YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan MenengahPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar PKn siswa kelas II SD Negeri 010 Buangin Kecamatan Rantebulahan Timur. Model pembelajaran penugasan digunakan untuk upaya pendidikan ini. Empat belas anak yang terdaftar di kelas dua di SD 010 Buangin, yang terletak di Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, ikut serta dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan selama 1 semester yang terdiri dari 2 siklus; Siklus I dan siklus II merupakan dua siklus yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. Pada setiap siklus, perbaikan yang ingin dicapai mulai diterapkan. Untuk mengevaluasi kemampuan siswa, penilaian hasil belajar diberikan pada akhir setiap siklus. Untuk tujuan investigasi ini, desain PTK dari paradigma penelitian tindakan Kurt Lewin digunakan sebagai dasar. Berdasarkan temuan penelitian, pendekatan analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk analisis data. Secara umum, penelitian ini menunjukkan bahwa guru melakukan lebih banyak hal dan baik siswa maupun guru lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Skor rata-rata pada siklus I adalah 74,5 dan 81,6 pada siklus II. Hal ini berarti siswa belajar lebih banyak pada siklus II dibandingkan siklus I. Persentase tujuan belajar yang tercapai sepenuhnya juga meningkat dari 71,4% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hal ini terlihat bahwa penerapan model pembelajaran penugasan dapat meningkatkan hasil belajari siswa pada mata pelajaran PKn.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa model pembelajaran penugasan berhasil meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran PKn di SDN 10 Buangin.Peningkatan ini signifikan, terbukti dari tingkat ketuntasan belajar yang naik dari 71,4% (10 dari 14 siswa) pada siklus I menjadi 100% pada siklus II.Keefektifan metode ini didasari kemampuannya mendorong partisipasi aktif, pemikiran kritis, dan keterampilan pemecahan masalah siswa, serta menyediakan penilaian formatif yang mendukung perbaikan berkelanjutan.
Untuk memperkaya pemahaman tentang efektivitas model pembelajaran penugasan, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan agar hasilnya lebih komprehensif. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana model pembelajaran penugasan ini dapat diterapkan secara efektif di berbagai jenjang pendidikan, bukan hanya di kelas 2 sekolah dasar, tetapi juga di jenjang sekolah menengah pertama atau atas, serta di lingkungan sekolah yang memiliki karakteristik demografi dan sosio-ekonomi berbeda. Penelitian ini dapat mengidentifikasi penyesuaian apa saja yang diperlukan agar model ini tetap relevan dan berhasil dalam konteks yang lebih luas, sehingga membantu kita memahami daya adaptasinya. Kedua, studi mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi komponen spesifik dalam model penugasan yang paling berperan dalam meningkatkan hasil belajar PKn, pemikiran kritis, dan keterampilan pemecahan masalah siswa. Misalnya, apakah jenis tugas tertentu (misal, proyek individu, penelitian kelompok, atau tugas berbasis masalah) memberikan dampak yang lebih signifikan, atau apakah frekuensi dan jenis umpan balik yang diberikan guru menjadi faktor kunci keberhasilan. Hal ini bisa mengungkap mekanisme di balik efektivitas model ini. Ketiga, penting juga untuk melakukan penelitian lanjutan yang bersifat longitudinal guna mengevaluasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran penugasan terhadap retensi pengetahuan PKn siswa, pembentukan karakter, dan pengembangan nilai-nilai kewarganegaraan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh model ini terhadap aspek non-akademik siswa, seperti peningkatan motivasi belajar, rasa percaya diri, dan kemampuan kolaborasi, yang semuanya krusial bagi pengembangan warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.
| File size | 381.21 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PAPANDAPAPANDA Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,
PAPANDAPAPANDA Namun demikian, dua indikator utama yaitu rasa percaya diri dalam mengikuti pembelajaran dan keyakinan menyelesaikan soal matematika berada dalam kategoriNamun demikian, dua indikator utama yaitu rasa percaya diri dalam mengikuti pembelajaran dan keyakinan menyelesaikan soal matematika berada dalam kategori
AMIKVETERANAMIKVETERAN Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Free Expression dalam meningkatkan proses belajar dan meningkatkan kreativitas pesertaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Free Expression dalam meningkatkan proses belajar dan meningkatkan kreativitas peserta
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Oleh karena itu, perlu ada penerapan metode ini untuk menumbuhkan kreativitas siswa. Penelitian ini memerlukan tindakan kelas sehingga terdapat empat tahapanOleh karena itu, perlu ada penerapan metode ini untuk menumbuhkan kreativitas siswa. Penelitian ini memerlukan tindakan kelas sehingga terdapat empat tahapan
JIPEDJIPED Pembuatan media pembelajaran papan pecahan menggunakan metodologi ADDIE, yaitu Analysis (Analisis) dengan mengkaji kebutuhan siswa, Create (Menciptakan)Pembuatan media pembelajaran papan pecahan menggunakan metodologi ADDIE, yaitu Analysis (Analisis) dengan mengkaji kebutuhan siswa, Create (Menciptakan)
JIPEDJIPED Hasil angket pada aspek pertama mendapatkan presentase 67%, siswa menyatakan kesulitan dalam memahami materi menggali informasi dari fabel. Kegiatan pembelajaranHasil angket pada aspek pertama mendapatkan presentase 67%, siswa menyatakan kesulitan dalam memahami materi menggali informasi dari fabel. Kegiatan pembelajaran
UNCMUNCM Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. HasilSetiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil
IKMEDIAIKMEDIA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tenun khas wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, meliputi: (1) sejarah keberadaan tenun Bima, dan (2) bentukPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tenun khas wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, meliputi: (1) sejarah keberadaan tenun Bima, dan (2) bentuk
Useful /
UNPASUNPAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk berpengaruh positif terhadap Keunggulan Bersaing UMKM KulinerHasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Orientasi Kewirausahaan dan Inovasi Produk berpengaruh positif terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Kuliner
UNCMUNCM Instrumen penelitian berupa angket motivasi model ARCS oleh Keller. Teknik analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajianInstrumen penelitian berupa angket motivasi model ARCS oleh Keller. Teknik analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian
UNCMUNCM Menciptakan media pembelajaran yang aksesibel dan efektif untuk siswa dapat menjadi tantangan, tetapi bukan tidak mungkin. Salah satu pendekatannya adalahMenciptakan media pembelajaran yang aksesibel dan efektif untuk siswa dapat menjadi tantangan, tetapi bukan tidak mungkin. Salah satu pendekatannya adalah
UNCMUNCM Pentingnya peran orang tua ditekankan dalam membentuk karakter dan perilaku anak, serta perlunya konsistensi di dalamnya. Gaya pengasuhan demokratis palingPentingnya peran orang tua ditekankan dalam membentuk karakter dan perilaku anak, serta perlunya konsistensi di dalamnya. Gaya pengasuhan demokratis paling