STMIKBINSASTMIKBINSA
Jurnal Sistem Informasi dan Sistem KomputerJurnal Sistem Informasi dan Sistem KomputerPondok Pesantren adalah institusi pendidikan berbasis keagamaan yang menanamkan nilai-nilai disiplin, akhlak, serta kedisiplinan kepada para santri melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter. Dalam praktiknya, terdapat santri yang melakukan pelanggaran di pondok, namun proses pemberian sanksi terhadap pelanggaran tersebut masih dilakukan secara manual tanpa pertimbangan dari pelanggaran yang ia lakukan sehingga sanksi yang diberikan tidak sesuai. Penelitian ini bermaksud untuk menyusun dan meningkatkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) guna membantu pengurus pondok dalam menentukan sanksi terhadap perilaku santri dengan tepat dan adil menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), serta menghasilkan sistem berbasis web yang dapat dijadikan acuan pemberian sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.
Mengacu pada pencapaian analisa, implementasi dan pengkajian pada sistem pendukung keputusan dalam menetapkan sanksi pada santri dapat disimpulkan metode SAW bisa dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif dalam menyelesaikan permasalahan dalam pemberian sansi kepada santri sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan secara efisien dibandingkan dengan perhitungan manual pada pondok pesantren.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas antara metode SAW dengan metode multi‑kriteria lain seperti TOPSIS atau fuzzy‑AHP dalam menentukan sanksi santri, sehingga dapat mengidentifikasi pendekatan yang paling akurat dan mudah diimplementasikan. Selanjutnya, dapat dikaji dampak jangka panjang penerapan sistem keputusan ini terhadap perilaku santri, dengan melakukan studi longitudinal selama beberapa semester untuk melihat apakah sanksi yang lebih terstruktur mengurangi tingkat pelanggaran. Terakhir, peneliti dapat memperluas sistem dengan menambahkan peran wali santri sebagai stakeholder yang dapat memantau dan memberikan masukan melalui platform web, serta mengintegrasikan kriteria tambahan seperti faktor psikologis dan kondisi keluarga untuk meningkatkan relevansi keputusan sanksi.
| File size | 691.81 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Eksperimen direplikasi sebanyak dua kali. Gaya tekan dan momen torsi yang minimum dapat diperoleh dengan menggunakan sudut ujung pahat, kecepatan spindel,Eksperimen direplikasi sebanyak dua kali. Gaya tekan dan momen torsi yang minimum dapat diperoleh dengan menggunakan sudut ujung pahat, kecepatan spindel,
UMWUMW Pada uji coba alat, dilakukan pengambilan data dengan setting waktu 1-5 menit. Berdasarkan perbandingan dengan alat standar diperoleh nilai error sebesarPada uji coba alat, dilakukan pengambilan data dengan setting waktu 1-5 menit. Berdasarkan perbandingan dengan alat standar diperoleh nilai error sebesar
STTMIGASSTTMIGAS Struktur geologi, berupa sesar naik dan pola kekar gerus (shear joint) dengan orientasi NW-SE dan NE-SW, berperan sebagai jalur utama yang memfasilitasiStruktur geologi, berupa sesar naik dan pola kekar gerus (shear joint) dengan orientasi NW-SE dan NE-SW, berperan sebagai jalur utama yang memfasilitasi
STTMIGASSTTMIGAS Hasil evaluasi menunjukkan bahwa XGBoost memiliki performa terbaik, dengan akurasi 73.53% dan F1-score 52.28% untuk wilayah dengan emisi tinggi, diikutiHasil evaluasi menunjukkan bahwa XGBoost memiliki performa terbaik, dengan akurasi 73.53% dan F1-score 52.28% untuk wilayah dengan emisi tinggi, diikuti
PELITABANGSAPELITABANGSA Pengguna dapat memantau kelembaban ruangan secara real-time melalui aplikasi IoT remote melalui android yang terhubung ke sistem, serta rancangan ini terbuktiPengguna dapat memantau kelembaban ruangan secara real-time melalui aplikasi IoT remote melalui android yang terhubung ke sistem, serta rancangan ini terbukti
ITTELKOM SBYITTELKOM SBY Hal tersebut mengakibatkan supply compound menjadi kurang atau lebih. Dengan permasalahan tersebut maka akan dibuat perancangan sistem kontrol yang dapatHal tersebut mengakibatkan supply compound menjadi kurang atau lebih. Dengan permasalahan tersebut maka akan dibuat perancangan sistem kontrol yang dapat
ITTELKOM SBYITTELKOM SBY menjadi teknologi penunjang yang paling diminati. Kahoot. adalah alat evaluasi yang dapat diakses melalui penjelajah web atau aplikasi Kahoot. Teknologimenjadi teknologi penunjang yang paling diminati. Kahoot. adalah alat evaluasi yang dapat diakses melalui penjelajah web atau aplikasi Kahoot. Teknologi
POLIGONPOLIGON Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara me. Hasil penelitian menunjukan bahwa rancang bangun alat penggilingan cabai menggunkan motor listrik. DiketahuiPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui cara me. Hasil penelitian menunjukan bahwa rancang bangun alat penggilingan cabai menggunkan motor listrik. Diketahui
Useful /
STMIKBINSASTMIKBINSA Sistem informasi Si Ujikom berhasil dikembangkan menggunakan model SDLC waterfall dan framework CodeIgniter 4. Sistem ini mampu merekap laporan uji kompetensi,Sistem informasi Si Ujikom berhasil dikembangkan menggunakan model SDLC waterfall dan framework CodeIgniter 4. Sistem ini mampu merekap laporan uji kompetensi,
UNSIQUNSIQ Di Desa Limbangan, Kabupaten Banjarnegara, masalah ini cukup signifikan. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana IbM UNSIQ membuat kegiatan penyuluhanDi Desa Limbangan, Kabupaten Banjarnegara, masalah ini cukup signifikan. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pelaksana IbM UNSIQ membuat kegiatan penyuluhan
UNSIQUNSIQ PMV hanya cocok untuk ruang yang berventilasi buatan (AC). Salah satu ruang laboratorium komputer di SMK 1 Wonosobo menggunakan gabungan ventilasi alamiPMV hanya cocok untuk ruang yang berventilasi buatan (AC). Salah satu ruang laboratorium komputer di SMK 1 Wonosobo menggunakan gabungan ventilasi alami
UNSIQUNSIQ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, kualitas pelayanan yang terdiri dari lima dimensi (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, danBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, kualitas pelayanan yang terdiri dari lima dimensi (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan