SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH
Proceedings of International Conference on Multidiciplinary ResearchProceedings of International Conference on Multidiciplinary ResearchFenomena demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa tidak lagi menjadi hal yang tidak biasa, melainkan telah menjadi kebiasaan. Masalah sosial dengan nama masyarakat menjadikan mahasiswa sebagai garda terdepan untuk melindungi, namun sebagian di antaranya melakukan aksi anarkis. Hal ini memerlukan pencegahan melalui pendekatan pendidikan yang tidak hanya menekankan dimensi pengajaran semata, melainkan juga dimensi kemanusiaan dan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab anarkisme mahasiswa selama demonstrasi serta menganalisis pendidikan berbasis karakter yang diterapkan di UIN Walisongo dalam mencegah anarkisme pada demonstrasi. Studi kasus dalam penelitian ini adalah pencegahan demonstrasi anarkis di UIN Walisongo Semarang yang berbasis pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan beberapa informan, termasuk kepala Unit Brigade Mobile Polri Jawa Tengah, dosen di UIN Walisongo, dan anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama demonstrasi beralih menjadi anarki adalah provokasi massa. Faktor lain terkait penanganan yang tidak memuaskan dan tidak diizinkannya masuk untuk berdiskusi, yang dapat dianggap melanggar hak asasi demonstran. Pendidikan berbasis karakter yang harus diterapkan mencakup konsep pengenalan dan penjelasan kepada mahasiswa tentang isu nilai, pembuatan penilaian faktual, pendekatan perilaku sosial dalam penilaian; pengukuran karakter baik, pendekatan kognitif, dan pendekatan afektif. Implikasi penelitian terletak pada upaya meminimalkan faktor-faktor yang menyebabkan anarkisme mahasiswa serta mengintegrasikan pendidikan karakter sebagai mata kuliah universitas, misalnya dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan.
Penelitian menunjukkan bahwa provokasi eksternal dan penanganan demonstrasi yang tidak memuaskan serta larangan dialog menjadi faktor utama yang menyebabkan anarki mahasiswa, sementara pendidikan karakter yang mencakup pengenalan nilai, penilaian faktual, serta pendekatan kognitif dan afektif dapat mencegah hal tersebut.Implikasi penelitian menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam mata kuliah, khususnya Pendidikan Kewarganegaraan, serta mengakui peran keluarga dan lingkungan sosial dalam pembentukan karakter individu.Dengan demikian, upaya pencegahan anarki mahasiswa harus melibatkan sinergi antara institusi pendidikan, keluarga, dan komunitas untuk menumbuhkan nilai‑nilai karakter yang kuat.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas modul-modul pendidikan karakter yang berbeda, seperti pendekatan kognitif versus afektif, dalam mengurangi perilaku anarkis mahasiswa dengan melakukan studi perbandingan kuantitatif di beberapa universitas di Indonesia, sehingga dapat diidentifikasi mana yang paling berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran nilai dan perilaku pro‑sosial. Selain itu, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi kontribusi program pendidikan karakter berbasis keluarga terhadap pencegahan aksi demonstrasi yang berujung anarki, dengan melibatkan keluarga mahasiswa sejak masa sekolah menengah, mengumpulkan data perilaku dan sikap selama beberapa tahun, serta menganalisis hubungan antara praktik nilai di rumah dan keterlibatan mahasiswa dalam aksi sosial yang damai. Terakhir, penelitian interdisipliner dapat merancang dan menguji protokol kolaboratif antara kepolisian, pihak universitas, dan perwakilan mahasiswa yang berfokus pada mekanisme resolusi konflik selama demonstrasi, meliputi prosedur mediasi, pelatihan hak asasi manusia bagi petugas, serta evaluasi dampaknya terhadap penurunan pelanggaran hak dan peningkatan partisipasi demokratis, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada beberapa kampus.
| File size | 168.34 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIDAIAIDA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik lapangan, melibatkan kepala sekolah dan ustaz sebagai informan. Hasilnya menunjukkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik lapangan, melibatkan kepala sekolah dan ustaz sebagai informan. Hasilnya menunjukkan
UNDIKSHAUNDIKSHA Nilai-nilai seperti keimanan, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, disiplin, dan kepedulian sosial diinternalisasikan melalui pembiasaan doa sebelum pembelajaran,Nilai-nilai seperti keimanan, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, disiplin, dan kepedulian sosial diinternalisasikan melalui pembiasaan doa sebelum pembelajaran,
UNDIKSHAUNDIKSHA Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianAnalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
UNDIKSHAUNDIKSHA Proses internalisasi nilai-nilai Pancasila sejatinya adalah medan spektrum dialektika peperangan ideologis jangka panjang yang terus dituntut bergerakProses internalisasi nilai-nilai Pancasila sejatinya adalah medan spektrum dialektika peperangan ideologis jangka panjang yang terus dituntut bergerak
IAIDAIAIDA Ini terbukti dari kemampuan siswa dalam menerapkan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aspek perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan.Ini terbukti dari kemampuan siswa dalam menerapkan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aspek perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan.
IAIDAIAIDA Selain itu, pembelajaran ini mendorong siswa untuk mengkomunikasikan hasil karya mereka secara lisan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalamSelain itu, pembelajaran ini mendorong siswa untuk mengkomunikasikan hasil karya mereka secara lisan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam
IAIDAIAIDA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa prosedur pengumpulan data, antara lain yaitu observasi, wawancara, danPenelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan beberapa prosedur pengumpulan data, antara lain yaitu observasi, wawancara, dan
IAIDAIAIDA Revitalisasi ini bukan hanya investasi dalam pendidikan, tetapi juga investasi dalam masa depan bangsa. Revitalisasi manajemen pembiayaan gratis di MTsRevitalisasi ini bukan hanya investasi dalam pendidikan, tetapi juga investasi dalam masa depan bangsa. Revitalisasi manajemen pembiayaan gratis di MTs
Useful /
UMSIDAUMSIDA Yogurt drink berbasis susu rendah laktosa namun dengan probiotik menunjukkan nilai sensoris yang setara atau lebih baik dibandingkan dengan yogurt berbasisYogurt drink berbasis susu rendah laktosa namun dengan probiotik menunjukkan nilai sensoris yang setara atau lebih baik dibandingkan dengan yogurt berbasis
RADEN FATAHRADEN FATAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan tertinggi yang dapat dicapai adalah 80% etanol. Kepadatan 0,7397 g/ml, viskositas 1,1432 cP, kadar air 0,793%,Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan tertinggi yang dapat dicapai adalah 80% etanol. Kepadatan 0,7397 g/ml, viskositas 1,1432 cP, kadar air 0,793%,
YMPNYMPN Rekonstruksi ritual ini telah memperkuat identitas budaya masyarakat, merevitalisasi kesadaran lingkungan, dan membangun kembali harmoni sosial yang berakarRekonstruksi ritual ini telah memperkuat identitas budaya masyarakat, merevitalisasi kesadaran lingkungan, dan membangun kembali harmoni sosial yang berakar
RADEN FATAHRADEN FATAH Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tingkat minyak dan lemak dalam sampel air limbah industri kelapa sawit di BSPJI PalembangBerdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tingkat minyak dan lemak dalam sampel air limbah industri kelapa sawit di BSPJI Palembang