UNUUNU
Al-Iqro': Journal of Islamic StudiesAl-Iqro': Journal of Islamic StudiesProses evaluasi dalam pendidikan Islam memiliki peranan penting, tidak hanya sebagai alat ukur capaian akademik peserta didik, tetapi juga sebagai instrumen untuk menilai kompetensi moral, spiritual, dan perilaku individu. Pendidikan Islam bertujuan melahirkan insan kamil yang utuh dalam dimensi intelektual, spiritual, dan sosial. Oleh karena itu, sistem evaluasi dalam pendidikan Islam harus mampu mengukur aspek-aspek multidimensi tersebut secara adil dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan konsep, prinsip-prinsip, metode, dan implementasi evaluasi dalam pendidikan Islam di era kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal nasional dan internasional dalam lima tahun terakhir yang relevan dengan topik evaluasi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi dalam pendidikan Islam harus berlandaskan nilai-nilai Al-Quran dan Hadis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat. Berbagai metode evaluasi, mulai dari tes lisan, tes tertulis, observasi, portofolio, hingga asesmen berbasis digital telah diterapkan di berbagai lembaga pendidikan Islam modern. Studi ini menegaskan pentingnya penerapan evaluasi holistik yang mencakup penilaian kognitif, akhlak, spiritualitas, dan keterampilan sosial peserta didik. Hal ini didasari oleh fakta bahwa sistem evaluasi yang selama ini diterapkan di banyak lembaga pendidikan Islam masih cenderung berfokus pada aspek kognitif dan capaian akademik semata, sementara dimensi moral dan spiritual sering kali terabaikan. Padahal, di era digital saat ini, tantangan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga berkaitan erat dengan degradasi moral, disorientasi nilai, serta ancaman budaya instan yang memengaruhi perilaku peserta didik. Oleh karena itu, artikel ini menawarkan model evaluasi integratif berbasis nilai-nilai Islam yang tidak hanya relevan diterapkan di era digital, tetapi juga diperlukan sebagai solusi strategis dalam membangun sistem evaluasi pendidikan Islam yang komprehensif, adil, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat. Model ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi lembaga pendidikan Islam dalam merancang evaluasi yang lebih menyeluruh, seimbang, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan pendidikan Islam kontemporer.
Berdasarkan hasil kajian literatur yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa evaluasi dalam pendidikan Islam memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai alat ukur capaian akademik, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter moral, spiritual, dan sosial peserta didik.Evaluasi pendidikan Islam harus dilaksanakan secara holistik, berlandaskan nilai-nilai Al-Quran dan Hadis, serta didasarkan pada prinsip keadilan (al- adl), objektivitas, edukatif, dan hikmah.Model evaluasi integratif berbasis nilai Islami yang adaptif terhadap perkembangan teknologi menjadi kebutuhan mendesak di era digital untuk memastikan proses pendidikan Islam tetap relevan, komprehensif, dan seimbang antara aspek akademik dan kepribadian.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menguji efektivitas model evaluasi holistik berbasis digital di berbagai lembaga pendidikan Islam, mulai dari madrasah, pesantren, hingga perguruan tinggi. Selain itu, pengembangan instrumen evaluasi yang aplikatif dan sesuai nilai-nilai syariat perlu diupayakan guna memperkuat sistem evaluasi yang adil dan adaptif terhadap dinamika pendidikan Islam kontemporer. Penelitian empiris juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam implementasi model evaluasi integratif berbasis nilai Islami di era digital, serta mengidentifikasi strategi-strategi konkret untuk memastikan keberhasilan implementasi model evaluasi tersebut.
