr ac index php widyapublika article view 644
  3. Los órganos de administración y disciplina en la reforma judicial mexicana de 2024. Riesgos... revistas.juridicas.unam.mx/index.php/cuestiones-constitucionales/article/view/19835Los yrganos de administraciyn y disciplina en la reforma judicial mexicana de 2024 Riesgos revistas juridicas unam mx index php cuestiones constitucionales article view 19835
Read online
File size372.83 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test