JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO
Journal on Research and Review of Educational InnovationJournal on Research and Review of Educational InnovationFaktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan peserta didik terdiri dari dua aspek utama: faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik, psikologis, dan mental seperti kesehatan, kecerdasan, motivasi, minat, perhatian, dan kesiapan belajar. Sementara itu, faktor eksternal, seperti doa, mencakup pengaruh keluarga, sekolah, masyarakat, dan spiritualitas. Jurnal ini membahas hubungan antar faktor ini, yang mendukung atau menghambat proses belajar. Keluarga memainkan peran dasar dalam membentuk karakter anak, sedangkan sekolah dan masyarakat berkontribusi melalui fasilitas, metode pengajaran, dan norma sosial. Pendekatan holistik yang melibatkan dukungan spiritual juga dianggap efektif dalam meningkatkan ketahanan emosional siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa sinergi antara faktor internal dan eksternal adalah kunci untuk mencapai kesuksesan pendidikan yang optimal. Pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor ini diharapkan dapat membantu guru, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan holistik siswa.
Berdasarkan diskusi dalam makalah ini, dapat disimpulkan bahwa berbagai faktor internal dan eksternal mempengaruhi perkembangan siswa.Faktor internal mencakup kondisi fisik, mental, dan motivasi individu, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.Sebagai lingkungan pertama, keluarga memainkan peran penting dalam membentuk nilai-nilai, karakter, dan dukungan emosional siswa.Dengan guru berkualitas, fasilitas, dan budaya yang diterapkan, sekolah menjadi agen utama dalam pembelajaran formal dan pengembangan keterampilan.Sementara itu, masyarakat berpengaruh melalui norma sosial, lingkungan fisik, dan komunitas, yang dapat mendukung atau menghambat perkembangan siswa.Harmoni antara faktor-faktor ini adalah kunci untuk menciptakan kondisi optimal bagi perkembangan holistik siswa.Oleh karena itu, kerjasama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memberikan dukungan berkelanjutan sehingga siswa dapat berkembang menjadi individu yang berhasil, bermoral, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana faktor internal dan eksternal saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain dalam konteks pendidikan. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi strategi konkret yang dapat diterapkan oleh guru, orang tua, dan pembuat kebijakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan holistik. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan spiritual dalam meningkatkan ketahanan emosional siswa dan bagaimana hal ini dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan. Dengan memahami dinamika antara faktor internal dan eksternal, kita dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mendukung perkembangan holistik siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
| File size | 322.89 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMELMANDIRIUMELMANDIRI Anak yang lahir dalam perkawinan yang tidak sah secara hukum disebut anak luar kawin. Anak luar kawin menurut Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 TahunAnak yang lahir dalam perkawinan yang tidak sah secara hukum disebut anak luar kawin. Anak luar kawin menurut Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun
STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA Dalam kajian ini, penulis juga menguraikan secara rinci hukum-hukum dasar dalam teori Thorndike yang menjadi fondasi dalam penerapan pendekatan behavioristikDalam kajian ini, penulis juga menguraikan secara rinci hukum-hukum dasar dalam teori Thorndike yang menjadi fondasi dalam penerapan pendekatan behavioristik
UNSADAUNSADA Mahasiswa berperan sebagai pengajar dalam kelas bahasa Jepang, dengan bimbingan dari dosen pengampu mata kuliah dan guru mitra di sekolah. Tahapan kegiatanMahasiswa berperan sebagai pengajar dalam kelas bahasa Jepang, dengan bimbingan dari dosen pengampu mata kuliah dan guru mitra di sekolah. Tahapan kegiatan
YPIDATHUYPIDATHU Metode yang digunakan meliputi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan campuran untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang hubungan ini. Temuan menunjukkanMetode yang digunakan meliputi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan campuran untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang hubungan ini. Temuan menunjukkan
STIEPARISTIEPARI Penulisan ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 7 Sijunjung. Berdasarkan hasil observasi dapat dilihatPenulisan ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 7 Sijunjung. Berdasarkan hasil observasi dapat dilihat
STIEPARISTIEPARI Uji keefektifan diperoleh melalui hasil pretest dengan rata-rata sebesar 46,17% dan posttest dengan rata-rata sebesar 74,67% termasuk kategori efektif.Uji keefektifan diperoleh melalui hasil pretest dengan rata-rata sebesar 46,17% dan posttest dengan rata-rata sebesar 74,67% termasuk kategori efektif.
STIEPARISTIEPARI 2 27 siswa dari kelas tes dan 26 siswa dari kelas kontrol VII. 3. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji berpasangan dan uji independen, yang digunakan2 27 siswa dari kelas tes dan 26 siswa dari kelas kontrol VII. 3. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji berpasangan dan uji independen, yang digunakan
UNISAPUNISAP Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewarganegaraan.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai nilai toleransi dan keberagaman suku bangsa siswa sekolah dasar melalui pendidikan kewarganegaraan.
Useful /
YPIDATHUYPIDATHU A qualitative approach was chosen because the data produced is in the form of descriptions or words. The results showed that career development is veryA qualitative approach was chosen because the data produced is in the form of descriptions or words. The results showed that career development is very
CEREDINDONESIACEREDINDONESIA Budaya organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan Dinas Pelayanan Perhubungan Kota Medan. Kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawanBudaya organisasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan Dinas Pelayanan Perhubungan Kota Medan. Kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan
YPIDATHUYPIDATHU The results of the study concluded that the recommended school management model is a combination of transformational leadership, school-based management,The results of the study concluded that the recommended school management model is a combination of transformational leadership, school-based management,
KIPMIKIPMI Model Film Difusi-Larutan (SDFM) yang menggunakan dua parameter penyesuaian (), digunakan untuk menjelaskan transpor membran melalui membran, yaituModel Film Difusi-Larutan (SDFM) yang menggunakan dua parameter penyesuaian (), digunakan untuk menjelaskan transpor membran melalui membran, yaitu