- EVALUASI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA KONTEMPORER: KONSEP, PRINSIP, METODE, DAN IMPLEMENTASI | Al-Iqro':... doi.org/10.54622/aijis.v2i2.519EVALUASI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA KONTEMPORER KONSEP PRINSIP METODE DAN IMPLEMENTASI Al Iqro doi 10 54622 aijis v2i2 519
- Evaluasi Pendidikan Agama Islam yang Ideal Perspektif Filsafat Pendidikan Islam | Arus Jurnal Pendidikan.... jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajup/article/view/138Evaluasi Pendidikan Agama Islam yang Ideal Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Arus Jurnal Pendidikan jurnal ardenjaya index php ajup article view 138
| File size | 258.9 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA Sedangkan Pendidikan Islam didasarkan pada Al-Quran, Hadis, dan ijtihad ulama dan bertujuan untuk menciptakan generasi yang bertakwa yang mengintegrasikanSedangkan Pendidikan Islam didasarkan pada Al-Quran, Hadis, dan ijtihad ulama dan bertujuan untuk menciptakan generasi yang bertakwa yang mengintegrasikan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Ide-ide reformisnya tetap relevan hingga kini, terutama dalam inovasi kurikulum, tata kelola pendidikan, dan pengembangan karakter moral peserta didikIde-ide reformisnya tetap relevan hingga kini, terutama dalam inovasi kurikulum, tata kelola pendidikan, dan pengembangan karakter moral peserta didik
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Filsafat Pendidikan Agama Kristen sebagai ruang perjumpaan menawarkan paradigma dialogis yang mengakar pada teologi inkarnasi dan kasih. Pendidikan demikianFilsafat Pendidikan Agama Kristen sebagai ruang perjumpaan menawarkan paradigma dialogis yang mengakar pada teologi inkarnasi dan kasih. Pendidikan demikian
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan menggunakan pendekatan kualitatif reflektif. Kajian ini berhasil menunjukkan bahwa penerapan filsafat pendidikanPenelitian ini menggunakan studi pustaka dengan menggunakan pendekatan kualitatif reflektif. Kajian ini berhasil menunjukkan bahwa penerapan filsafat pendidikan
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Penelitian ini menegaskan bahwa hadis “Ṭalab al-ilm farīḍah alā kulli muslim meskipun tergolong sebagai hadis dhaif dari sisi sanad, tetap memilikiPenelitian ini menegaskan bahwa hadis “Ṭalab al-ilm farīḍah alā kulli muslim meskipun tergolong sebagai hadis dhaif dari sisi sanad, tetap memiliki
STTSIMPSONSTTSIMPSON Hasil penelitian yang diperoleh adalah 1) Capaian praktik mahasiswa hanya sampai pada tahap penyampaian Injil, 2) Faktor kesulitan melaksanakan praktikHasil penelitian yang diperoleh adalah 1) Capaian praktik mahasiswa hanya sampai pada tahap penyampaian Injil, 2) Faktor kesulitan melaksanakan praktik
STTSIMPSONSTTSIMPSON Dalam perjumpaan antara Injil dan tradisi Jawa Timuran yang perlu diperhatikan ialah. (2) Mengubah maknanya, tujuannya semula kepada arwah-arwah nenekDalam perjumpaan antara Injil dan tradisi Jawa Timuran yang perlu diperhatikan ialah. (2) Mengubah maknanya, tujuannya semula kepada arwah-arwah nenek
STTSIMPSONSTTSIMPSON Dari zaman ke zaman perspektif manusia terhadap pribadi dan peran Yesus Kristus berubah-ubah. Pergeseran dari cara pemikiran yang absolut tentang kekristenanDari zaman ke zaman perspektif manusia terhadap pribadi dan peran Yesus Kristus berubah-ubah. Pergeseran dari cara pemikiran yang absolut tentang kekristenan
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA This study shows that (1) Incidence ceremony tradition Li Bali due to the inclusion of tribal power in the village Datar who believe in ancestral spirits,This study shows that (1) Incidence ceremony tradition Li Bali due to the inclusion of tribal power in the village Datar who believe in ancestral spirits,
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini menganalisis perbedaan pencapaian antara siswa kelas percepatan dan siswa reguler, serta menggambarkan prospek dan masalah kelas percepatanPenelitian ini menganalisis perbedaan pencapaian antara siswa kelas percepatan dan siswa reguler, serta menggambarkan prospek dan masalah kelas percepatan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa 1) Mahasiswa mampu mengembangkan media pembelajaran sejarah dengan cara manual dan digital 2) Mahasiswa mampuPenelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa 1) Mahasiswa mampu mengembangkan media pembelajaran sejarah dengan cara manual dan digital 2) Mahasiswa mampu
STTSIMPSONSTTSIMPSON Pendidikan merupakan sebuah proses yang harus dilaksanakan untuk mencapai sebuah tujuan. Filsafat pendidikan menjadi akar dari pendidikan yang berfungsiPendidikan merupakan sebuah proses yang harus dilaksanakan untuk mencapai sebuah tujuan. Filsafat pendidikan menjadi akar dari pendidikan yang berfungsi