MULIADARMAMULIADARMA

Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiJurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan Akuntansi

Perusahaan makanan dan minuman merupakan salah satu kategori sektor industri di BEI yang mempunyai peluang untuk tumbuh dan berkembang. Industri makanan dan minuman diprediksi akan membaik kondisinya. Hal tersebut menunjukkan bahwa sektor industri makanan dan minuman mempunyai peran yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kondisi ini membuat persaingan semakin ketat sehingga para manajer perusahaan berlomba-lomba mencari investor untuk menginvestasikan dananya di perusahaan makanan dan minuman tersebut. Tujuan penelitian: 1) untuk mengetahui perkembangan net profit margin dan total asset turn over terhadap earning per share pada perusahaan sub sektor food and beverages yang terdaftar di BEI periode 2018-2022; 2) untuk mengetahui pengaruh net profit margin dan total asset turn over terhadap earning per share pada perusahaan sub sektor food and beverages yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan variabel Net Profit Margin (X1) berpengaruh terhadap Earning Per Share (Y) sebesar 10,745 dengan tingkat signifikan 0,000. Variabel Total Aset Turnover (X2) berpengaruh terhadap Earning Per Share (Y) sebesar 1,759 dengan tingkat signifikan 0,000. Variabel Net Profit Margin (X1) dan Total Aset Turnover (X2) secara simultan berpengaruh terhadap Earning Per Share (Y) sebesar 59,776 dengan tingkat siginifikasi 0,000.

Variabel Net Profit Margin berpengaruh positif dan signifikan terhadap Earning Per Share secara parsial.Variabel Total Aset Turnover juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Earning Per Share secara parsial.Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Earning Per Share, dengan kontribusi sebesar 59,776 dan tingkat signifikansi 0,000.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh rasio keuangan lain seperti debt to equity ratio atau return on asset terhadap earning per share pada perusahaan sub sektor yang sama, untuk melihat variabel tambahan yang mungkin lebih dominan. Kedua, penelitian lanjutan dapat menguji pengaruh faktor non-keuangan seperti kebijakan pemasaran atau inovasi produk terhadap earning per share, mengingat persaingan industri yang ketat. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi komparatif antar sub sektor industri makanan dan minuman, misalnya antara produsen minuman ringan dengan produsen makanan olahan, untuk mengetahui perbedaan pengaruh rasio keuangan terhadap kinerja saham di tiap segmen pasar.

  1. #sub sektor#sub sektor
  2. #kapitalisasi pasar#kapitalisasi pasar
Read online
File size232.69 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2Pr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test