STIM YKPNSTIM YKPN
Telaah BisnisTelaah BisnisPenelitian ini bertujuan untuk membahas strategi yang diterapkan oleh Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh dalam sosialisasi program Penerima Bukan Penerima Upah dan untuk mengetahui hambatan yang dihadapi program ini. Teori yang digunakan dalam paper ini adalah model campuran promosi yang mencakup: promosi penjualan, penjualan pribadi, pemasaran langsung, periklanan, dan hubungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif. Paper ini menggunakan teknik pengumpulan data tertentu seperti wawancara dengan responden dan dokumentasi yang mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh dalam mensosialisasikan program Penerima Bukan Penerima Upah atau BPU adalah dengan mengiklankan atau mempromosikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal di berbagai media. Strategi kedua adalah penjualan pribadi. Strategi ketiga adalah hubungan masyarakat. Strategi keempat adalah pemasaran langsung melalui pasar. Strategi terakhir adalah promosi penjualan melalui sosialisasi di forum pekerja informal. Terdapat empat hambatan yang dihadapi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh dalam mensosialisasikan program ini, yaitu pandangan masyarakat bahwa BPJS bukan produk syariah, persaingan dengan asuransi komersial, dan kurangnya ketegasan dari pemerintah.
Penelitian ini bertujuan untuk membahas strategi yang diterapkan oleh Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh dalam sosialisasi program Penerima Bukan Penerima Upah dan untuk mengetahui hambatan yang dihadapi program ini.Teori yang digunakan dalam paper ini adalah model campuran promosi yang mencakup.promosi penjualan, penjualan pribadi, pemasaran langsung, periklanan, dan hubungan masyarakat.Paper ini menggunakan teknik pengumpulan data tertentu seperti wawancara dengan responden dan dokumentasi yang mendukung penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh dalam mensosialisasikan program Penerima Bukan Penerima Upah atau BPU adalah dengan mengiklankan atau mempromosikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal di berbagai media.Strategi keempat adalah pemasaran langsung melalui pasar.Strategi terakhir adalah promosi penjualan melalui sosialisasi di forum pekerja informal.Terdapat empat hambatan yang dihadapi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh dalam mensosialisasikan program ini, yaitu pandangan masyarakat bahwa BPJS bukan produk syariah, persaingan dengan asuransi komersial, dan kurangnya ketegasan dari pemerintah.Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh menerapkan lima strategi komunikasi pemasaran berbasis campuran promosi, yaitu periklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi, pemasaran langsung, dan hubungan masyarakat untuk mensosialisasikan program BPU.Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana persepsi masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan sebagai produk syariah dapat diubah melalui pendekatan komunikasi berbasis nilai keagamaan, misalnya dengan melibatkan ulama atau lembaga keagamaan dalam sosialisasi.Selain itu, perlu diteliti bagaimana strategi kolaborasi dengan platform digital seperti Gojek atau Tokopedia dapat dimanfaatkan untuk menjangkau pekerja informal secara lebih efisien, mengingat banyak dari mereka sudah terintegrasi dengan aplikasi tersebut.Terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak kebijakan pemerintah daerah yang memberikan insentif atau subsidi iuran BPJS untuk pekerja informal, apakah hal ini mampu meningkatkan kepesertaan secara signifikan dan berkelanjutan, serta bagaimana mekanisme evaluasi keberhasilannya dapat dirancang secara partisipatif bersama masyarakat.Hambatan utama yang dihadapi bersifat eksternal, meliputi persepsi masyarakat bahwa BPJS bukan produk syariah, persaingan dengan asuransi komersial, dan kurangnya ketegasan kebijakan pemerintah dalam mendorong kepesertaan.Penelitian ini bertujuan untuk membahas strategi yang diterapkan oleh Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh dalam sosialisasi program Penerima Bukan Penerima Upah dan untuk mengetahui hambatan yang dihadapi program ini.Teori yang digunakan dalam paper ini adalah model campuran promosi yang mencakup.promosi penjualan, penjualan pribadi, pemasaran langsung, periklanan, dan hubungan masyarakat.Paper ini menggunakan teknik pengumpulan data tertentu seperti wawancara dengan responden dan dokumentasi yang mendukung penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh dalam mensosialisasikan program Penerima Bukan Penerima Upah atau BPU adalah dengan mengiklankan atau mempromosikan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal di berbagai media.Strategi keempat adalah pemasaran langsung melalui pasar.Strategi terakhir adalah promosi penjualan melalui sosialisasi di forum pekerja informal.Terdapat empat hambatan yang dihadapi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banda Aceh dalam mensosialisasikan program ini, yaitu pandangan masyarakat bahwa BPJS bukan produk syariah, persaingan dengan asuransi komersial, dan kurangnya ketegasan dari pemerintah.
Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana persepsi masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan sebagai produk syariah dapat diubah melalui pendekatan komunikasi berbasis nilai keagamaan, misalnya dengan melibatkan ulama atau lembaga keagamaan dalam sosialisasi. Selain itu, perlu diteliti bagaimana strategi kolaborasi dengan platform digital seperti Gojek atau Tokopedia dapat dimanfaatkan untuk menjangkau pekerja informal secara lebih efisien, mengingat banyak dari mereka sudah terintegrasi dengan aplikasi tersebut. Terakhir, penelitian dapat mengkaji dampak kebijakan pemerintah daerah yang memberikan insentif atau subsidi iuran BPJS untuk pekerja informal, apakah hal ini mampu meningkatkan kepesertaan secara signifikan dan berkelanjutan, serta bagaimana mekanisme evaluasi keberhasilannya dapat dirancang secara partisipatif bersama masyarakat.
| File size | 374.21 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-20y |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UMDUMD Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam pembangunan gudang semen, seperti gudang harus tertutup, memiliki sirkulasi dan pencahayaan yang baik,Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam pembangunan gudang semen, seperti gudang harus tertutup, memiliki sirkulasi dan pencahayaan yang baik,
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin dimulai dari tanggal Januari – Juni 2022. Populasi penelitian semuaPenelitian ini dilakukan di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin dimulai dari tanggal Januari – Juni 2022. Populasi penelitian semua
ITB ADITB AD Pemahaman kode etik akuntan, kepekaan etis, dan religiusitas meningkatkan perilaku etis mahasiswa akuntansi. Sebaliknya, locus of control yang tinggi cenderungPemahaman kode etik akuntan, kepekaan etis, dan religiusitas meningkatkan perilaku etis mahasiswa akuntansi. Sebaliknya, locus of control yang tinggi cenderung
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Penelitian ini menggunakan data primer dengan sampel sebanyak 280 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik accidentalPenelitian ini menggunakan data primer dengan sampel sebanyak 280 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Untuk pengujian hipotesis terdapat pengaruh signifikan secara parsial antara Brand Experience (X1) terhadap Brand Loyality (Y) dengan nilai thitung > ttabelUntuk pengujian hipotesis terdapat pengaruh signifikan secara parsial antara Brand Experience (X1) terhadap Brand Loyality (Y) dengan nilai thitung > ttabel
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Hasil yang di observasi selama 3 hari, Ny M merupakan pasien dengan risiko jatuh kategori yang tinggi. Dimana hasil score lebih dari 45 merupakan kategoriHasil yang di observasi selama 3 hari, Ny M merupakan pasien dengan risiko jatuh kategori yang tinggi. Dimana hasil score lebih dari 45 merupakan kategori
MAHADEWAMAHADEWA Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan diawali dengan tindakan prasiklus. SetiapData yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan diawali dengan tindakan prasiklus. Setiap
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini berusaha mengkaji sejauh mana kedudukan Wali Nanggroe berhubungan dengan penerapan hukum Islam di Aceh. Lembaga Wali Nanggroe merupakanPenelitian ini berusaha mengkaji sejauh mana kedudukan Wali Nanggroe berhubungan dengan penerapan hukum Islam di Aceh. Lembaga Wali Nanggroe merupakan
Useful /
UNSUNS Studi juga menemukan bahwa model pertanian berbasis ekosistem lebih resilien terhadap ancaman iklim dibandingkan metode tradisional. Disarankan pengembanganStudi juga menemukan bahwa model pertanian berbasis ekosistem lebih resilien terhadap ancaman iklim dibandingkan metode tradisional. Disarankan pengembangan
UNDIKSHAUNDIKSHA Media yang dikembangkan adalah flashcard digital. Penelitian ini menggunakan metode RnD dengan model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalahMedia yang dikembangkan adalah flashcard digital. Penelitian ini menggunakan metode RnD dengan model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah
STIM YKPNSTIM YKPN Industri produk kecantikan dan perdagangan di Indonesia diproyeksikan meningkat sebesar USD 7,5 miliar dengan pertumbuhan 6,5% setiap tahun selama limaIndustri produk kecantikan dan perdagangan di Indonesia diproyeksikan meningkat sebesar USD 7,5 miliar dengan pertumbuhan 6,5% setiap tahun selama lima
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Hambatan yang dihadapi meliputi belum terbentuknya tim koordinasi penanggulangan kemiskinan tingkat kecamatan, pelimpahan wewenang kepada Camat belum disertaiHambatan yang dihadapi meliputi belum terbentuknya tim koordinasi penanggulangan kemiskinan tingkat kecamatan, pelimpahan wewenang kepada Camat belum disertai