IDEBAHASAIDEBAHASA
IdeBahasaIdeBahasaNovel Arus Bawah mencerminkan perjuangan kelompok subaltern terhadap kelompok penguasa yang menahan dan menghalangi kemerdekaan dan kemakmuran masyarakat yang telah merdeka. Situasi ini menjadikan para intelektual, termasuk pengarang, melakukan perlawanan agar terbebas dari ketertindasan penguasa yang otoriter. Penelitian ini bertujuan menganalisis formasi dan negosiasi ideologi yang ditemukan di dalam novel Arus Bawah agar dapat dipahami kontestasi ideologi yang dilakukan pengarang sebagai ekspresi kaum intelektual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan konsep Hegemoni Gramsci. Pengumpulan data menggunakan teknik simak. Data dianalisis dengan langkah-langkah, yaitu 1) mengklasifikasikan data; 2) memilih data yang relevan dengan masalah; 3) melakukan analisis data dengan konsep Gramsci; 4) membuat laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formasi ideologi antara tokoh Punakawan (refleksi dari masyarakat subaltern) dengan tokoh Pak Kades dan Jogoboyo (refleksi dari penguasa/ pemerintah), yaitu tokoh Punakawan menghadirkan ideologi nasionalis-humanis yang terwujud dalam nilai Pancasila terhadap ideologi dominan yang terefleksi melalui tokoh Pak Kades dan Jogoboyo, yaitu militerisme. Nasionalis-Humanisme merupakan ideologi yang ingin dinegosiasikan pengarang sebagai bentuk penawaran kepada masyarakat pembaca tentang cara pandang baru, yaitu memiliki moral yang baik dan memiliki cara berpikir yang berguna untuk kepentingan masyarakat agar dapat memperbaiki kehidupan.
Berdasarkan analisis ditemukan formasi ideologi antara tokoh Punakawan (refleksi dari masyarakat subaltern) dengan tokoh Pak Kades dan Jogoboyo (refleksi dari penguasa/ pemerintah), yaitu.tokoh Punakawan menghadirkan ideologi nasionalis-humanis yang terwujud dalam nilai Pancasila terhadap ideologi dominan yang terefleksi melalui tokoh Pak Kades dan Jogoboyo, yaitu militerisme.Cak Nun sebagai intelektual organik, ingin menegosiasikan ideologi nasionalis-humanisme sebagai tanggapan atas kebutuhan masyarakat untuk melepaskan diri dari belenggu penindasan oleh penguasa.Ideologi tersebut dinegosiasikan merupakan bentuk penawaran kepada masyarakat pembaca.Diterima ataupun tidak, upaya tersebut memberikan pandangan baru kepada masyarakat untuk memperbaiki kehidupan, yaitu sikap/moral dan cara berpikir masyarakat yang pada akhirnya bertujuan untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.Selama semangat Punakawan tidak punah dalam diri manusia, selama itu pula hegemoni Pak Kades dan Jogoboyo bisa diperangi—sampai kapanpun.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, penelitian selanjutnya dapat menelusuri lebih dalam bagaimana nilai-nilai Pancasila yang diusung oleh tokoh Punakawan dapat diimplementasikan secara konkret dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di era modern. Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah, bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi landasan moral dan etika dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi? Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan antara ideologi militerisme yang dianut oleh tokoh Pak Kades dan Jogoboyo dengan ideologi-ideologi lain yang berkembang di masyarakat Indonesia saat ini. Arah studi ini dapat mengidentifikasi persamaan dan perbedaan antara ideologi militerisme dengan ideologi-ideologi kontemporer, serta dampaknya terhadap dinamika politik dan sosial di Indonesia. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran serta fungsi intelektual organik dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kesetaraan di masyarakat. Pertanyaan penelitian yang relevan adalah, bagaimana intelektual organik dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran kritis masyarakat dan mendorong perubahan sosial yang positif? Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran ideologi dalam membentuk masyarakat Indonesia, serta bagaimana intelektual organik dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mewujudkan cita-cita bangsa.
