LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA

Jurnal Kajian Budaya dan HumanioraJurnal Kajian Budaya dan Humaniora

Penelitian ini membahas berbagai kiat dalam menumbuhkan rasa cinta budaya Sunda di kalangan generasi Z yang hidup di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Permasalahan utama yang diangkat adalah melemahnya kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal akibat dominasi budaya global yang seragam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Sunda harus dilakukan melalui pendekatan multidimensional yang melibatkan peran pendidikan formal, keluarga, komunitas budaya, dan media digital. Integrasi budaya Sunda dalam kurikulum sekolah, penguatan peran keluarga sebagai agen sosialisasi nilai, pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana kreatif, serta revitalisasi bahasa dan seni tradisional terbukti menjadi strategi efektif dalam membangun identitas dan kebanggaan budaya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya lokal di era digital memerlukan pendekatan yang adaptif, kreatif, dan berkelanjutan.Generasi Z, sebagai digital natives, menghadapi tantangan penurunan internalisasi nilai budaya namun memiliki kemampuan tinggi memanfaatkan teknologi dan media kreatif untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap budaya daerah.Oleh karena itu, strategi berbasis teknologi, pendidikan, keluarga, dan komunitas budaya menjadi kunci keberlanjutan budaya Sunda.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris efektivitas platform TikTok dalam meningkatkan pengetahuan budaya Sunda di kalangan Generasi Z, dengan desain eksperimen yang membandingkan konten edukatif dan hiburan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti dampak intervensi keluarga yang mengintegrasikan nilai budaya Sunda dalam kegiatan sehari-hari bersama kurikulum sekolah, untuk mengukur perubahan identitas budaya dan penggunaan bahasa Sunda pada remaja. Selain itu, penelitian tindakan dapat mengevaluasi proyek komunitas digital yang melibatkan pembuatan arsip virtual dan aplikasi interaktif budaya, guna menilai kontribusinya terhadap revitalisasi bahasa serta partisipasi aktif generasi muda dalam pelestarian warisan budaya di lingkungan digital.

  1. Using thematic analysis in psychology: Qualitative Research in Psychology: Vol 3, No 2. thematic analysis... doi.org/10.1191/1478088706qp063oaUsing thematic analysis in psychology Qualitative Research in Psychology Vol 3 No 2 thematic analysis doi 10 1191 1478088706qp063oa
Read online
File size247.71 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test