UIN SUKAUIN SUKA
Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan HadisJurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan HadisPenelitian ini secara kritis membahas karakteristik yang berbeda dalam terjemahan Alkitab dan Al‑Quran ke dalam bahasa Sunda. Fokus kajian diarahkan pada dua versi terjemahan masing-masing kitab suci, yaitu Alkitab edisi S. Coolsma (1891) dan LAI (1991), serta Al‑Quran edisi Miwah Tarjamahna (2002) dan Kementerian Agama RI (2020). Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan teori foreignisasi-domestikasi dari Venuti serta teori Skopos dari Vermeer, penelitian ini mengkaji orientasi kebahasaan dalam bahasa sumber maupun bahasa sasaran. Hasil temuan menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam strategi penerjemahan kedua kitab. Terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Sunda cenderung mengadopsi strategi domestikasi dengan menekankan kelancaran dan keterjangkauan makna dalam bahasa sasaran. Sebaliknya, terjemahan Al‑Quran mempertahankan struktur bahasa sumber melalui strategi foreignisasi yang merepresentasikan kesetiaan terhadap bentuk bahasa Arab asli. Kecenderungan ini tidak hanya dipengaruhi oleh aspek tekstual dan doktrinal, tetapi juga konteks historis dan sosiolinguistik. Terjemahan Alkitab ditandai oleh penggunaan bahasa sehari-hari serta dinamika pergeseran gerakan penerjemahan Alkitab di Indonesia, sedangkan terjemahan Al‑Quran menekankan diksi formal dan pola sintaksis yang mengakar pada bahasa Arab. Analisis lebih lanjut menunjukkan pola leksikal, semantik, dan sintaktis yang mencerminkan ideologi penerjemahan masing-masing kitab. Perbedaan tersebut memperlihatkan bagaimana otoritas teologis, tradisi keagamaan, dan kebijakan institusional memengaruhi pilihan kebahasaan. Studi ini menegaskan pentingnya memahami penerjemahan sebagai tindakan kultural dan ideologis, terutama dalam konteks masyarakat multibahasa dan multiagama, seperti di Jawa Barat.
Perbandingan terjemahan Alkitab dan Al‑Quran ke dalam bahasa Sunda menunjukkan bahwa kedua terjemahan memiliki karakteristik serupa dalam penggunaan tingkat bahasa, kata penegas, dan ekspresi idiomatik, namun berbeda dalam orientasi penerjemahan.terjemahan Alkitab cenderung domestikasi ke bahasa sasaran, sedangkan terjemahan Al‑Quran lebih mengutamakan foreignisasi terhadap struktur bahasa Arab sumber.Perbedaan ini dipengaruhi oleh sumber teks (Yunani untuk Alkitab, Arab untuk Al‑Quran) serta kebijakan institusional dan tradisi keagamaan.Studi ini terbatas pada analisis tekstual tanpa validasi empiris, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang mengkaji praktik penerjemahan dalam ibadah sehari-hari, dampak pilihan terjemahan terhadap pemahaman pembaca, serta perbandingan dengan terjemahan lain di Indonesia dan Asia Tenggara.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana praktik penerjemahan Alkitab dan Al‑Quran diimplementasikan dalam ibadah harian masyarakat Sunda, untuk menilai kesesuaian teks terjemahan dengan konteks ritual. Selain itu, diperlukan studi empiris yang menguji dampak pilihan strategi domestikasi atau foreignisasi terhadap pemahaman pembaca, khususnya dalam hal persepsi makna teologis dan linguistik. Penelitian komparatif juga dapat dilakukan dengan membandingkan terjemahan Sundanese terhadap terjemahan dalam bahasa daerah lain di Indonesia, guna mengidentifikasi faktor-faktor sosiolinguistik yang memengaruhi strategi penerjemahan. Selanjutnya, analisis kritis terhadap kebijakan institusional penerjemahan dapat menggali pengaruh keputusan organisasi keagamaan terhadap pilihan bahasa dan gaya terjemahan. Akhirnya, studi longitudinal yang melacak evolusi terjemahan Kitab Suci dalam bahasa Sunda selama beberapa dekade dapat memberikan wawasan tentang dinamika perubahan bahasa dan ideologi penerjemahan.
