UNIBUNIB
Journal of Applied Linguistics and LiteratureJournal of Applied Linguistics and LiteratureMengintegrasikan koding ke dalam pembelajaran merupakan salah satu peluang yang ditawarkan oleh teknologi dalam pendidikan. Namun, penggunaan koding di perguruan tinggi masih kurang dimanfaatkan dalam bidang pembelajaran bahasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran koding untuk mata kuliah berbicara yang sesuai dengan kebutuhan dosen dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini melibatkan Penelitian dan Pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga dosen dan tujuh puluh delapan mahasiswa dari lima universitas di Provinsi Bengkulu, serta tiga ahli di bidang materi, media, dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini memiliki tiga kegiatan utama: pra-pembelajaran, pembelajaran, dan pasca-pembelajaran, yang memiliki lima fase utama: persepsi, eksplorasi, kolaborasi, koding, dan publikasi. Hasil uji validasi memperoleh kualifikasi sangat baik dari ahli materi dan disetujui oleh ahli bahasa dan ahli media. Hasil validasi menunjukkan bahwa model ini dianggap layak digunakan sehingga memenuhi standarisasi pengujian pengembangan produk.
Penelitian ini berhasil mengembangkan model pembelajaran berbasis koding untuk mata kuliah berbicara guna mendukung kompetensi abad ke-21.Model ini terdiri dari tiga kegiatan utama (pra-pembelajaran, pembelajaran, pasca-pembelajaran) dengan lima fase (persepsi, eksplorasi, kolaborasi, koding, dan publikasi) yang dirancang agar mudah diterapkan.Hasil uji validasi menunjukkan bahwa model ini memenuhi kualifikasi sangat baik dari ahli materi, bahasa, dan media, sehingga dianggap layak untuk digunakan setelah memenuhi standarisasi pengujian pengembangan produk.
Melihat potensi besar model pembelajaran koding ini, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengujian efektivitas dan dampaknya secara lebih mendalam. Misalnya, sebuah studi longitudinal bisa dilakukan untuk mengukur secara kuantitatif sejauh mana model ini secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa, keterampilan abad ke-21 (seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas), serta pemikiran komputasional mereka dibandingkan dengan metode pengajaran tradisional. Penelitian ini penting untuk memberikan bukti empiris yang kuat tentang manfaat model dalam jangka waktu yang lebih panjang dan di berbagai konteks institusi pendidikan, melampaui validasi kelayakan produk awal. Selain itu, mengingat model ini dikembangkan untuk mata kuliah berbicara, akan sangat berharga untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip pembelajaran koding dapat diadaptasi dan diterapkan pada keterampilan bahasa lain seperti menulis, menyimak, atau membaca, bahkan pada mata kuliah non-bahasa di perguruan tinggi. Ini bisa menjadi studi kasus untuk mengembangkan modul pembelajaran spesifik yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mata kuliah. Terakhir, untuk memastikan keberhasilan implementasi model ini secara luas, penelitian lanjutan perlu menginvestigasi strategi pelatihan dan dukungan yang paling efektif bagi para dosen. Mengingat bahwa implementasi awal mungkin memerlukan upaya persiapan yang lebih, pemahaman tentang bagaimana mempersiapkan dosen secara memadai dan menyediakan sumber daya pendukung yang relevan akan sangat penting untuk adopsi yang optimal dan berkelanjutan, sehingga model ini tidak hanya layak tetapi juga dapat diimplementasikan secara praktis dan efisien dalam skala yang lebih besar.
