STKYAKOBUSSTKYAKOBUS
Jurnal Masalah Pastoral (JUMPA)Jurnal Masalah Pastoral (JUMPA)Dalam perkembangannya, teologi bukan hanya sekedar berbicara tentang Tuhan dengan segala seluk beluknya, melainkan juga bagaimana seseorang mendengarkan Tuhan berbicara dalam situasi dan pengalaman hidup harianya. Inilah suatu bentuk perkembangan baru berkaitan dengan teologi yang sesungguhnya dalam kehidupan Gereja. Dengan demikian muncul beberapa teolog yang mulai merefleksikan teologi secara baru sesuai dengan konteks dimana ia berteologi. Kozuke Koyama, salah seorang teolog dari Thailand memunculkan sebuah model teologi kontekstual yang dikenal dengan sebutan teologi kerbau (Water Buffalo Theology). Kerbau-kerbau itu mengsiyaratkan kepadanya tentang bentuk pewartaan yang sederhana, menggunakan bahasa dan cara berpikir yang sederhana. Selain itu kerbau-kerbau itu mengisyaratkan ia untuk menghindarkan segala pikiran yang abstrak dan menggunakan hal-hal nyata. Namun keabsahan model teologi kontekstual perlu dikritisi melalui lima kriteria ortodoksi. Dan berdasarkan lima kriteria tersebut, secara umum teologi kerbau sejalan dengan kriteria-kriteria tersebut.
Teologi Kerbau Kosuke Koyama sesuai dengan lima kriteria ortodoksi karena konsisten dengan inti ajaran iman, memiliki nilai praktis dalam masyarakat, mendorong dialog antar-teologi, dan memberi kontribusi filosofis.Model ini berhasil mengakar dalam budaya Muangthai dengan memadukan ajaran Kristen dan Budha secara harmonis.Namun, kritik terhadap penggunaan teks alkitab secara selektif serta kebutuhan adaptasi terhadap perubahan zaman perlu diperhatikan untuk pengembangannya.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji implementasi teologi kerbau pada konteks budaya lain seperti komunitas Nusantara atau Afrika, sambil mengevaluasi integrasi kritik ortodoksi dalam teologi kontekstual. Selain itu, perlu diteliti dampak dialog Kristen-Budha dalam teologi kerbau terhadap kesadaran sosial masyarakat marginal. Arah studi juga bisa mengeksplorasi metafora kultural lain sebagai alternatif model teologi kontekstual di daerah dengan latar belakang sejarah imperialis.
| File size | 159.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Integrasi teknologi digital dalam berbagai aspek pendidikan, seperti desain, troubleshooting, manajemen energi, dan perakitan, akan memungkinkan mahasiswaIntegrasi teknologi digital dalam berbagai aspek pendidikan, seperti desain, troubleshooting, manajemen energi, dan perakitan, akan memungkinkan mahasiswa
STIEMULIA SINGKAWANGSTIEMULIA SINGKAWANG Analisis yang diterapkan berupa analisis kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang jumlahnya tidak dapat dipastikan, dengan sampelAnalisis yang diterapkan berupa analisis kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang jumlahnya tidak dapat dipastikan, dengan sampel
UNJUNJ Hasil analisis menunjukkan terdapat 70 unit SLTA dengan daya layan beragam. Pada 2029, peserta didik diproyeksikan mencapai 36.448 jiwa, dengan distribusiHasil analisis menunjukkan terdapat 70 unit SLTA dengan daya layan beragam. Pada 2029, peserta didik diproyeksikan mencapai 36.448 jiwa, dengan distribusi
GERAKANEDUKASIGERAKANEDUKASI Oleh karena itu, penelitian ini menekankan kebutuhan akan pendekatan yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan dalam implementasi pendidikanOleh karena itu, penelitian ini menekankan kebutuhan akan pendekatan yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan dalam implementasi pendidikan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Hasil menunjukkan bahwa meskipun kompetensi inti seperti drafting 2D dan pemodelan 3D dasar telah tercakup dengan baik dan sangat relevan, terdapat kesenjanganHasil menunjukkan bahwa meskipun kompetensi inti seperti drafting 2D dan pemodelan 3D dasar telah tercakup dengan baik dan sangat relevan, terdapat kesenjangan
UNIPEMUNIPEM Banyak orang tua yang memilih sekolah ini untuk pendidikan anak-anaknya karena keunggulan yang ditawarkan. Dalam pengambilan keputusan untuk sekolah yangBanyak orang tua yang memilih sekolah ini untuk pendidikan anak-anaknya karena keunggulan yang ditawarkan. Dalam pengambilan keputusan untuk sekolah yang
ISTNISTN Memilih sekolah adalah hal yang rutin bagi orang tua ketika anak sudah waktunya bersekolah. Semakin banyaknya pilihan sekolah dasar, baik negeri maupunMemilih sekolah adalah hal yang rutin bagi orang tua ketika anak sudah waktunya bersekolah. Semakin banyaknya pilihan sekolah dasar, baik negeri maupun
UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitianPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian
Useful /
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Ke depan, keberlanjutan kegiatan ini sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dalam memproduksi briket serta peluang pengembangan usaha berbasis energiKe depan, keberlanjutan kegiatan ini sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dalam memproduksi briket serta peluang pengembangan usaha berbasis energi
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Selain itu, beban kerja perawat juga tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut. Temuan ini mengindikasikanSelain itu, beban kerja perawat juga tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut. Temuan ini mengindikasikan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Kesimpulannya, Multimedia Pembelajaran Interaktif berbasis Canva merupakan alat yang valid, praktis, dan sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajarKesimpulannya, Multimedia Pembelajaran Interaktif berbasis Canva merupakan alat yang valid, praktis, dan sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Era Revolusi Industri 4. 0 telah menimbulkan kesenjangan keterampilan yang signifikan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri, sehingga menuntutEra Revolusi Industri 4. 0 telah menimbulkan kesenjangan keterampilan yang signifikan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri, sehingga menuntut