LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA

Jurnal Kajian Budaya dan HumanioraJurnal Kajian Budaya dan Humaniora

Artikel ini membahas tentang naskah Babad Cirebon. Kisah yang tertuang dalam teks naskah Babad Cirebon ini merupakan sebuah karya sastra bersifat sejarah daerah Cirebon yang berpusat pada kisah tokoh Raden Walangsungsang dan Sunan Gunungjati. Karya tersebut dapat dipandang sebagai refleksi masyarakat dan kebudayaan. Dengan demikian, pengamatan, pendeskripsian, dan analisis terhadap benda-benda budaya sebagaimana tercatat dalam naskah Babad Cirebon ini tak lain dari pembicaraan tentang kebudayaan dan masyarakat yang menghasilkan, baik dilihat dari dalam teks Babad Cirebon itu sendiri maupun dari luarnya. Pendekatan yang dilakukan terhadap hubungan naskah Babad Cirebon dengan alam sekitar pada dasarnya mempelajari naskah ini sebagai dokumen sosial, sebagai potret kenyataan sosial, mengingat ada semacam potret sosial yang bisa ditarik dari naskah Babad Cirebon.

Satjadibrata, 1990) dapat dikategorikan ke dalam golongan atau kategori.Pertama, perkakas yaitu benda budaya yang berupa perabotan atau alat-alat yang dipakai sehari-hari, baik di rumah (tempat tidur, lomari, dsb.) maupun pada pertukangan atau profesi tertentu.Kedua, senjata atau pakarang, gagaman yaitu benda budaya yang berupa perabotan atau alat-alat yang dipergunakan, baik untuk menyerang maupun untuk bertahan di medan pertempuran atau perburuan.dan Ketiga, pusaka yaitu benda budaya yang awalnya sebagai perkakas maupun senjata yang diperoleh melalui warisan secata turun-temurun, petunjuk ilapat atau wangsit hasil tirakat di tempat tertentu.Adapun bentuknya bisa berwujud (a) lisan seperti mantra dan/atau doa tertentu.Barang pusaka tersebut statusnya dianggap sebagai azimat yang dikeramatkan sehingga dianggap memiliki kekuatan supranatural yang berfungsi sebagai penjaga keselamatan dan penangkal segala hambatan.

Berdasarkan analisis terhadap hubungan naskah Babad Cirebon dengan alam sekitar, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada studi lebih mendalam tentang bagaimana naskah tersebut merefleksikan potret sosial dan budaya masyarakat Cirebon. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih lanjut tentang benda-benda budaya yang disebutkan dalam naskah, termasuk asal usul, fungsi, dan signifikansinya dalam konteks sosial dan budaya masyarakat Cirebon. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana naskah Babad Cirebon ini dapat digunakan sebagai sumber sejarah dan budaya, serta kontribusinya dalam memahami perkembangan masyarakat Cirebon.

Read online
File size625.28 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test