STIKESHBSTIKESHB
JURKESSIAJURKESSIARumah sakit menjadi salah satu jalur penularan penyakit dan risiko kesehatan bagi pekerja karena kontribusinya terhadap limbah infeksius. Kelalaian petugas cleaning service (CS) dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) masih sering ditemukan dalam penanganan limbah medis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan penanganan limbah medis oleh CS di Rumah Sakit Sansani Kota Pekanbaru pada tahun 2021. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan dilakukan di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru dari Desember 2020 hingga Maret 2021. Populasi penelitian ini adalah 30 petugas cleaning service dan menggunakan teknik sampling total. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,3% petugas cleaning service memiliki penanganan limbah medis yang kurang baik, 26,7% memiliki pengetahuan yang kurang, 26,7% memiliki sikap negatif, 40% memiliki persepsi yang buruk terhadap ketersediaan fasilitas, dan 33,3% memiliki persepsi yang buruk terhadap pengawasan. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara sikap (p-value < 0,049), ketersediaan fasilitas (p-value = 0,001), dan pengawasan (p-value < 0,000) dengan penanganan limbah medis. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,698) dengan penanganan limbah medis. Sikap, ketersediaan fasilitas, dan pengawasan merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan petugas cleaning service dalam penanganan limbah medis. Disarankan kepada Rumah Sakit Sansani Pekanbaru untuk meningkatkan pengawasan lapangan, memberikan sosialisasi dan pelatihan dalam pengelolaan limbah medis, serta melengkapi fasilitas pengelolaan limbah, terutama untuk APD, seperti sarung tangan, sepatu bot keselamatan, dan label limbah medis.
Penelitian ini menunjukkan bahwa hampir separuh (43,3%) petugas cleaning service menunjukkan perilaku kurang baik dalam penanganan limbah medis.Faktor-faktor seperti sikap, persepsi terhadap ketersediaan fasilitas, dan pengawasan terbukti berhubungan signifikan dengan praktik penanganan limbah medis yang dilakukan oleh petugas.Sementara itu, pengetahuan petugas tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku penanganan limbah medis.Oleh karena itu, peningkatan pengawasan, pelatihan, dan penyediaan fasilitas yang memadai sangat penting untuk meningkatkan kualitas penanganan limbah medis di Rumah Sakit Sansani.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan limbah medis di rumah sakit. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perilaku petugas cleaning service, seperti motivasi kerja, beban kerja, atau budaya keselamatan di rumah sakit. Kedua, studi intervensi perlu dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi peningkatan perilaku, seperti pelatihan berbasis simulasi, pemberian umpan balik yang konstruktif, atau penerapan sistem penghargaan dan hukuman. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali persepsi dan pengalaman petugas cleaning service secara lebih mendalam mengenai tantangan dan hambatan yang mereka hadapi dalam penanganan limbah medis, serta harapan mereka terhadap perbaikan sistem pengelolaan limbah di rumah sakit. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan relevan bagi pengembangan kebijakan dan program peningkatan pengelolaan limbah medis yang efektif dan berkelanjutan di rumah sakit.
| File size | 143.53 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan sampel yang lebih besar dan wilayah yang lebih luas serta mempertimbangkan faktor riwayat penyakit dan penggunaanPenelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan sampel yang lebih besar dan wilayah yang lebih luas serta mempertimbangkan faktor riwayat penyakit dan penggunaan
JURNALUNIV45SBYJURNALUNIV45SBY Masyarakat menjadi lebih berkomitmen untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan menjalani pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Hasilnya akan berupa penurunanMasyarakat menjadi lebih berkomitmen untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan menjalani pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Hasilnya akan berupa penurunan
STIE AASSTIE AAS Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan experiential marketing terhadap kepuasan pelanggan serta loyalitas pelanggan; kepuasanHasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan experiential marketing terhadap kepuasan pelanggan serta loyalitas pelanggan; kepuasan
UNIPEMUNIPEM Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi investor guna lebih menekankan indikator profitabilitas pada saat pengambilan keputusan investasi, sertaImplikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi investor guna lebih menekankan indikator profitabilitas pada saat pengambilan keputusan investasi, serta
UNISUNIS Kebijakan ideal bagi penegakan hukum adalah membuat regulasi khusus terkait artificial intelligence (AI) yang mengklasifikasikannya berdasarkan tingkatKebijakan ideal bagi penegakan hukum adalah membuat regulasi khusus terkait artificial intelligence (AI) yang mengklasifikasikannya berdasarkan tingkat
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI eksklusif dan nutrisi kepada orang tua balita perlu ditingkatkan untuk pencegahan pneumonia. BerdasarkanKegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI eksklusif dan nutrisi kepada orang tua balita perlu ditingkatkan untuk pencegahan pneumonia. Berdasarkan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Pelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum maksimal karena belum lengkapnya sarana pendukung seperti gelang pasien dan ketiadaan prosedurPelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum maksimal karena belum lengkapnya sarana pendukung seperti gelang pasien dan ketiadaan prosedur
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Oleh karena itu dibutuhkan metode baru dalam pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak. Studi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasiOleh karena itu dibutuhkan metode baru dalam pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak. Studi ini menggunakan metode Scoping Review dimulai mengidentifikasi
Useful /
POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM Hasan Sadikin Bandung, dan untuk menilai pengaruh parameter teknis terhadap variabilitas dosis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatifHasan Sadikin Bandung, dan untuk menilai pengaruh parameter teknis terhadap variabilitas dosis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif
JOURNAL GABSJOURNAL GABS Kuesioner skala Likert lima poin, yang telah divalidasi dan diuji keandalannya, menjadi instrumen utama pengumpulan data. Data dianalisis dengan statistikKuesioner skala Likert lima poin, yang telah divalidasi dan diuji keandalannya, menjadi instrumen utama pengumpulan data. Data dianalisis dengan statistik
STTCIREBONSTTCIREBON Dari hasil penelitian, ada pola tata ruang masjid keraton kanoman mengadopsi pola tata ruang masjid jawa yang berbentuk asli bujur sangkar dengan 4 tiangDari hasil penelitian, ada pola tata ruang masjid keraton kanoman mengadopsi pola tata ruang masjid jawa yang berbentuk asli bujur sangkar dengan 4 tiang
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko kejadian karies gigi pada siswa SD Labschool FIP UMJ. Desain studi yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko kejadian karies gigi pada siswa SD Labschool FIP UMJ. Desain studi yang digunakan