| File size | 301.13 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
MUTIARAHATIMOESLEMMUTIARAHATIMOESLEM Penelitian ini merekomendasikan bahwa kegiatan serupa dapat digunakan sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. PenelitianPenelitian ini merekomendasikan bahwa kegiatan serupa dapat digunakan sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian
LAAROIBALAAROIBA Sumba Barat adalah daerah yang kaya akan warisan budaya unik, tetapi juga menghadapi tantangan dalam upaya pembangunan. Penelitian ini menggunakan metodeSumba Barat adalah daerah yang kaya akan warisan budaya unik, tetapi juga menghadapi tantangan dalam upaya pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk‑bentuk krisis identitas budaya dalam lagu Manggarai kontemporer yang beredar melaluiPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk‑bentuk krisis identitas budaya dalam lagu Manggarai kontemporer yang beredar melalui
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat mengantisipasi komplikasi lanjut dari hipertensi. Kegiatan ini dilakukan diTujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat mengantisipasi komplikasi lanjut dari hipertensi. Kegiatan ini dilakukan di
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Representasi simetris antara laki-laki dan perempuan menunjukkan sikap dan ideologi kesetaraan gender yang dipegang oleh penulis buku. Dalam hal frekuensiRepresentasi simetris antara laki-laki dan perempuan menunjukkan sikap dan ideologi kesetaraan gender yang dipegang oleh penulis buku. Dalam hal frekuensi
STAIN MADINASTAIN MADINA Penelitian ini mengambil studi kasus pada Koperasi Mitra Manindo di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian dilakukan denganPenelitian ini mengambil studi kasus pada Koperasi Mitra Manindo di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian dilakukan dengan
UBBGUBBG Penelitian ini menyarankan masyarakat untuk secara kritis mendengarkan, membaca, dan memahami bahasa pemerintah. Penelitian ini juga dapat dijadikan referensiPenelitian ini menyarankan masyarakat untuk secara kritis mendengarkan, membaca, dan memahami bahasa pemerintah. Penelitian ini juga dapat dijadikan referensi
UNTAGUNTAG Penelitian ini menekankan pentingnya memahami perilaku konsumen untuk membangun loyalitas, yang terbentuk dari persepsi positif terhadap kualitas layananPenelitian ini menekankan pentingnya memahami perilaku konsumen untuk membangun loyalitas, yang terbentuk dari persepsi positif terhadap kualitas layanan
Useful /
LAAROIBALAAROIBA Pengujian tersebut menunjukkan dan menjelaskan sebuah hasil yang memperlihatkan bahwa karyawan PT Surya Segara Safety Marine Surabaya memiliki etos kerjaPengujian tersebut menunjukkan dan menjelaskan sebuah hasil yang memperlihatkan bahwa karyawan PT Surya Segara Safety Marine Surabaya memiliki etos kerja
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Pandemi COVID-19 memberikan tantangan luar biasa bagi sektor kuliner, mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi cepat terhadap perubahan kondisi pasar danPandemi COVID-19 memberikan tantangan luar biasa bagi sektor kuliner, mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi cepat terhadap perubahan kondisi pasar dan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Penelitian ini bertujuan untuk menilai karakteristik PSW di Kota Kupang, menentukan prevalensi infeksi Trichomonas vaginalis di antara mereka, dan mengevaluasiPenelitian ini bertujuan untuk menilai karakteristik PSW di Kota Kupang, menentukan prevalensi infeksi Trichomonas vaginalis di antara mereka, dan mengevaluasi
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil menunjukkan bahwa pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi memiliki motivasi kuat, yaitu 36 sampel (45,6%). Sementara itu, diperoleh 42 sampelHasil menunjukkan bahwa pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi memiliki motivasi kuat, yaitu 36 sampel (45,6%). Sementara itu, diperoleh 42 sampel