TAUTAU

Jurnal Komunikasi DialogisJurnal Komunikasi Dialogis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik populis yang digunakan oleh pasangan calon Dedi Mulyadi dan Erwan Hermawan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak di Indonesia, Jawa Barat menjadi arena politik yang strategis, terutama dengan dominasi pemilih muda yang mencapai lebih dari 30% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menelaah bagaimana pasangan calon membangun citra populis melalui retorika pro-rakyat, penggunaan bahasa sederhana, serta pemanfaatan media sosial sebagai kanal utama komunikasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi populis yang diterapkan tidak hanya berfungsi sebagai alat persuasi, tetapi juga sebagai mekanisme untuk membentuk kedekatan emosional dengan pemilih muda. Kampanye digital yang interaktif, visual yang estetik, serta isu-isu yang relevan dengan identitas dan aspirasi generasi muda menjadi elemen penting dalam membangun resonansi politik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode pengumpulan dengan wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa komunikasi politik populis merupakan strategi efektif dalam kontestasi elektoral di era digital, khususnya dalam menjangkau segmen pemilih muda yang semakin menentukan arah politik lokal dan nasional.

Strategi kampanye populis terbukti efektif dalam menjangkau pemilih muda melalui kedekatan emosional dan narasi yang menyederhanakan permasalahan kompleks.Pendekatan ini, meskipun sukses secara elektoral, membawa risiko seperti polarisasi dan kurangnya solusi jangka panjang.Kampanye yang dominan berbasis media digital perlu keseimbangan dengan partisipasi wakil gubernur dalam proses pengambilan keputusan untuk memastikan kolaborasi dan koordinasi yang efektif.

Penelitian lanjutan dapat menguji dampak jangka panjang kebijakan populis terhadap pemerataan ekonomi di Jawa Barat, analisis peran media mainstream dalam mengimbangi narasi populis, serta studi komparatif strategi kampanye populis di daerah lain dengan basis pemilih muda yang signifikan. Selain itu, penting mengeksplorasi strategi komunikasi kontekstual yang melibatkan partisipasi aktif wakil kepala daerah untuk memperkuat koordinasi kebijakan daerah.

  1. #komunikasi politik#komunikasi politik
  2. #politik lokal qanun#politik lokal qanun
Read online
File size515.6 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-37n
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test