UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaTujuan penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan-hubungan di antara kepercayaan diri, kematangan emosi dan pola asuh orang tua demokratis dengan kenakalan remaja. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas X SMK Muhammadiyah Malang. Berdasarkan analisis regresi dan korelasi diperoleh hasil bahwa tidak ada korelasi antara kematangan emosi dan pola asuh orang tua demokratis dengan kenakalan remaja. Namun, hasil berbeda ditunjukkan variabel kepercayaan diri, bahwa terdapat korelasi negatif antara kepercayaan diri dengan kenakalan remaja. Makin tinggi kepercayaan diri remaja, makin berkurang kenakalan mereka.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan secara bersama-sama antara variabel kematangan emosi, dan pola asuh orang tua demokratis dengan kenakalan remaja, kecuali variabel kepercayaan diri dengan kenakalan remaja.Kepercayaan diri memiliki pengaruh yang lebih besar dari kedua faktor lainnya dalam menurunkan atau mengurangi kenakalan remaja.Dengan kata lain, variabel kepercayaan diri memiliki sumbangan yang lebih besar secara negatif, kematangan emosi dan pola asuh demokratis orang tua memiliki sumbangan lebih kecil.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi kenakalan remaja, seperti pengaruh teman sebaya, lingkungan sosial, atau faktor ekonomi. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak subjek penelitian dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode penelitian yang lebih kualitatif, seperti wawancara mendalam atau observasi partisipatif, untuk memahami lebih dalam pengalaman dan perspektif remaja terkait kenakalan remaja. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan informasi yang lebih kaya dan mendalam bagi pengembangan program pencegahan dan penanganan kenakalan remaja yang lebih efektif.
| File size | 66.68 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
RAHARJARAHARJA Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Rinfo di Perguruan Tinggi Raharja mendukung proses pembelajaran, khususnya metode iLearning sejak 2009,Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Rinfo di Perguruan Tinggi Raharja mendukung proses pembelajaran, khususnya metode iLearning sejak 2009,
SALNESIASALNESIA Pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley yang dilaksanakan secara daring terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan penulisanPelatihan penggunaan aplikasi Mendeley yang dilaksanakan secara daring terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan penulisan
LLILLI Media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa, memengaruhi self‑worth, produktivitas akademik, dan kesejahteraan emosionalMedia sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa, memengaruhi self‑worth, produktivitas akademik, dan kesejahteraan emosional
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Temuan ini menunjukkan bahwa kedua format sama-sama berkontribusi pada hasil belajar, dengan buku cetak memiliki keterkaitan yang sedikit lebih kuat. MeskipunTemuan ini menunjukkan bahwa kedua format sama-sama berkontribusi pada hasil belajar, dengan buku cetak memiliki keterkaitan yang sedikit lebih kuat. Meskipun
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma semester IV B dengan menggunakan teknik sampling clusterSampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma semester IV B dengan menggunakan teknik sampling cluster
STAISKUTIMSTAISKUTIM Peneliti mengambil secara random sampling sehingga diperoleh sampel 80 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dalam pengumpulan dataPeneliti mengambil secara random sampling sehingga diperoleh sampel 80 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Dalam pengumpulan data
INTELEKTUALINTELEKTUAL Tahap perkembangan moral individu akan menentukan perilaku seseorang. Kohlberg membagi perkembangan moral menjadi tiga tahap, yaitu pra-konvensional, konvensional,Tahap perkembangan moral individu akan menentukan perilaku seseorang. Kohlberg membagi perkembangan moral menjadi tiga tahap, yaitu pra-konvensional, konvensional,
INTELEKTUALINTELEKTUAL Sampel siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan menyamakan mereka berdasarkan pengetahuan sebelumnya merekaSampel siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan menyamakan mereka berdasarkan pengetahuan sebelumnya mereka
Useful /
IDEBAHASAIDEBAHASA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan konsep Hegemoni Gramsci. Pengumpulan data menggunakan teknik simak. Data dianalisisPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan konsep Hegemoni Gramsci. Pengumpulan data menggunakan teknik simak. Data dianalisis
INTELEKTUALINTELEKTUAL Sebagai contoh, berdasarkan hasil pretest yang dilakukan oleh penulis sebagian besar mereka salah dalam menentukan hasil operasi dari -3 (-2) and -3 –Sebagai contoh, berdasarkan hasil pretest yang dilakukan oleh penulis sebagian besar mereka salah dalam menentukan hasil operasi dari -3 (-2) and -3 –
INTELEKTUALINTELEKTUAL Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, mata kuliah dalam program studi memiliki potensi untuk mempersiapkan mahasiswa dalamSecara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, mata kuliah dalam program studi memiliki potensi untuk mempersiapkan mahasiswa dalam
INTELEKTUALINTELEKTUAL Dalam penelitian ini, sebuah alat berbasis komputer untuk penilaian PBL (CAPBLAT) dikembangkan. Alat ini dirancang untuk membantu dosen dalam proses pengajaranDalam penelitian ini, sebuah alat berbasis komputer untuk penilaian PBL (CAPBLAT) dikembangkan. Alat ini dirancang untuk membantu dosen dalam proses pengajaran