STMIKBINSASTMIKBINSA
Jurnal Sistem Informasi dan Sistem KomputerJurnal Sistem Informasi dan Sistem KomputerPondok Pesantren adalah institusi pendidikan berbasis keagamaan yang menanamkan nilai-nilai disiplin, akhlak, serta kedisiplinan kepada para santri melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter. Dalam praktiknya, terdapat santri yang melakukan pelanggaran di pondok, namun proses pemberian sanksi terhadap pelanggaran tersebut masih dilakukan secara manual tanpa pertimbangan dari pelanggaran yang ia lakukan sehingga sanksi yang diberikan tidak sesuai. Penelitian ini bermaksud untuk menyusun dan meningkatkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) guna membantu pengurus pondok dalam menentukan sanksi terhadap perilaku santri dengan tepat dan adil menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), serta menghasilkan sistem berbasis web yang dapat dijadikan acuan pemberian sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.
Mengacu pada pencapaian analisa, implementasi dan pengkajian pada sistem pendukung keputusan dalam menetapkan sanksi pada santri dapat disimpulkan metode SAW bisa dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif dalam menyelesaikan permasalahan dalam pemberian sansi kepada santri sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan secara efisien dibandingkan dengan perhitungan manual pada pondok pesantren.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki perbandingan efektivitas antara metode SAW dengan metode multi‑kriteria lain seperti TOPSIS atau fuzzy‑AHP dalam menentukan sanksi santri, sehingga dapat mengidentifikasi pendekatan yang paling akurat dan mudah diimplementasikan. Selanjutnya, dapat dikaji dampak jangka panjang penerapan sistem keputusan ini terhadap perilaku santri, dengan melakukan studi longitudinal selama beberapa semester untuk melihat apakah sanksi yang lebih terstruktur mengurangi tingkat pelanggaran. Terakhir, peneliti dapat memperluas sistem dengan menambahkan peran wali santri sebagai stakeholder yang dapat memantau dan memberikan masukan melalui platform web, serta mengintegrasikan kriteria tambahan seperti faktor psikologis dan kondisi keluarga untuk meningkatkan relevansi keputusan sanksi.
| File size | 691.81 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIRESDINASTIRES Doktrin Fasilitas Esensial (DFE), yang secara tradisional diterapkan pada infrastruktur fisik seperti pelabuhan dan jaringan telekomunikasi, menawarkanDoktrin Fasilitas Esensial (DFE), yang secara tradisional diterapkan pada infrastruktur fisik seperti pelabuhan dan jaringan telekomunikasi, menawarkan
STISASABANGSTISASABANG Pertimbanagn pimpinan Al-Misbah Al-Aziziyah Samalanga terhadap aturan mahram bagi santriwati yaitu dikarenakan rasa prihatin Ummah selaku pimpinan Al-MisbahPertimbanagn pimpinan Al-Misbah Al-Aziziyah Samalanga terhadap aturan mahram bagi santriwati yaitu dikarenakan rasa prihatin Ummah selaku pimpinan Al-Misbah
LLILLI Wali nikah memiliki peran krusial dalam menjamin sahnya pernikahan menurut pandangan madhab Syafiiyah. Keberadaan wali menjadi syarat wajib yang melindungiWali nikah memiliki peran krusial dalam menjamin sahnya pernikahan menurut pandangan madhab Syafiiyah. Keberadaan wali menjadi syarat wajib yang melindungi
STMIKBINSASTMIKBINSA Terdapat beberapa kendala yang dirasakan ketika menggunakan SIPLO. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi SI Presensi berbasis mobile denganTerdapat beberapa kendala yang dirasakan ketika menggunakan SIPLO. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi SI Presensi berbasis mobile dengan
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, pendampingan, dan evaluasi meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, tata kelola BUMDes, danPendekatan partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, pendampingan, dan evaluasi meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, tata kelola BUMDes, dan
UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY Metode SAW menghasilkan evaluasi objektif dalam pemilihan ketua Himpunan Mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika dengan menilai berbagai kriteria secaraMetode SAW menghasilkan evaluasi objektif dalam pemilihan ketua Himpunan Mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika dengan menilai berbagai kriteria secara
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga pengajar, terdapat santri yang kurang lancar dalam membaca Al-Quran, serta santri kurang memaksimalkanSedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga pengajar, terdapat santri yang kurang lancar dalam membaca Al-Quran, serta santri kurang memaksimalkan
STEKOMSTEKOM Penelitian ini menyimpulkan bahwa pinjaman online telah menjadi bagian dari kehidupan santri mahasiswa, namun perlu adanya pengawasan dan pengendalianPenelitian ini menyimpulkan bahwa pinjaman online telah menjadi bagian dari kehidupan santri mahasiswa, namun perlu adanya pengawasan dan pengendalian
Useful /
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Perbedaan bacaan tersebut justru memperkaya pemahaman ayat secara kebahasaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa qirāʾāt shādhdhah dapat digunakanPerbedaan bacaan tersebut justru memperkaya pemahaman ayat secara kebahasaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa qirāʾāt shādhdhah dapat digunakan
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan Kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Eksperimen. Hasil penelitian iniMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan Kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Eksperimen. Hasil penelitian ini
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Transitioning from a monarchy under the Ottoman Empire to a republican system under Mustafa Kemal Atatürk, the country embraced secularism as a foundationalTransitioning from a monarchy under the Ottoman Empire to a republican system under Mustafa Kemal Atatürk, the country embraced secularism as a foundational
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil menunjukkan bahwa program sosialisasi konsep keamanan pangan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan civitas akademika terhadapHasil menunjukkan bahwa program sosialisasi konsep keamanan pangan secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan civitas akademika terhadap