- Metrical Verse as a Rule of Qur’anic Translation: Some Reflections on R.A.A. Wiranatakoesoemah’s... aljamiah.or.id/index.php/AJIS/article/view/53208Metrical Verse as a Rule of QurAoanic Translation Some Reflections on R A A WiranatakoesoemahAos aljamiah index php AJIS article view 53208
- Sundanese Translations of the Qur'an in West Java: Characteristics and the Limits of Translation... ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/dinika/article/view/1713Sundanese Translations of the Quran in West Java Characteristics and the Limits of Translation ejournal uinsaid ac index php dinika article view 1713
- Al-'Arābīyah and Basa Sunda: Ideologies of Translation and Interpretation among the Muslim of... doi.org/10.15408/sdi.v7i3.702Al ArAbyah and Basa Sunda Ideologies of Translation and Interpretation among the Muslim of doi 10 15408 sdi v7i3 702
| File size | 417.65 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Keberhasilan pengajaran ESP sangat bergantung pada pemahaman konteks budaya dan dunia kerja calon siswa, serta pemilihan materi ajar yang sesuai agar pembelajaranKeberhasilan pengajaran ESP sangat bergantung pada pemahaman konteks budaya dan dunia kerja calon siswa, serta pemilihan materi ajar yang sesuai agar pembelajaran
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Rekomendasi utama meliputi penguatan pendampingan pascapelatihan, pengembangan bahan ajar bertema lingkungan, dan penelitian lanjutan untuk mengukur dampakRekomendasi utama meliputi penguatan pendampingan pascapelatihan, pengembangan bahan ajar bertema lingkungan, dan penelitian lanjutan untuk mengukur dampak
SINTHOPSINTHOP Implementasinya harus dilakukan dengan bijaksana dan mempertimbangkan konteks sosial. Dalam konteks modern, prinsip ini tetap relevan dan dapat diaplikasikanImplementasinya harus dilakukan dengan bijaksana dan mempertimbangkan konteks sosial. Dalam konteks modern, prinsip ini tetap relevan dan dapat diaplikasikan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Setelah pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Agama No. 18/2019 tentang legalitas pesantren, saat ini pesantren telah berkembang secara signifikan. PeraturanSetelah pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Agama No. 18/2019 tentang legalitas pesantren, saat ini pesantren telah berkembang secara signifikan. Peraturan
ARRAAYAHARRAAYAH yang nilai validitasnya baru 50%. Penelitian ini menemukan lima langkah penting dalam menyusun tes kemampuan bahasa Arab berdasarkan CEFR tingkat B1, meliputiyang nilai validitasnya baru 50%. Penelitian ini menemukan lima langkah penting dalam menyusun tes kemampuan bahasa Arab berdasarkan CEFR tingkat B1, meliputi
UNMUHAUNMUHA Pembelajaran blended learning yang menggabungkan tatap muka dan daring perlu didukung oleh pemanfaatan teknologi. Google Sites menjadi inovasi dalam pembelajaranPembelajaran blended learning yang menggabungkan tatap muka dan daring perlu didukung oleh pemanfaatan teknologi. Google Sites menjadi inovasi dalam pembelajaran
STAI MASSTAI MAS Keterampilan menulis yang tidak diimbangi dengan praktik menjadi salah satu faktor kurang terampilnya siswa dalam menulis. Keterampilan menulis (maharahKeterampilan menulis yang tidak diimbangi dengan praktik menjadi salah satu faktor kurang terampilnya siswa dalam menulis. Keterampilan menulis (maharah
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Karena dongeng menyediakan unsur‑unsur tersebut, dongeng sangat bermanfaat untuk digunakan dalam program pengajaran EFL, terutama bagi pembelajar muda.Karena dongeng menyediakan unsur‑unsur tersebut, dongeng sangat bermanfaat untuk digunakan dalam program pengajaran EFL, terutama bagi pembelajar muda.
Useful /
CELEBESSCHOLARPGCELEBESSCHOLARPG Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aset non-performing di bank swasta HDFC adalah yang terendah, sedangkan bank swasta ICICI memiliki rata-rataHasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aset non-performing di bank swasta HDFC adalah yang terendah, sedangkan bank swasta ICICI memiliki rata-rata
CELEBESSCHOLARPGCELEBESSCHOLARPG Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam rasio likuiditas dan pengelolaan aset antara perusahaan otomotif yang dipilih diPenelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam rasio likuiditas dan pengelolaan aset antara perusahaan otomotif yang dipilih di
UIN SUKAUIN SUKA Studi ini menegaskan relevansi tauhid integratif sebagai kerangka dalam resolusi konflik dan dialog antariman dalam masyarakat pluralistik, sekaligus merevitalisasiStudi ini menegaskan relevansi tauhid integratif sebagai kerangka dalam resolusi konflik dan dialog antariman dalam masyarakat pluralistik, sekaligus merevitalisasi
CELEBESSCHOLARPGCELEBESSCHOLARPG Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi lingkungan PESTEL pasca-Covid-19 dan kebijakan Atma-Nirbhar Bharat Abhiyan yang diluncurkan pemerintah IndiaPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi lingkungan PESTEL pasca-Covid-19 dan kebijakan Atma-Nirbhar Bharat Abhiyan yang diluncurkan pemerintah India