DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL

Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaDiglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

Artikel ini mengkaji Aksi Kamisan di Samarinda, Kalimantan Timur, sebagai praktik perlawanan kontemporer terhadap amnesia historis yang dipaksakan oleh negara di Indonesia. Artikel ini menjawab pertanyaan tentang bagaimana tradisi sastra perlawanan ditransmisikan dan diubah menjadi sumber daya untuk aksi politik kolektif. Tesis utamanya adalah bahwa Sastra Perlawanan Indonesia berfungsi sebagai lumbung makna, sebuah “lumbung makna metaforis, yang secara aktif dikelola, atau “dilumbungkan, oleh gerakan sosial. Melalui studi kasus etnografi, penelitian ini menganalisis mekanisme di mana “arsip sastra diterjemahkan menjadi “repertoar perwujudan protes politik. Dengan menggunakan kerangka teoretis terpadu yang mencakup “regime of truth Foucault, karya Ostrom tentang commons, konsep repertoar Taylor, dan teori multitude Hardt dan Negri, studi ini menemukan bahwa aksi diam mingguan merupakan tindakan kontra-wacana yang performatif. Tindakan ini tidak hanya menantang monopoli negara atas narasi sejarah tetapi juga menunjukkan bagaimana warisan budaya perlawanan bersama dipertahankan dan diaktifkan kembali secara kolektif. Artikel ini menyimpulkan bahwa Aksi Kamisan menawarkan model yang menarik untuk memahami keberdayaan politik sastra kontemporer, di mana ingatan budaya menjadi sumber daya yang vital dan hidup bagi gerakan akar rumput yang menuntut keadilan dan akuntabilitas.

Artikel ini menunjukkan bahwa Aksi Kamisan di Samarinda merupakan manifestasi kontemporer yang penting dari tradisi Sastra Perlawanan, dimana warisan sastra dipahami sebagai “lumbung makna yang dikelola secara kolektif oleh gerakan sosial.Melalui proses “commoning, arsip sastra seperti karya Wiji Thukul dan Pramoedya diubah menjadi repertoar aksi protes berwujud vigil senyap mingguan yang secara langsung menantang “regime of truth negara serta upaya menghapus ingatan historis.Temuan ini menegaskan bahwa keberlangsungan perlawanan tidak semata bergantung pada aksi individu melainkan pada praktik bersama yang memelihara dan memperbaharui warisan budaya, sehingga Aksi Kamisan menjadi contoh bagaimana memori kolektif dapat bertransformasi menjadi sumber daya politik yang hidup.

Penelitian komparatif dapat mengkaji bagaimana praktik commoning sastra perlawanan diterapkan di wilayah lain di Indonesia, misalnya di Jawa Barat atau Papua, untuk memahami variasi lokal dalam mengelola lumbung makna. Selanjutnya, penelitian tentang peran teknologi digital dalam mengarsipkan dan menyebarkan literatur perlawanan dapat mengungkap cara baru transmisi memori kolektif kepada generasi muda. Penelitian longitudinal yang melacak dampak jangka panjang partisipasi dalam Aksi Kamisan terhadap persepsi hak asasi manusia di masyarakat dapat menilai efektivitas aksi sebagai strategi perubahan sosial. Penelitian etnografi intergenerasi dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai dan narasi sastra perlawanan diturunkan dan di reinterpretasi oleh aktivis muda, serta implikasinya bagi keberlanjutan gerakan. Terakhir, studi kebijakan dapat menilai bagaimana kerangka hukum dan kebijakan publik dapat mendukung atau menghambat proses commoning budaya perlawanan, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif.

  1. Challenges in Expanding the Commonsverse | International Journal of the Commons. challenges expanding... doi.org/10.5334/ijc.1389Challenges in Expanding the Commonsverse International Journal of the Commons challenges expanding doi 10 5334 ijc 1389
  2. Puisi dan protes: Membongkar penindasan dan identitas poskolonial dalam puisi-puisi Okot p’Bitek... doi.org/10.24071/sin.v18i2.10191Puisi dan protes Membongkar penindasan dan identitas poskolonial dalam puisi puisi Okot pAoBitek doi 10 24071 sin v18i2 10191
  3. Representasi Ketidakadilan pada Kumpulan Puisi Nyanyian Akar Rumput Karya Wiji Thukul | Rishanjani |... journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JP-BSI/article/view/1054Representasi Ketidakadilan pada Kumpulan Puisi Nyanyian Akar Rumput Karya Wiji Thukul Rishanjani journal stkipsingkawang ac index php JP BSI article view 1054
Read online
File size4.67 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test