GEUTHEEINSTITUTEGEUTHEEINSTITUTE
Jurnal Geuthèë: Penelitian MultidisiplinJurnal Geuthèë: Penelitian MultidisiplinPenelitian ini berfokus pada peran guru dalam membina dan membentuk karakter siswa yang sesuai dengan tantangan era digital saat ini melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan peran guru dalam melakukan pembinaan karakter siswa di Era digital, (2) Mendeskripsikan bentuk pembinaan karakter yang dilakukan oleh guru, (3) Mendeskripsikan tantangan dan hambatan yang dilakukan guru dalam proses pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari Guru PPKn serta siswa kelas XI SMA Labschool Unsyiah. Teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan observasi, wawancara, dokumentasi). Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Di era digital, guru memiliki peran penting sebagai pembimbing, fasilitator, dan teladan dalam membina karakter siswa. (2) Bentuk pembinaan karakter yang dilakukan oleh guru dengan menerapkan metode pembelajaran yang interaktif, seperti diskusi kelompok dan proyek kolaboratif agar membantu siswa untuk belajar bekerja sama dan menghargai perbedaan, serta mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum. (3) Tantangan utama pembinaan karakter meliputi siswa yang mudah terpapar konten negatif media sosial seperti penyebaran informasi yang tidak valid (hoaks), adanya perundungan (cyberbullying), berkurangnya kemampuan berinteraksi sosial secara langsung. Saran dari penelitian ini adalah Mendorong kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan karakter.
Peran guru dalam pembinaan karakter siswa di era digital memiliki signifikansi yang semakin vital, tidak hanya sebagai pembimbing nilai moral, tetapi juga sebagai fasilitator lingkungan belajar yang aktif dan kondusif.Bentuk pembinaan karakter yang dilakukan guru harus adaptif dan inovatif, mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam berbagai aspek pembelajaran melalui kurikulum dan metode interaktif.Kajian ini memperkaya pengembangan teori pendidikan karakter dengan mengusulkan perluasan konsep menjadi pendidikan karakter berbasis PPKn digital, membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis terhadap informasi digital dan memperkuat identitas kebangsaan di dunia maya.
Mengingat era digital menawarkan tantangan baru dalam pendidikan karakter, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan guru yang lebih mendalam mengenai integrasi etika digital dan literasi media ke dalam kurikulum. Selain itu, studi komparatif tentang efektivitas berbagai model pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang mengkombinasikan literasi digital dan nilai moral juga diperlukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik. Pertanyaan yang perlu dijawab adalah: Bagaimana implementasi model pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi dengan literasi digital dan pendidikan karakter mempengaruhi kemampuan siswa dalam membedakan informasi valid dan hoaks, serta dampaknya pada keterampilan sosial dan kerjasama mereka? Selanjutnya, penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan siswa dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dapat memberikan pemahaman lebih kaya tentang bagaimana pengalaman digital mereka memengaruhi pembentukan karakter dan identitas mereka sebagai warga negara digital. Penelitian ini tidak hanya akan mengidentifikasi tantangan, tetapi juga mengungkap peluang untuk mempromosikan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan positif di kalangan generasi muda.
| File size | 223.43 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi dalam menanamkan nilai-nilai Islam pada pendidikan jasmani di sekolah dasar daerahPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi dalam menanamkan nilai-nilai Islam pada pendidikan jasmani di sekolah dasar daerah
UINMADURAUINMADURA Pendidikan Islam (PAI) memiliki potensi untuk berperan sebagai mekanisme dalam menumbuhkan perilaku etis di ranah digital; namun, guru-guru masih menghadapiPendidikan Islam (PAI) memiliki potensi untuk berperan sebagai mekanisme dalam menumbuhkan perilaku etis di ranah digital; namun, guru-guru masih menghadapi
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Data diperoleh dari berbagai literatur nasional dan internasional tentang kurikulum PAI, pendidikan karakter, dan literasi digital, kemudian dianalisisData diperoleh dari berbagai literatur nasional dan internasional tentang kurikulum PAI, pendidikan karakter, dan literasi digital, kemudian dianalisis
OJSOJS Model ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif, tetapi juga mengajarkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan akhlak mulia. Integrasi antara ICT,Model ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif, tetapi juga mengajarkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan akhlak mulia. Integrasi antara ICT,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Proses pembentukan karakter ini berlangsung tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi guru dengan siswa di luar kelas, serta dalam berbagaiProses pembentukan karakter ini berlangsung tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi guru dengan siswa di luar kelas, serta dalam berbagai
ABISATYAABISATYA Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan integrasi nilai-nilai agama dan kebangsaan dalam kurikulum pendidikan untuk menyiapkan generasiImplikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan integrasi nilai-nilai agama dan kebangsaan dalam kurikulum pendidikan untuk menyiapkan generasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Implementasi pendekatan ini membutuhkan kesiapan guru, kurikulum yang relevan, dukungan lingkungan sekolah, dan kolaborasi berbagai pihak untuk mewujudkanImplementasi pendekatan ini membutuhkan kesiapan guru, kurikulum yang relevan, dukungan lingkungan sekolah, dan kolaborasi berbagai pihak untuk mewujudkan
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Siswa terbiasa pasif mendengarkan penjelasan guru, butuh waktu untuk menjadi aktif mencari dan mempelajari materi. Beban belajar siswa bertambah dari 46Siswa terbiasa pasif mendengarkan penjelasan guru, butuh waktu untuk menjadi aktif mencari dan mempelajari materi. Beban belajar siswa bertambah dari 46
Useful /
PELITAIBUPELITAIBU 279 > 1, yang berarti preeklampsia merupakan faktor risiko untuk LBW 2 kali lebih besar dibandingkan persalinan tanpa preeklampsia. Berdasarkan hasil penelitian279 > 1, yang berarti preeklampsia merupakan faktor risiko untuk LBW 2 kali lebih besar dibandingkan persalinan tanpa preeklampsia. Berdasarkan hasil penelitian
UINSUNAUINSUNA Tokoh masyarakat dan figur panutan lokal juga memberikan pengaruh kuat, khususnya di pedesaan. Faktor pendorong meliputi kesadaran politik, pengaruh mediaTokoh masyarakat dan figur panutan lokal juga memberikan pengaruh kuat, khususnya di pedesaan. Faktor pendorong meliputi kesadaran politik, pengaruh media
UINSUNAUINSUNA Temuan utama adalah jumlah pemilih yang rendah secara paradoks memperkuat status quo elit dengan mengurangi akuntabilitas, sehingga melanggengkan siklusTemuan utama adalah jumlah pemilih yang rendah secara paradoks memperkuat status quo elit dengan mengurangi akuntabilitas, sehingga melanggengkan siklus
UINSUNAUINSUNA Penelitian ini menguji pendekatan guru mata pelajaran akidah akhlak dalam proses pembelajaran di MAN Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitian menyimpulkanPenelitian ini menguji pendekatan guru mata pelajaran akidah akhlak dalam proses pembelajaran di MAN Jeuram Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitian menyimpulkan