UMADAUMADA
Madako Elementary SchoolMadako Elementary SchoolPembelajaran abad ke-21 menuntut penguasaan konsep dan keterampilan berpikir ilmiah melalui pendekatan kolaboratif dan diskusi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Schneeball‑Wirbelgruppe dalam meningkatkan penguasaan konsep terhadap materi sains yang dipelajari siswa. Penelitian berlangsung di Lam-an, Kota Ozamiz, Misamis Occidental, Filipina, dengan fokus pada sekolah dasar yaitu Philippine Schools Overseas (PSO). Penelitian menggunakan desain eksperimen kelas one-group pretest‑posttest dengan sampel sebanyak 19 siswa jenjang sekolah dasar di tahun 2025. Instrumen yang digunakan berupa tes penguasaan konsep dalam bentuk pilihan ganda dan uraian yang telah tervalidasi dan reliabel. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif (uji N‑gain) dan inferensial (uji t berpasangan). Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pretest dan posttest, yang mengindikasikan bahwa model Schneeball‑Wirbelgruppe efektif dalam meningkatkan penguasaan konsep, khususnya dalam pembelajaran sains. Temuan ini menunjukkan bahwa model tersebut dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif yang mendukung pemahaman konseptual siswa secara lebih mendalam. Implikasi penelitian ini adalah bahwa model Schneeball‑Wirbelgruppe berpotensi diterapkan pada berbagai konsep dan mata pelajaran lain di tingkat sekolah dasar.
Integrasi model Schneeball dengan pendekatan Wirbelgruppe terbukti secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep sains siswa, baik melalui indikator kuantitatif berupa peningkatan nilai tes maupun indikator kualitatif berupa dinamika kelas yang lebih aktif.Model pembelajaran Mastery Learning berbasis kerangka kolaboratif Schneeball‑Wirbelgruppe menunjukkan efektivitas tinggi dalam memperkuat penguasaan konsep sains pada tingkat sekolah dasar, khususnya di Philippine Schools Overseas, serta menciptakan pengalaman belajar yang kolaboratif, menyenangkan, dan bermakna.Meskipun hasil menunjukkan peningkatan konsisten dalam skor pemahaman konseptual dan partisipasi siswa, penelitian ini terbatas pada sampel kecil (19 siswa) sehingga diperlukan replikasi dengan populasi yang lebih besar untuk menguji validitas eksternal.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan melibatkan siswa dari berbagai daerah dan latar belakang sosial‑ekonomi untuk mengevaluasi apakah efektivitas model Schneeball‑Wirbelgruppe tetap konsisten pada populasi yang lebih heterogen. Selain itu, studi komparatif antara model Schneeball‑Wirbelgruppe dan model kolaboratif lain, seperti jigsaw atau think‑pair‑share, dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif serta kondisi pembelajaran yang paling mendukung masing‑masing model. Selanjutnya, penelitian jangka panjang yang mengukur retensi pengetahuan dan kemampuan transfer konsep sains ke mata pelajaran lain setelah penerapan model ini akan membantu menilai dampak berkelanjutan terhadap perkembangan kompetensi ilmiah siswa.
| File size | 630.85 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Sampel dipilih secara cluster random sampling, yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Instrumen berupa tes kemampuanSampel dipilih secara cluster random sampling, yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol. Instrumen berupa tes kemampuan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Karakterisasi SEM memperlihatkan permukaan kertas lebih halus dan serat lebih terpisah dibandingkan metode konvensional. Analisis FTIR menunjukkan gugusKarakterisasi SEM memperlihatkan permukaan kertas lebih halus dan serat lebih terpisah dibandingkan metode konvensional. Analisis FTIR menunjukkan gugus
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini meyakini bahwa materi ajar yang mempromosikan warisan tradisional Indonesia harus tersedia bagi siswa baik di dalam maupun di luar kelas.Penelitian ini meyakini bahwa materi ajar yang mempromosikan warisan tradisional Indonesia harus tersedia bagi siswa baik di dalam maupun di luar kelas.
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Evaluasi implementasi model instruksional menunjukkan kategori baik, artinya model e-learning yang diterapkan sesuai kebutuhan mahasiswa dan mampu meningkatkanEvaluasi implementasi model instruksional menunjukkan kategori baik, artinya model e-learning yang diterapkan sesuai kebutuhan mahasiswa dan mampu meningkatkan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Legenda Lancang Kuning mengandung nilai-nilai literasi ilmiah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti pemahaman tentang pasang surut air lautLegenda Lancang Kuning mengandung nilai-nilai literasi ilmiah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti pemahaman tentang pasang surut air laut
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Kertas berbasis kulit pisang dengan metode organosolv menghasilkan produk yang memenuhi standar gramatur dan ketebalan kertas umum. Kekuatan tariknya mencukupiKertas berbasis kulit pisang dengan metode organosolv menghasilkan produk yang memenuhi standar gramatur dan ketebalan kertas umum. Kekuatan tariknya mencukupi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Metode yang digunakan adalah metode kraft dengan variasi konsentrasi larutan NaOH 2%, 4%, dan 6%. Hasil menunjukkan bahwa kulit pisang dengan konsentrasiMetode yang digunakan adalah metode kraft dengan variasi konsentrasi larutan NaOH 2%, 4%, dan 6%. Hasil menunjukkan bahwa kulit pisang dengan konsentrasi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 4,49 dari sembilan validator, yang mengindikasikan kelayakan bahan ajar untuk digunakan. Analisis ketuntasanHasil validasi menunjukkan skor rata-rata 4,49 dari sembilan validator, yang mengindikasikan kelayakan bahan ajar untuk digunakan. Analisis ketuntasan
Useful /
UNJUNJ Program redistribusi tanah di Kecamatan Getasan telah memberikan dampak positif terhadap penghidupan berkelanjutan kepala keluarga penerima manfaat. LahanProgram redistribusi tanah di Kecamatan Getasan telah memberikan dampak positif terhadap penghidupan berkelanjutan kepala keluarga penerima manfaat. Lahan
UNJUNJ Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengidentifikasi pola perkembangan Kota Depok dengan menggunakan Landscape Expansion Index (LEI) padaPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengidentifikasi pola perkembangan Kota Depok dengan menggunakan Landscape Expansion Index (LEI) pada
UMADAUMADA Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) yang dikombinasikan dengan metode demonstrasi memiliki pengaruhPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) yang dikombinasikan dengan metode demonstrasi memiliki pengaruh
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan skala self-confidence, kemudian dianalisis dengan uji-t dan MANOVA. Hasil menunjukkanData dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan skala self-confidence, kemudian dianalisis dengan uji-t dan MANOVA. Hasil menunjukkan