AMSIRAMSIR
Jurnal Litigasi AmsirJurnal Litigasi AmsirSocial, economic, and cultural developments in Indonesia have significantly transformed family structures and relationships, particularly in the distribution of responsibilities between husbands and wives. Although Indonesian positive law primarily through Law No. 1 of 1974 on Marriage as amended by Law No. 16 of 2019, and the Compilation of Islamic Law (KHI) continues to affirm the husband as the head of the household and the wife as the homemaker, social realities indicate a shift toward more egalitarian family relations. The central issue of this study concerns how Indonesian family law accommodates social change and the transformation of gender roles without undermining the principles of justice and equality within the family. This research employs a normative legal approach combined with statutory and socio-legal perspectives, analyzed using a qualitative descriptive-analytical method. The findings reveal that Indonesian family law remains grounded in a patriarchal paradigm that positions men as dominant figures in the household. However, from a socio-legal and feminist legal perspective, there has been a noticeable shift in values and social practices toward gender equality in familial roles. This phenomenon has created a legal gap between normative frameworks and social realities, necessitating reinterpretation and reform of family law to ensure its responsiveness to substantive justice and gender equality principles. Therefore, family law in Indonesia should be reoriented toward an egalitarian and relational partnership paradigm that recognizes husbands and wives as equal legal subjects in rights, duties, and familial responsibilities.
Indonesian family law, as reflected in Law No.1 of 1974 on Marriage and the Compilation of Islamic Law (KHI), still exhibits a patriarchal orientation through the division of roles between husband and wife.However, social transformation within Indonesia has shifted gender roles towards more egalitarian relationships.Consequently, a legal gap exists between normative prescriptions and social reality, necessitating a reinterpretation of family law to ensure it functions as a tool for emancipation from patriarchal domination and upholds substantive justice and gender equality.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas implementasi prinsip-prinsip kesetaraan gender dalam putusan pengadilan terkait perceraian dan pembagian harta gono-gini, dengan fokus pada bagaimana hakim mempertimbangkan peran dan kontribusi masing-masing pihak dalam rumah tangga. Selain itu, studi komparatif mengenai pengaturan tanggung jawab suami istri di negara-negara dengan sistem hukum yang berbeda dapat memberikan wawasan berharga untuk reformasi hukum keluarga di Indonesia, khususnya dalam merumuskan definisi yang lebih inklusif mengenai peran dan tanggung jawab dalam keluarga modern. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam yang melibatkan perspektif berbagai kelompok masyarakat, termasuk perempuan, laki-laki, dan kelompok minoritas, perlu dilakukan untuk memahami secara komprehensif dinamika kekuasaan dan negosiasi peran gender dalam konteks keluarga Indonesia, sehingga dapat merumuskan kebijakan hukum yang lebih responsif dan adil bagi semua anggota masyarakat.
| File size | 259.04 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE Temuan ini menantang asumsi normatif yang sering meromantisasi matrilineal sebagai antitesis patriarki. Namun, studi ini memiliki keterbatasan karena cakupanTemuan ini menantang asumsi normatif yang sering meromantisasi matrilineal sebagai antitesis patriarki. Namun, studi ini memiliki keterbatasan karena cakupan
LIFESCIFILIFESCIFI Hasil menunjukkan bahwa risiko pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko perusahaan, mengindikasikan manajemen yang lebih hati-hati di bawahHasil menunjukkan bahwa risiko pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko perusahaan, mengindikasikan manajemen yang lebih hati-hati di bawah
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan ketidakhadiran peran ayah (fatherless) dengan regulasi emosi dan kepercayaan diri remaja. Desain penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan ketidakhadiran peran ayah (fatherless) dengan regulasi emosi dan kepercayaan diri remaja. Desain penelitian
PENERBITPENERBIT Namun, pewarisan tradisional sering kali bersifat patriarkal dan kurang mengakomodasi hak perempuan serta anak angkat. Penelitian ini memfokuskan padaNamun, pewarisan tradisional sering kali bersifat patriarkal dan kurang mengakomodasi hak perempuan serta anak angkat. Penelitian ini memfokuskan pada
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Peneliti mengidentifikasi fakta bahwa hukum adat dan hukum Islam memiliki peran penting dalam sistem hukum Indonesia yang kompleks dan multi-layered. HukumPeneliti mengidentifikasi fakta bahwa hukum adat dan hukum Islam memiliki peran penting dalam sistem hukum Indonesia yang kompleks dan multi-layered. Hukum
UBBGUBBG Gambar ketiga menggambarkan pengaturan sosial campuran jenis kelamin dengan partisipasi yang sama dan interaksi non-hierarkis. Penampilan ini menantangGambar ketiga menggambarkan pengaturan sosial campuran jenis kelamin dengan partisipasi yang sama dan interaksi non-hierarkis. Penampilan ini menantang
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI eksklusif dan nutrisi kepada orang tua balita perlu ditingkatkan untuk pencegahan pneumonia. BerdasarkanKegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI eksklusif dan nutrisi kepada orang tua balita perlu ditingkatkan untuk pencegahan pneumonia. Berdasarkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Dari keseluruhan jurnal yang telah di-review mengenai efektivitas walking exercise pada lansia ditemukan bahwa walking exercise dapat menurunkan tekananDari keseluruhan jurnal yang telah di-review mengenai efektivitas walking exercise pada lansia ditemukan bahwa walking exercise dapat menurunkan tekanan
Useful /
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruhMetode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Pengaruh signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan Slow Deep Breathing (SDB) pada skala kecemasan pada pasien post op Apendektomi di RSUD SlemanPengaruh signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan Slow Deep Breathing (SDB) pada skala kecemasan pada pasien post op Apendektomi di RSUD Sleman
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. MahasiswaTujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Mahasiswa
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Ibu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetesIbu hamil harus mempunyai tingkat pengetahuan yang baik, terpapar sumber informasi dan mendapat dukungan suami agar berperilaku baik dalam pencegahan diabetes