BULETINGEOLOGIBULETINGEOLOGI
Bulletin of GeologyBulletin of GeologySari – Kegiatan eksplorasi geotermal pada area yang sangat luas akan membutuhkan waktu dan tenaga yang sangat banyak. Salah satu teknik pemetaan yang dapat digunakan untuk meminimalkan waktu dan tenaga di lapangan, yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi penginderaan jauh. Makalah ini bertujuan untuk memaparkan teknik pendeteksian zona-zona yang memiliki potensi keterdapatan mata air panas geotermal menggunakan data citra multisensor dari Landsat-8 Advanced Land Imager (OLI), Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer (ASTER) Thermal Infrared Radiometer (TIR), dan Synthetic Aperture Radar (SAR) Sentinel-1. Data-data citra tersebut dilakukan preparasi dan digunakan sesuai kegunaannya masing-masing, lalu diverifikasi dengan data lapangan berupa temperatur mata air panas dan struktur geologi. Kecamatan Baolan dan Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah dipilih sebagai daerah penelitian untuk mengetahui efektivitas citra multisensor dengan kondisi lapangan yang tertutup vegetasi dan minim akses. Sedangkan daerah penelitian geologi berada di dalamnya atau tepatnya berada di selatan Kota Tolitoli dengan luas area sekitar 50 km2. Pemetaan temperatur permukaan dilakukan menggunakan citra ASTER TIR dengan menghitung Land Surface Temperature (LST) dan dikombinasikan dengan pemetaan kebasahan lahan menggunakan Landsat-8 OLI. Sedangkan citra Sentinel-1 dan citra SRTM digunakan untuk memetakan kelurusan struktur geologi di permukaan sebagai jalur fluida mengalir dari bawah permukaan ke permukaan. Pembuktian lapangan dengan pemetaan keberadaan lokasi mata air panas dilakukan untuk memverifikasi hasil yang kemudian digunakan sebagai dasar dalam interpretasi keterdapatan sistem geotermal di bawah permukaan. Hasil dari kombinasi citra multisensor yang diverifikasi dengan temperatur mata air panas di lapangan menunjukan efektifitas tinggi dalam mempersempit area pencarian manifestasi permukaan. Selain itu, kelurusan struktur geologi yang dipetakan berdasarkan citra Sentinel-1 berhasil mengidentifikasi sesar geser mengiri naik dan sesar normal mengiri. Hasil analisis citra multisensor yang diverifikasi di lapangan menunjukkan bahwa komponen geotermal yang terdapat di daerah penelitian berupa zona discharge yang ditandai dengan keberadaan mata air panas dan sesar mengiri yang berperan sebagai zona rekahan permeabel.
Integrasi citra optis dan SAR secara efektif mendeteksi zona mata air panas.data multisensor (Landsat‑8 OLI, ASTER TIR, Sentinel‑1, DEM SRTM) berhasil mengidentifikasi kebasahan lahan, temperatur permukaan, dan struktur geologi untuk membantu eksplorasi di daerah bervegetasi seperti Tolitoli.Empat mata air panas teridentifikasi dalam dua wilayah (Tinigi dan Buntuna) serta dua struktur geologi utama (sesar geser mengiri naik dan sesar normal mengiri) yang dipetakan menggunakan Sentinel‑1 dan DEM.Mata air Tinigi 1, Tinigi 2, dan Buntuna 4 berkorespondensi dengan anomali suhu tinggi pada produk TNDWI, sedangkan Buntuna 3 memiliki suhu lebih rendah dan tidak terdeteksi karena ukuran yang lebih kecil daripada resolusi citra.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan citra termal beresolusi tinggi dari drone atau UAV untuk mendeteksi mata air panas berukuran kecil yang tidak teridentifikasi oleh citra satelit konvensional. Selain itu, penerapan metode pembelajaran mesin pada kombinasi indeks vegetasi, kelembaban, dan suhu dapat meningkatkan akurasi klasifikasi zona geotermal dengan memanfaatkan data multisensor secara terpadu. Selanjutnya, analisis deret waktu citra termal dapat dipelajari untuk memantau perubahan suhu permukaan secara berkala, sehingga memungkinkan prediksi keberlanjutan dan dinamika sistem geotermal di masa depan.
