ISQIISQI
Raqib: Jurnal Studi IslamRaqib: Jurnal Studi IslamManusia tidak hanya memiliki dimensi lahiriyah, tetapi juga dimensi bathiniyah yang dalam agama Islam dipandang sebagai dimensi yang sangat penting dan menentukan. Maka, di zaman modern yang mengedepankan dimensi lahiriyah dan menjauhi dimensi bathiniyah perlu adanya usaha manusia untuk terus menggali ke dalam bathinnya tentang dirinya dan segala kemungkinannya. Bagaikan dua sisi dalam mata uang logam, dimensi lahiriyah dan dimensi bathiniyah tidak dapat dipisahkan, keduanya saling berkaitan satu dan lainnya. Artikel ini bertujuan menjelaskan pemikiran dan pendidikan sufistik yang berusaha memberikan khazanah keislaman di tengah zaman modern yang serba individualis dan materialis. Penelitian ini merupakan studi penelitian literatur, karena data yang dikumpulkan berfokus pada pemikiran dan pendidikan sufistik yang ada dalam dalam kitab Adab Suluk Al-Murid Karya Al-Habib Abdullah Ibn Alawi Al-Haddad. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan menganalisisnya menggunakan pendekatan tematik. Artikel ini menyimpulkan bahwa seorang murid perlu melalui tahapan-tahapan yang dalam Adab Suluk Al-Murid Karya Al-Habib Abdullah Ibn Alawi Al-Haddad ini terdapat 17 tahapan. Namun, dalam artikel ini disampaikan hanya 4 tahapan, diantaranya: (1) Kesadaran yang kuat, (2) Taubat dengan benar, (3) Membersihkan hati, dan (4) Menahan diri dari perbuatan dosa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa tasawuf dikenal sejak abad pertama dan kedua Hijriyah, berkembang dengan fokus pada ibadah dan kemudian pada pengalaman spiritual yang lebih mendalam.Tarekat, sebagai metode untuk mendekatkan diri kepada Allah, memiliki unsur-unsur penting seperti mursyid, baiat, silsilah, murid, dan ajaran.Seorang murid dalam tradisi sufistik perlu melalui tahapan-tahapan yang dijelaskan dalam kitab Adab Suluk Al-Murid, termasuk kesadaran yang kuat, taubat yang benar, pembersihan hati, dan menahan diri dari perbuatan dosa.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta mempertimbangkan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat diusulkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana praktik-praktik sufistik dalam Adab Suluk Al-Murid dapat diadaptasi dan diterapkan dalam konteks modern untuk mengatasi tantangan spiritual dan moral yang dihadapi masyarakat saat ini. Kedua, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan pendekatan sufistik dalam Adab Suluk Al-Murid dengan pendekatan sufistik dari tarekat-tarekat lain, baik di Indonesia maupun di negara-negara lain, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan serta potensi sinergi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan dengan mewawancarai para praktisi sufisme dan tokoh agama untuk memahami pengalaman mereka dalam mengamalkan ajaran Adab Suluk Al-Murid dan dampaknya terhadap kehidupan spiritual dan sosial mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman yang lebih komprehensif tentang sufisme dan relevansinya dalam konteks kontemporer, serta memperkaya khazanah ilmu pengetahuan keislaman.
| File size | 309.32 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO Dari ketiga ragam diatas, dapat disimpulkan bahwa apa yang dilakukan Rasul belum tentu khususiyyah beliau, jadi besar kemungkinan bahwa sesuatu yang masihDari ketiga ragam diatas, dapat disimpulkan bahwa apa yang dilakukan Rasul belum tentu khususiyyah beliau, jadi besar kemungkinan bahwa sesuatu yang masih
STIQ WALISONGOSTIQ WALISONGO Islam menjunjung tradisi atau budaya baik yang tidak mengandung unsur kesyirikan dan sesuai syariat, yang dapat membawa kebaikan, amal ibadah, serta mendekatkanIslam menjunjung tradisi atau budaya baik yang tidak mengandung unsur kesyirikan dan sesuai syariat, yang dapat membawa kebaikan, amal ibadah, serta mendekatkan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sepuluh karya Ilmiah utama yang membahas perkembangan teologi Islam.Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sepuluh karya Ilmiah utama yang membahas perkembangan teologi Islam.
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research), yakni dengan menghimpun sumber-sumber dari literatur primer maupun sekunder yangPenelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research), yakni dengan menghimpun sumber-sumber dari literatur primer maupun sekunder yang
UIN SUKAUIN SUKA Terjemahan Alkitab ditandai oleh penggunaan bahasa sehari-hari serta dinamika pergeseran gerakan penerjemahan Alkitab di Indonesia, sedangkan terjemahanTerjemahan Alkitab ditandai oleh penggunaan bahasa sehari-hari serta dinamika pergeseran gerakan penerjemahan Alkitab di Indonesia, sedangkan terjemahan
IBNTEGALIBNTEGAL Moderasi beragama, yang menekankan keseimbangan, toleransi, dan sikap jalan tengah, dianggap penting dalam menghadapi tantangan seperti radikalisme danModerasi beragama, yang menekankan keseimbangan, toleransi, dan sikap jalan tengah, dianggap penting dalam menghadapi tantangan seperti radikalisme dan
IBNTEGALIBNTEGAL Kedua, rekonstruksi sosial yang diwujudkan melalui keterlibatan aktif siswa dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah-masalah sosial di lingkunganKedua, rekonstruksi sosial yang diwujudkan melalui keterlibatan aktif siswa dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah-masalah sosial di lingkungan
ISQIISQI Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penafsiran ulama terhadap fenomena petir dalam teks Al-Quran. Penelitian ini menemukan bahwa adaFokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penafsiran ulama terhadap fenomena petir dalam teks Al-Quran. Penelitian ini menemukan bahwa ada
Useful /
IAIPD NGANJUKIAIPD NGANJUK Melalui tradisi weh-wehan ini, masyarakat Desa Wonosalam menjadi harmonis dan damai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi weh-wehan di Desa WonosalamMelalui tradisi weh-wehan ini, masyarakat Desa Wonosalam menjadi harmonis dan damai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi weh-wehan di Desa Wonosalam
IBNTEGALIBNTEGAL Pondok pesantren memiliki peran penting sebagai lembaga penyiar dakwah agama Islam di Indonesia. Eksistensi pondok pesantren ini memerlukan pengawasanPondok pesantren memiliki peran penting sebagai lembaga penyiar dakwah agama Islam di Indonesia. Eksistensi pondok pesantren ini memerlukan pengawasan
UNIRAYAUNIRAYA Dalam penelitian ini, peneliti juga ingin menyarankan dosen atau guru bahasa ingris untuk mengarah kan siswa menggunakan teori makna konotatif sebagaiDalam penelitian ini, peneliti juga ingin menyarankan dosen atau guru bahasa ingris untuk mengarah kan siswa menggunakan teori makna konotatif sebagai
UNIRAYAUNIRAYA This research designed by using qualitative descriptive method. In analyzing the data, the researcher used theory of Miles and Huberman; data reduction,This research designed by using qualitative descriptive method. In analyzing the data, the researcher used theory of Miles and Huberman; data reduction,