ITEKES BALIITEKES BALI

Jurnal Riset Kesehatan NasionalJurnal Riset Kesehatan Nasional

PONV merupakan suatu kondisi timbulnya rasa mual dan muntah akibat dari efek samping obat anestesi yang diberikan kepada pasien saat dilakukan pembedahan. Kejadian PONV berlangsung 24 jam pertama setelah dilakukan pemberian agen anestesi pada klien yang akan dilakukan pembedahan. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan timbulnya kejadian PONV yaitu pola kebiasaan klien berupa merokok dan minum alkohol, usia, jenis kelamin, serta riwayat mabuk dalam melakukan perjalanan jauh. Ada berbagai efek obat yang dapat menyebabkan PONV yaitu volatile agent, opioid, sevoflurance. Selain obat ada juga situasi yang dapat menyebabkan terjadi PONV yaitu jenis operasi yang dilakukan dan lama waktu operasi yang diperlukan untuk melakukan pembedahan. Dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaaan agen anestesi Inhalasi Sevoflurance dengan kejadian PONV pada klien yang melakukan pembedahan dengan tehnik general anestesi di RSUD Karangasem. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain analitis korelatif dengan cross sectional. Instrument pada penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Uji Analisa data menggunakan sperman rho. Hasil Penelitian: diperoleh hasil bahwa mayoritas durasi pembiusan dengan inhalasi sevoflurane >30 menit sebanyak 46(59,7%), mayoritas klien mengalami PONV sebanyak 41 (53,2%). Dari uji bivariat dengan sperman rho diperoleh hasil 0,000 dimana nilai p value <0,05 dengan R 0,05 dengan hasil terdapat hubungan yang kuat antara inhalasi sevoflurane pada klien dengan pembedahan menggunakan tehnik general anestesi di RSUD Karangasem. Terdapat hubungan yang kuat antara penggunaan anestesi inhalasi sevoflurane dengan PONV pada klien yang melakukan pembedahan dengan anestesi umum di RSUD Karangasem. Maka dari itu perlu dilakukan pemantauan yang baik oleh penata anestesi ketika memberikan obat inhalasi sevoflurane agar tidak terjadi PONV.

Pada data karakteristik responden rata rata mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (60%), dengan usia dewasa 25-35 tahun (40%), dan memiliki ASA 2 sebanyak 89 (55%) serta tindakan anestesi dengan general anestesi inhalasi sebanyak 77 (100%).Pada penelitian ini diperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara penggunaan anestesi inhalasi sevoflurane dengan PONV pada pasien yang melakukan pembedahan dengan anestesi umum di RSUD Karangasem.Perlu dilakukan pemantauan anestesi yang baik oleh penata anestesi ketika memberikan obat inhalasi sevoflurane agar tidak terjadi PONV.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kejadian PONV dan strategi pencegahannya. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko jangka panjang yang berkontribusi terhadap PONV, seperti riwayat penyakit kronis, penggunaan obat-obatan tertentu, atau faktor genetik. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif pasien yang mengalami PONV, termasuk dampak emosional, psikologis, dan sosial yang terkait dengan kondisi ini. Ketiga, penelitian intervensi dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi pencegahan PONV, seperti penggunaan obat-obatan antiemetik, teknik relaksasi, atau intervensi non-farmakologis lainnya, dalam mengurangi insiden dan tingkat keparahan PONV pada pasien pasca operasi.

  1. Current Concepts in the Management of Postoperative Nausea and Vomiting - Chatterjee - 2011 - Anesthesiology... hindawi.com/journals/arp/2011/748031Current Concepts in the Management of Postoperative Nausea and Vomiting Chatterjee 2011 Anesthesiology hindawi journals arp 2011 748031
  2. Anesthesia & Analgesia. anesthesia analgesia journals.lww.com/anesthesia-analgesia/fulltext/2014/01000/consensus_guidelines_for_the_management_of.13.aspxAnesthesia Analgesia anesthesia analgesia journals lww anesthesia analgesia fulltext 2014 01000 consensus guidelines for the management of 13 aspx
  3. :: JDAPM :: Journal of Dental Anesthesia and Pain Medicine. jdapm journal dental anesthesia pain medicine... doi.org/10.17245/jdapm.2016.16.4.273JDAPM Journal of Dental Anesthesia and Pain Medicine jdapm journal dental anesthesia pain medicine doi 10 17245 jdapm 2016 16 4 273
  1. #faktor risiko#faktor risiko
  2. #intervensi non#intervensi non
Read online
File size628.53 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-35r
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test