| File size | 1.46 MB |
| Pages | 9 |
| Short Link | https://juris.id/p-2Ws |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
PRINPRIN Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan post test pada siswaPenelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan post test pada siswa
PRINPRIN Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Aek Songsongan dengan subjek penelitian yaitu guru biologi. DataPenelitian ini memakai pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Aek Songsongan dengan subjek penelitian yaitu guru biologi. Data
PRINPRIN Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata nilai kemampuan menginterpretasi siswa adalah 76,01 yang menunjukkan bahwa indikator interpretasi siswaHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata nilai kemampuan menginterpretasi siswa adalah 76,01 yang menunjukkan bahwa indikator interpretasi siswa
STIESTIE Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara metode pembelajaran simulasi dan belajar mandiri mahasiswa dengan hasil evaluasiPenelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara metode pembelajaran simulasi dan belajar mandiri mahasiswa dengan hasil evaluasi
UNDIRAUNDIRA Permasalahan yang dihadapi BUMDes Tirta Aguna masih perlu dieksplor potensi yang ada di lokasi ini untuk mendorong minat berkunjung wisatawan. Karena jikaPermasalahan yang dihadapi BUMDes Tirta Aguna masih perlu dieksplor potensi yang ada di lokasi ini untuk mendorong minat berkunjung wisatawan. Karena jika
POLITANI KOEPOLITANI KOE Pengambilan sampel berlokasi di Pantai Batu Hopon Kecamatan Semau Kabupaten Kupang dari tanggal 3 sampai dengan 7 November 2022. alvarezii hasil budidayaPengambilan sampel berlokasi di Pantai Batu Hopon Kecamatan Semau Kabupaten Kupang dari tanggal 3 sampai dengan 7 November 2022. alvarezii hasil budidaya
POLITANI KOEPOLITANI KOE Proses pembekuan udang bentuk Cook Peeled Deveined Tail On (CPDTO) memiliki beberapa tahapan yaitu, penerimaan bahan baku, penimbangan I, pencucian I,Proses pembekuan udang bentuk Cook Peeled Deveined Tail On (CPDTO) memiliki beberapa tahapan yaitu, penerimaan bahan baku, penimbangan I, pencucian I,
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Pentingnya motivasi dalam proses pendidikan maka diperlukan pemahaman secara tuntas dan mendalam agar pengelolaan pendidikan di Akademi Keperawatan BaitulPentingnya motivasi dalam proses pendidikan maka diperlukan pemahaman secara tuntas dan mendalam agar pengelolaan pendidikan di Akademi Keperawatan Baitul
Useful /
STAI NURULIMANSTAI NURULIMAN Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara sistematis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang subjek penelitian ini. Dalam kerangkaData yang terkumpul kemudian dianalisis secara sistematis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang subjek penelitian ini. Dalam kerangka
STAI NURULIMANSTAI NURULIMAN Dari sisi hukum, Pasal 124 KHI menyatakan bahwa khulu harus didasarkan pada alasan perceraian sesuai Pasal 116, yang dapat menimbulkan ketidakadilan bagiDari sisi hukum, Pasal 124 KHI menyatakan bahwa khulu harus didasarkan pada alasan perceraian sesuai Pasal 116, yang dapat menimbulkan ketidakadilan bagi
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Temuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum menyediakan otonomi daerah yang signifikan, masih terdapat tantangan dalam penegakan hukum, penanggulanganTemuan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum menyediakan otonomi daerah yang signifikan, masih terdapat tantangan dalam penegakan hukum, penanggulangan
CSISCSIS Diharapkan lulusan Universitas Terbuka memiliki mutu tinggi serta memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga berkontribusi pada pembangunan nasional.Diharapkan lulusan Universitas Terbuka memiliki mutu tinggi serta memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga berkontribusi pada pembangunan nasional.