UPI YAIUPI YAI
Jurnal ManajemenJurnal ManajemenLingkungan kerja yang kondusif memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai, terutama dalam sektor pemerintahan seperti Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, baik fisik maupun non-fisik, terhadap produktivitas pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi langsung serta wawancara dengan pegawai di Divisi Pembinaan Pengusahaan Tarif Angkutan Udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik yang baik, seperti fasilitas memadai, pencahayaan optimal, dan suhu ruangan yang nyaman, berkontribusi terhadap efisiensi kerja pegawai. Terdapat beberapa aspek perlu perbaikan. Selain itu, faktor non-fisik, seperti komunikasi yang efektif, hubungan antarpegawai yang harmonis, serta budaya kerja yang positif, juga berperan dalam meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai.
Seusai penulis pengambilan data penltian selama tiga bulan dalam unit kerja Pembinaan Pengusahaan Tarif angkutan udara (PPTAU) Kementrian Perhubungan.Penulis memberikan kesimpulan bahwa lingkungan kerja yang baik secara fisik maupun non-fisik, sangat berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai.Lingkungan kerja yang nyaman, aman, dan kondusif meningkatkan produktivitas dan motivasi, sedangkan lingkungan yang kurang baik dapat menurunkan dan semangat efektivitas pegawai.
Penelitian selanjutnya dapat menguji secara kuantitatif pengaruh faktor‑faktor fisik spesifik, seperti intensitas pencahayaan dan suhu ruangan, terhadap kinerja pegawai di berbagai unit kerja Kementerian Perhubungan, sehingga dapat menghasilkan model prediktif yang lebih umum. Penelitian ini dapat menggunakan desain survei dengan sampel lintas departemen serta analisis regresi berganda untuk mengidentifikasi kontribusi relatif tiap variabel fisik. Selain itu, eksperimen lapangan yang mengubah pencahayaan atau suhu secara terkontrol dapat memperkuat temuan kuantitatif. Selanjutnya, penting untuk meneliti bagaimana penerapan alat komunikasi digital, misalnya platform kolaborasi daring, dapat memperkuat lingkungan kerja non‑fisik, khususnya dalam meningkatkan efektivitas komunikasi dan motivasi staf pada instansi pemerintah. Studi dapat membandingkan kelompok yang mengadopsi platform baru dengan kelompok kontrol, mengukur perubahan dalam persepsi dukungan sosial dan kepuasan kerja. Metode kualitatif seperti wawancara mendalam dapat melengkapi data kuantitatif untuk memahami mekanisme psikologis di balik peningkatan motivasi. Akhirnya, sebuah studi longitudinal yang memantau perubahan produktivitas pegawai sebelum dan setelah intervensi perbaikan lingkungan kerja (misalnya renovasi fasilitas atau program pelatihan budaya kerja) akan memberikan wawasan tentang keberlanjutan efek positif serta faktor‑faktor yang memoderasi hasilnya. Studi longitudinal sebaiknya dijalankan selama minimal dua tahun, dengan pengukuran berkala setiap enam bulan, untuk menilai efek jangka panjang intervensi lingkungan kerja. Analisis multilevel dapat membantu mengungkap perbedaan efek antar unit kerja dan tingkat manajerial. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti bagi Kementerian Perhubungan dalam merancang program perbaikan lingkungan kerja yang berkelanjutan.
- Vol. 5 No. 2 (2013) | BISMA (Bisnis dan Manajemen). vol bisma bisnis manajemen doi https v5n2 published... doi.org/10.26740/bisma.v5n2Vol 5 No 2 2013 BISMA Bisnis dan Manajemen vol bisma bisnis manajemen doi https v5n2 published doi 10 26740 bisma v5n2
- Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Masa Pandemi di PT. Pantjatunggal Kniting Mill... doi.org/10.54082/jupin.66Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Masa Pandemi di PT Pantjatunggal Kniting Mill doi 10 54082 jupin 66
| File size | 2.5 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Desain Komunikasi Visual (DKV) memiliki peran penting dalam pemasaran, terutama dalam menyampaikan informasi dan promosi secara efektif melalui visualDesain Komunikasi Visual (DKV) memiliki peran penting dalam pemasaran, terutama dalam menyampaikan informasi dan promosi secara efektif melalui visual
UntikaUntika Pendekatan yang diterapkan yaitu survei kuantitatif yang melibatkan 100 responden terpilih melalui teknik purposive sampling. Pengujian ini menggunakanPendekatan yang diterapkan yaitu survei kuantitatif yang melibatkan 100 responden terpilih melalui teknik purposive sampling. Pengujian ini menggunakan
LIFESCIFILIFESCIFI Temuan ini menunjukkan bahwa di pasar kosmetik Indonesia, citra merek yang kuat lebih efektif dalam menarik minat konsumen terhadap produk hijau dibandingkanTemuan ini menunjukkan bahwa di pasar kosmetik Indonesia, citra merek yang kuat lebih efektif dalam menarik minat konsumen terhadap produk hijau dibandingkan
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa kepuasan konsumen memediasi pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap minat beli ulang. HasilSelain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa kepuasan konsumen memediasi pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap minat beli ulang. Hasil
STIBSASTIBSA Di sisi lain, aspek keamanan produk memberi dorongan sebesar 29,9%, sementara labelisasi halal menyumbang sebesar 45,0% terhadap variasi minat beli konsumen.Di sisi lain, aspek keamanan produk memberi dorongan sebesar 29,9%, sementara labelisasi halal menyumbang sebesar 45,0% terhadap variasi minat beli konsumen.
UNIRAYAUNIRAYA Saran penelitian lanjutan mencakup penguatan strategi E-WoM melalui platform media sosial lainnya, penelitian lebih lanjut mengenai dampak ulasan konsumen,Saran penelitian lanjutan mencakup penguatan strategi E-WoM melalui platform media sosial lainnya, penelitian lebih lanjut mengenai dampak ulasan konsumen,
UNRAMUNRAM Semakin tinggi tingkat kepercayaan dan persepsi citra merek konsumen, maka keputusan pembelian konsumen akan semakin meningkat. Berdasarkan hasil penelitian,Semakin tinggi tingkat kepercayaan dan persepsi citra merek konsumen, maka keputusan pembelian konsumen akan semakin meningkat. Berdasarkan hasil penelitian,
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Populasi penelitian terdiri dari 38 responden yang memiliki kriterium tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis dataPopulasi penelitian terdiri dari 38 responden yang memiliki kriterium tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data
Useful /
STIKESEUBSTIKESEUB Hasil: Hasil uji T statistik membuktikan bahwa kompres tepid water sponge terbukti efektif terhadap penurunan suhu tubuh pada anak balita, dan Hasil uji-tHasil: Hasil uji T statistik membuktikan bahwa kompres tepid water sponge terbukti efektif terhadap penurunan suhu tubuh pada anak balita, dan Hasil uji-t
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan struktur dan nilai Geguritan Patibrata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode pengumpulanTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan struktur dan nilai Geguritan Patibrata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode pengumpulan
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang berbasis pada cerita, permainan, dan pengalaman konkret, anak-anak dapat menyerap dan mempraktikkanHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang berbasis pada cerita, permainan, dan pengalaman konkret, anak-anak dapat menyerap dan mempraktikkan
BILLFATHBILLFATH Teorema titik tetap Kannan merupakan perluasan dari teorema titik tetap Banach. Penelitian ini membahas beberapa teorema perluasan dari teorema titik tetapTeorema titik tetap Kannan merupakan perluasan dari teorema titik tetap Banach. Penelitian ini membahas beberapa teorema perluasan dari teorema titik tetap