- IDENTITAS GURU PAI ABAD 21 YANG IDEAL PADA PEMBELAJARAN FIQH DI SEKOLAH DAN MADRASAH | Muslim Heritage.... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/muslimheritage/article/view/421IDENTITAS GURU PAI ABAD 21 YANG IDEAL PADA PEMBELAJARAN FIQH DI SEKOLAH DAN MADRASAH Muslim Heritage jurnal iainponorogo ac index php muslimheritage article view 421
- PENGARUH EKSTRAKULIKULER CODING PADA SISWA SEKOLAH DASAR GUNA MENINGKATKAN COMPUTATIONAL THINGKING DI... journals.ums.ac.id/index.php/blbs/article/view/11616PENGARUH EKSTRAKULIKULER CODING PADA SISWA SEKOLAH DASAR GUNA MENINGKATKAN COMPUTATIONAL THINGKING DI journals ums ac index php blbs article view 11616
- PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DUAL CODING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA... jurnal.unigal.ac.id/index.php/artefak/article/view/737PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DUAL CODING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA jurnal unigal ac index php artefak article view 737
- Journal of Applied Linguistics and Literature. coding learning model speaking courses innovation improve... doi.org/10.33369/joall.v9i1.27613Journal of Applied Linguistics and Literature coding learning model speaking courses innovation improve doi 10 33369 joall v9i1 27613
| File size | 808.83 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Media dirancang menggunakan aplikasi Canva dengan memanfaatkan elemen visual yang berwarna cerah, ikon yang mudah dipahami anak, serta tata letak yangMedia dirancang menggunakan aplikasi Canva dengan memanfaatkan elemen visual yang berwarna cerah, ikon yang mudah dipahami anak, serta tata letak yang
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model Perencanaan, Produksi, dan Evaluasi (PPE), melibatkan observasi, wawancara,Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model Perencanaan, Produksi, dan Evaluasi (PPE), melibatkan observasi, wawancara,
UNIBAUNIBA Analisis N-gain menunjukkan efektivitas tinggi (72,73%) pada kelompok eksperimen, sedangkan kontrol hanya 25,19%. Nilai Z-Score dan interrater reliabilityAnalisis N-gain menunjukkan efektivitas tinggi (72,73%) pada kelompok eksperimen, sedangkan kontrol hanya 25,19%. Nilai Z-Score dan interrater reliability
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Richey dan Klein terdiri atas tiga tahapan utama,Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Richey dan Klein terdiri atas tiga tahapan utama,
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Uji coba terbatas dilaksanakan di SD Negeri 27 Banyuasin pada 20 siswa kelas VI; hasilnya menunjukkan aplikasi mudah digunakan, menarik, dan mendukungUji coba terbatas dilaksanakan di SD Negeri 27 Banyuasin pada 20 siswa kelas VI; hasilnya menunjukkan aplikasi mudah digunakan, menarik, dan mendukung
AFEKSIAFEKSI Uji praktikalitas memperoleh skor 93,6% dengan kategori “Sangat Praktis. Hasil uji efektivitas melalui analisis N-Gain menunjukkan rata-rata 84% denganUji praktikalitas memperoleh skor 93,6% dengan kategori “Sangat Praktis. Hasil uji efektivitas melalui analisis N-Gain menunjukkan rata-rata 84% dengan
YANAYANA Penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi oleh siswa kelas VII dalam memahami materi puisi rakyat, termasuk sajak, syair, dan gurindam, seringkaliPenelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi oleh siswa kelas VII dalam memahami materi puisi rakyat, termasuk sajak, syair, dan gurindam, seringkali
JIPEDJIPED Dari kedua validasi ahli memperoleh hasil akhir 90% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan diperoleh dari angket respon guru dan respon siswa. BerdasarkanDari kedua validasi ahli memperoleh hasil akhir 90% dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan diperoleh dari angket respon guru dan respon siswa. Berdasarkan
Useful /
IAISKJ MALANGIAISKJ MALANG Temuan analisis regresi menunjukkan nilai F = 4,919 dengan p = 0,029 (p < 0,05), menandakan bahwa job insecurity berpengaruh signifikan terhadap turnoverTemuan analisis regresi menunjukkan nilai F = 4,919 dengan p = 0,029 (p < 0,05), menandakan bahwa job insecurity berpengaruh signifikan terhadap turnover
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Frekuensi kemunculan kata menunjukkan kata dominan seperti “lambat, “gangguan, dan “sinyal sebagai isu utama keluhan pelanggan. Kombinasi SVM danFrekuensi kemunculan kata menunjukkan kata dominan seperti “lambat, “gangguan, dan “sinyal sebagai isu utama keluhan pelanggan. Kombinasi SVM dan
STMIK ROYALSTMIK ROYAL Hasil perangkingan pemilihan karyawan tetap pada PT. PN IV Tinjowan yang memperoleh rangking 1 dengan nilai sebesar 0,570 adalah karyawan dengan nama Arditya,Hasil perangkingan pemilihan karyawan tetap pada PT. PN IV Tinjowan yang memperoleh rangking 1 dengan nilai sebesar 0,570 adalah karyawan dengan nama Arditya,
STMIK ROYALSTMIK ROYAL Metode MOORA dipilih karena mudah dipahami dan diimplementasikan, serta mampu mengoptimalkan beberapa kriteria sekaligus. Kriteria yang digunakan dalamMetode MOORA dipilih karena mudah dipahami dan diimplementasikan, serta mampu mengoptimalkan beberapa kriteria sekaligus. Kriteria yang digunakan dalam