UNAMAUNAMA

Jurnal PROCESSORJurnal PROCESSOR

Ada beberapa aspek pertimbangan yang diperlukan dalam menilai kinerja seorang karyawan, hanya saja dengan keterbatasan waktu, kemampuan dan melihat segala aspek akhirnya sering terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, diperlukan sistem penunjang keputusan penilaian kinerja karyawan untuk pemilihan karyawan berprestasi dengan memperhatikan kriteria-kriteria aspek yang ada. Dengan metode analisis dan perancangan Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat dilakukan penilaian tingkat prioritas dari variabel-variabel yang diinginkan dengan membuat hirarki dari semua variabel yang ada dengan membandingkan tiap kriteria dan diintegrasikan dengan penilaian kategori yang dibutuhkan, akan menghasilkan sebuah keputusan untuk memilih calon karyawan berprestasi terbaik dari kategori yang telah ditentukan. Dengan sistem pendukung keputusan ini diharapkan pimpinan dapat mengambil keputusan dalam menilai kinerja karyawan berprestasi dengan melihat kriteria para karyawan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat ditarik beberapa kesimpulan, diantaranya.Penulisan ini menyajikan model pengambilan keputusan melalui penyusunan hirarki dan atribut keputusan yang meliputi alternatif dan kriteria yang telah ditentukan untuk pemilihan karyawan berprestasi dalam bentuk hirarki analitis sehingga proses pengambilan keputusan akan menjadi lebih optimal.Penggunaan model Analytical Hierarchy Process (AHP) menjadi sangat praktis dalam mendukung keputusan dengan banyak kriteria, sehingga pimpinan dapat mengambil keputusan sesuai dengan seharusnya.Penilaian terhadap kinerja masing-masing karyawan dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan memberikan informasi yang tepat dan akurat karena sistem software telah mengatur format-format laporan dengan menggunakan program.Implementasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penilaian kinerja karyawan yang dibangun ini salah satunya dapat digunakan untuk menentukan apakah seorang karyawan itu berhak menjadi karyawan berprestasi di perusahaan atau tidak, dengan adanya sistem penilaian dan pemberian penghargaan (reward), tentunya akan membuat para karyawan berusaha untuk bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan pengembangan sistem pendukung keputusan ini dengan menambahkan fitur-fitur baru yang dapat membantu pimpinan dalam mengambil keputusan yang lebih akurat dan efisien. Misalnya, sistem dapat dilengkapi dengan modul analisis data karyawan yang lebih komprehensif, termasuk analisis kinerja, perilaku, dan potensi karyawan. Selain itu, sistem juga dapat diintegrasikan dengan sistem sumber daya manusia (SDM) perusahaan untuk memudahkan proses pengumpulan data dan evaluasi karyawan. Dengan demikian, sistem pendukung keputusan ini dapat menjadi alat yang lebih efektif dalam mendukung keputusan pimpinan terkait penilaian prestasi karyawan dan pengembangan karir mereka.

  1. #kinerja karyawan#kinerja karyawan
  2. #sistem pendukung keputusan#sistem pendukung keputusan
Read online
File size228.56 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2aR
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test