ITSITS

IPTEK The Journal for Technology and ScienceIPTEK The Journal for Technology and Science

Perusahaan galangan kapal tentu memiliki sistem pencatatan untuk mengelola persediaan bahan baku. Metode analisis tingkat stok minimum-maksimum digunakan untuk menghitung persediaan bahan baku galangan kapal. Hasil perhitungan menggunakan metode stok minimum-maksimum pada 14 jenis bahan baku kapal serat kaca menunjukkan bahwa resin memiliki nilai pemanfaatan tertinggi. Stok akhir tahun 2022 untuk resin sebesar 195 liter, sedangkan stok aman yang dihitung sebesar 2,08 liter. Metode Stok Minimum-Maksimum belum diterapkan dalam pengelolaan persediaan bahan baku perusahaan. Sistem berbasis website digunakan untuk mengendalikan sistem persediaan. Pengembangan sistem persediaan diperlukan agar sistem manajemen persediaan perusahaan berjalan secara efektif dan efisien. Kualitas pengembangan sistem dapat diukur berdasarkan uji kelayakan standar ISO 25010. Berdasarkan tiga aspek standar ISO 25010, hasil uji menunjukkan persentase aspek kesesuaian fungsional sebesar 100% untuk setiap validator, yang berarti kriteria sistem dapat diterima. Pada aspek kemudahan penggunaan, persentase yang diperoleh adalah 92,2%, menunjukkan bahwa kualitas sistem yang dirancang termasuk dalam kriteria layak. Pada aspek pemeliharaan, sistem manajemen informasi persediaan termasuk dalam kategori mudah dipelihara. Hasil penilaian sistem berdasarkan ISO 25010 dapat disimpulkan sebagai berikut.

Perusahaan galangan kapal tentu memiliki sistem pencatatan untuk mengelola persediaan bahan baku.Metode analisis tingkat stok minimum-maksimum digunakan untuk menghitung persediaan bahan baku galangan kapal.Hasil perhitungan menggunakan metode stok minimum-maksimum pada 14 jenis bahan baku kapal serat kaca menunjukkan bahwa resin memiliki nilai pemanfaatan tertinggi.Stok akhir tahun 2022 untuk resin sebesar 195 liter, sedangkan stok aman yang dihitung sebesar 2,08 liter.Metode Stok Minimum-Maksimum belum diterapkan dalam pengelolaan persediaan bahan baku perusahaan.Sistem berbasis website digunakan untuk mengendalikan sistem persediaan.Pengembangan sistem persediaan diperlukan agar sistem manajemen persediaan perusahaan berjalan secara efektif dan efisien.Kualitas pengembangan sistem dapat diukur berdasarkan uji kelayakan standar ISO 25010.Berdasarkan tiga aspek standar ISO 25010, hasil uji menunjukkan persentase aspek kesesuaian fungsional sebesar 100% untuk setiap validator, yang berarti kriteria sistem dapat diterima.Pada aspek kemudahan penggunaan, persentase yang diperoleh adalah 92,2%, menunjukkan bahwa kualitas sistem yang dirancang termasuk dalam kriteria layak.Pada aspek pemeliharaan, sistem manajemen informasi persediaan termasuk dalam kategori mudah dipelihara.Hasil penilaian sistem berdasarkan ISO 25010 dapat disimpulkan sebagai berikut.Hasil analisis stok aman menggunakan metode Min-Max pada bahan baku kapal serat kaca tahun 2022 menunjukkan bahwa stok akhir jauh lebih tinggi daripada stok aman yang dihitung, khususnya pada resin yang mencapai 195 liter dibandingkan stok aman 2,08 liter, mengindikasikan bahwa metode Min-Max belum diterapkan sebelumnya.Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem manajemen persediaan berbasis website ini dengan memasukkan fitur otomatisasi pemesanan berdasarkan prediksi kebutuhan bahan baku menggunakan data historis dan tren musiman, sehingga sistem tidak hanya merespons saat stok mencapai titik minimum, tetapi juga memprediksi kebutuhan sebelum terjadi kekurangan.Selain itu, penelitian ini dapat diperluas dengan mengintegrasikan sistem persediaan ini ke dalam platform manajemen produksi galangan kapal secara terpadu, sehingga data stok bahan baku secara real-time dapat langsung memengaruhi jadwal produksi dan alokasi sumber daya.Terakhir, studi lanjutan dapat mengevaluasi dampak penerapan metode Min-Max yang otomatis terhadap penurunan biaya penyimpanan dan peningkatan arus kas perusahaan dengan membandingkan kinerja keuangan sebelum dan sesudah implementasi sistem yang terotomatisasi, sehingga memberikan bukti empiris tentang efisiensi ekonomi dari pendekatan berbasis data ini.Sistem manajemen persediaan berbasis website yang dikembangkan memenuhi kriteria layak berdasarkan standar ISO 25010, dengan kesesuaian fungsional 100%, kemudahan penggunaan 92,2%, dan kemudahan pemeliharaan yang tinggi, sehingga mendukung efektivitas dan efisiensi operasional galangan kapal.Perusahaan galangan kapal tentu memiliki sistem pencatatan untuk mengelola persediaan bahan baku.Metode analisis tingkat stok minimum-maksimum digunakan untuk menghitung persediaan bahan baku galangan kapal.Hasil perhitungan menggunakan metode stok minimum-maksimum pada 14 jenis bahan baku kapal serat kaca menunjukkan bahwa resin memiliki nilai pemanfaatan tertinggi.Stok akhir tahun 2022 untuk resin sebesar 195 liter, sedangkan stok aman yang dihitung sebesar 2,08 liter.Metode Stok Minimum-Maksimum belum diterapkan dalam pengelolaan persediaan bahan baku perusahaan.Sistem berbasis website digunakan untuk mengendalikan sistem persediaan.Pengembangan sistem persediaan diperlukan agar sistem manajemen persediaan perusahaan berjalan secara efektif dan efisien.Kualitas pengembangan sistem dapat diukur berdasarkan uji kelayakan standar ISO 25010.Berdasarkan tiga aspek standar ISO 25010, hasil uji menunjukkan persentase aspek kesesuaian fungsional sebesar 100% untuk setiap validator, yang berarti kriteria sistem dapat diterima.Pada aspek kemudahan penggunaan, persentase yang diperoleh adalah 92,2%, menunjukkan bahwa kualitas sistem yang dirancang termasuk dalam kriteria layak.Pada aspek pemeliharaan, sistem manajemen informasi persediaan termasuk dalam kategori mudah dipelihara.Hasil penilaian sistem berdasarkan ISO 25010 dapat disimpulkan sebagai berikut.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem manajemen persediaan berbasis website ini dengan memasukkan fitur otomatisasi pemesanan berdasarkan prediksi kebutuhan bahan baku menggunakan data historis dan tren musiman, sehingga sistem tidak hanya merespons saat stok mencapai titik minimum, tetapi juga memprediksi kebutuhan sebelum terjadi kekurangan. Selain itu, penelitian ini dapat diperluas dengan mengintegrasikan sistem persediaan ini ke dalam platform manajemen produksi galangan kapal secara terpadu, sehingga data stok bahan baku secara real-time dapat langsung memengaruhi jadwal produksi dan alokasi sumber daya. Terakhir, studi lanjutan dapat mengevaluasi dampak penerapan metode Min-Max yang otomatis terhadap penurunan biaya penyimpanan dan peningkatan arus kas perusahaan dengan membandingkan kinerja keuangan sebelum dan sesudah implementasi sistem yang terotomatisasi, sehingga memberikan bukti empiris tentang efisiensi ekonomi dari pendekatan berbasis data ini.

  1. #efisiensi operasional#efisiensi operasional
  2. #sistem m paspor#sistem m paspor
Read online
File size3.38 MB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-2Sk
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test