DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL

Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaDiglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

Sastra menjadi salah satu media penting untuk menggambarkan krisis ekologi global. Penelitian ini mengkaji bagaimana novel Gurattala karya Candrika Adhiyasa mengkritik dampak pembangunan melalui pemetaan hubungan antara kerusakan ekologis dan ketidakadilan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka. Analisis dilakukan melalui teknik close reading terhadap data primer berupa novel dengan menggunakan kerangka ekokritik dari Greg Garrard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan dalam Gurattala, meliputi polusi industri dan deforestasi, secara kausal terkait dengan perampasan ruang hidup dan marginalisasi komunitas lokal. Novel ini menegaskan bahwa krisis ekologis pada hakikatnya merupakan krisis sosial. Sebagai resolusinya, Gurattala tidak menawarkan solusi teknis maupun politis, melainkan solusi etis melalui perjalanan kontemplatif tokoh utama menuju kesadaran ekosentris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Gurattala memanfaatkan fiksi spekulatif sebagai medium yang kuat untuk kritik ekologis, bukan hanya menyampaikan pesan moral, tetapi menghadirkan renungan mendalam tentang keterkaitan manusia dan alam di zaman modern.

Novel Gurattala mengkritik dampak pembangunan yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial.Kerusakan lingkungan seperti polusi dan deforestasi terkait langsung dengan perampasan ruang hidup dan marginalisasi masyarakat lokal.Novel ini menawarkan solusi etis melalui perjalanan kontemplatif tokoh utama menuju kesadaran ekosentris, bukan solusi teknis atau politis.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan membandingkan representasi isu lingkungan dalam Gurattala dengan novel-novel lain yang mengangkat tema serupa. Selain itu, studi lebih mendalam dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana novel ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran ekologis di masyarakat. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan pendekatan ekokritik dalam menganalisis karya sastra Indonesia lainnya, khususnya karya-karya yang mengangkat isu-isu lingkungan dan sosial. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengkaji bagaimana penulis menggunakan bahasa, simbol, dan narasi untuk menyampaikan pesan-pesan ekologis dan sosial. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memperkaya khazanah kajian sastra lingkungan di Indonesia dan memberikan kontribusi pada upaya pelestarian lingkungan.

  1. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Ghancaran. analisis ekokritik novel coretan sunyi karya... doi.org/10.19105/ghancaran.vi.17279Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran analisis ekokritik novel coretan sunyi karya doi 10 19105 ghancaran vi 17279
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.30872/diglosia.v8i1.1111One moment please one moment please wait request verified doi 10 30872 diglosia v8i1 1111
  3. POLUSI AIR TANAH AKIBAT LIMBAH INDUSTRI DAN LIMBAH RUMAH TANGGA | Widiyanto | Jurnal Kesehatan Masyarakat.... journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas/article/view/3388POLUSI AIR TANAH AKIBAT LIMBAH INDUSTRI DAN LIMBAH RUMAH TANGGA Widiyanto Jurnal Kesehatan Masyarakat journal unnes ac nju index php kemas article view 3388
Read online
File size847.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test